Teka Teki Cinta Siburuk Rupa

Teka Teki Cinta Siburuk Rupa
Part 138


__ADS_3

"Padahal jika aku menetes kan darah istimewa di batu sumber kekuatan maka sudah tercapai impian ku,tapi Dewi siluman ada disini,pasti dia tidak memberikan peluang untuk ku melakukan hal itu." umpat Waga kesal.


"Hentikan semuanya!!!sebelum aku murka." titah key dengan suara berbeda,membuat yang mendengar nya menciut takut.


"Aku tidak takut dengan mu." bantah Datuk Waga membuat key langsung marah mendengar nya.


"Kau berani menentang ku." pekiknya sambil mengepakkan sayap di punggung nya.


Angin bertiup kencang saat key mengepalkan sayapnya,Datuk Waga termundur beberapa langkah karena tidak kuat menahan kekuatan dahsyat yang mulai terpancar dari tubuh key.


"Sial Dewi siluman mulai marah pada ku,bisa mati aku jika aku terus tetap disini,lebih baik aku kabur." pikir Datuk Waga sambil melihat keadaan sekitar untuk mencari cela untuk kabur.


Key terus mengepakkan sayapnya,hingga tubuhnya terbang anggun membuat setiap mata yang melihatnya terpesona.ketika dia telah terbang cukup tinggi barulah dia mengepakkan sayapnya dengan kencang, sehingga anak buah datuk Waga terlumpuhkan tapi tidak dengan pengikut Rey.


"***Aku tidak Menyangka ternyata key Dewi siluman,selama ini aku menyangka bahwa Willy lah Dewi siluman .ternyata dugaan ku salah."


"Pantas saja key memiliki hati yang lembut dan aku bisa terjatuh dalam pesonanya walaupun fisiknya yang buruk***."


Dengan perlahan Rey bangkit setelah beberapa waktu memulihkan tenaga.


"Saatnya kabur,selagi Dewi siluman tidak melihat ku." Waga berlari dengan kencang.


"WAGA!." pekik key melihat kepergian waga lalu mengejarnya.


"Sial dia mengejar ku." umpat waga sambil berlari tak tentu arah.


Key mengejar Waga dengan terbang sedangkan Waga berlari di bawahnya,dengan rasa kesal key langsung mendarat tepat di hadapan Waga dan langsung menyerang nya.


Perkelahian tidak terelakan,mau tak mau Waga melawan Dewi siluman yang kekuatan nya tidak ada tandingannya.


***

__ADS_1


"Kelvin daddy datang,maafin Daddy yang selalu membuat mu dalam bahaya." ucap Rey lirih sambil berjalan mendekat kearah Kelvin.


Ketika Rey mulai mendekat kearah Kelvin seketika Rey terpental.di dekat Kelvin seperti ada pelindung yang menghalangi Rey untuk dekat kesana.


"Apa itu?kenapa aku tidak bisa masuk kesana?." Rey bertanya tanya sambil memerhatikan di sekitar Kelvin terbaring.


Mata Rey melihat dua batu yang memancarkan cahaya,apa mungkin batu itu yang menghalangi dia masuk kedalam sana?.


"Apa aku harus menghancurkan batu itu terlebih dahulu,agar bisa masuk kesana." gumam Rey melihat batu yang semakin memancarkan cahaya.


Rey terus berpikir untuk menghancurkan batu itu,sambil berpikir dia melihat dua batu itu.namun Rey terkejut karena tiba tiba ada batu lain yang muncul di tengah tengah batu mustika putih dan emas.batu yang baru muncul berwarna hijau,membuat Rey semakin keras berpikir untuk menghancurkan batu batu itu.


"Batu hijau,apa jangan jangan itu batu sumber kekuatan siluman.tapi kenapa dia bisa muncul, bukankah dia bisa muncul ketika di teteskan dengan darah istimewa?." gumam Rey bertanya tanya.


"*Bagus aku berhasil mengecoh Dewi bo*oh ini,dia pasti tidak tahu bahwa batu sumber siluman dapat muncul hanya dengan meletakan seseorang yang memiliki darah istimewa di dekatnya,bukan hanya dengan di teteskan darah." Waga tersenyum miring meski dadanya terguncang karena menerima pukulan dari key*.


"Akan ku bunuh kamu." ujar key dengan suara menggema.


"Beraninya kamu mempermainkan ku." umpat key sambil mengejar kembali Waga.


Waga berlari kearah Kelvin,Rey yang melihatnya langsung menghadang Waga agar tidak bisa masuk kedalam sana.


"Mau kemana kamu,ha?." tanya Rey ketus.waga terdiam sebentar mungkin dia tidak menyangka Rey dapat pulih secepat ini.


"Bukan urusan mu,lebih baik kamu menyingkir sebelum ku buat babak belur seperti tadi." ucapnya dengan sombong.


"Langkahi dulu mayat ku,baru kamu ku izinkan masuk kedalam sana." tantang Rey sambil menyerang Waga.


Rey sengaja membawa waga menjauh dari Kelvin,dia takut Waga mempunyai akal licik untuk menerobos masuk kesana.


"Ternyata batu itu telah muncul,pantas saja Waga membawa ku menjauh dari sini.dia takut aku menghancurkan batu itu." gumam key melihat batu yang bersinar terang dari kejauhan.

__ADS_1


Key mulai mendekati batu legendaris itu.setelah sampai dia membacakan beberapa mantra dari bibirnya,setelahnya dengan perlahan dia bisa masuk tanpa terpental sama sekali.


"Batu sumber siluman,aku harus menghancurkan mu.agar aku bisa tenang dan dunia ini aman karena tidak ada siluman lagi." gumam nya sambil mulai mengumpulkan beberapa energi untuk mengarahkan nya pada batu itu.


Percobaan pertama key terpental dengan darah segar di ujung bibirnya,tanpa rasa putus asa key mencoba lagi dengan energi di tangannya yang lebih besar dari percobaan pertama.


Percobaan kedua batu hijau itu mulai retak dan key memuntahkan darah segar yang membuat dia lemas beberapa saat.setiap percobaan itu membuat gedung keramat bergetar dan bergoyang seperti telah terjadi gempa.


"***Kurang ajar,Dewi itu mencoba menghancurkan batu siluman.apa dia tidak takut mati karena kehabisan energi dan kekuatan karena memaksakan menghancurkan batu berkekuatan besar." umpat waga sambil merasakan getaran itu.


"Key!dia ingin menghancurkan batu hijau,apa dia tidak tahu bahwa nyawanya menjadi taruhannya jika berhadapan batu legendaris itu." pikir Rey dengan cemas dan khawatir***.


"Kesempatan ku hanya sekali lagi,jika percobaan terakhir ini gagal.maka aku akan mati dan siluman Masi ada di muka bumi ini." gumam Dewi siluman dengan nafas memburu.


Key duduk bersila,hal itu dia lakukan untuk mengumpulkan energi sebesar besarnya.agar dapat memancarkan energi untuk menghancurkan batu hijau.setelah di rasa energi yang terkumpul cukup,key bangkit berdiri dan melakukan percobaan ketiga.


"TIDAK!!!." pekik Waga melihat batu kebanggaan nya hancur di depan matanya,dia terlambat untuk mencegah Dewi siluman menghancurkan nya.


"Akhirnya aku berhasil." ucap key dengan suara tercekat dan ia terjatuh pingsan.


Semua roh siluman keluar dari tubuh seseorang yang memiliknya,roh itu terbang tinggi dan hancur menghilang,hal itu menandakan bahwa siluman memang benar benar telah musnah.


"KEY!!!." teriak Rey sambil berlari menghampiri key.


"Key bangun!!." pinta Rey setelah meletakan kepala istrinya di pangkuan nya.


"Ku mohon bangun,jangan tinggalkan aku dan Kelvin hiks hiks." ucap Rey sambil menangis.


"Tuan muda apa yang terjadi?." tanya pak man yang baru tiba bersama Vian dan Roy.


"Cepat bawa Kelvin,kita harus segera kerumah sakit." titah Rey sambil mengendong key dan membawanya sambil berlari.

__ADS_1


"Ku mohon jangan tinggalkan aku,aku belum memberi tahu mu bahwa aku sangat mencintaimu." harap Rey.


__ADS_2