
Semua orang menunggu dengan cemas selama Operasi berlangsung,mereka terus berdoa agar operasi berjalan baik dan Dandi dapat terselamatkan kan.operasi sudah berjalan hampir dua jam,dan tak lama lampu operasi berubah yang menandakan operasi telah selesai di lakukan.
Melihat hal itu semua orang berdiri,menunggu kedatangan dokter untuk mendengar kabar dari sang dokter.
"Alhamdulillah operasi berjalan lancar,dan pasien akan di pindahkan ke ruang rawat." ungkap sang dokter membuat semua orang bernafas lega mendengar nya.
"Syukurlah,rasanya jantung ku ingin copot dari tempat nya.mendengar Dandi harus di operasi." ucap Wati sambil tersenyum.
"Apa kami boleh menemui nya?." tanya Rey.
"Kalian boleh menemui pasien saat sudah di pindahkan ke ruang rawat." jawab sang dokter.
Setelah menjelaskan keadaan Dandi,dokter tersebut pamit undur diri.dan keluarga Dandi segera melihat Dandi yang sudah di pindahkan ke ruang rawat.
"Maafkan anak om,karena dia kamu mengalami ini semua." seru Rey sambil menggenggam salah satu tangan Dandi.
"Sudahlah Rey,semua sudah berlalu.tidak baik menyalahkan Kelvin terus." sahut papa Vian,agar keadaan tidak memanas.
"Anak itu harus di beri pelajaran,aku yakin ini semua ajaran si jelek itu.sehingga membuat Kelvin berani melakukan ini semua." celetuk Lisa. Willy tersenyum mendengar hal itu.
"Dia Masi kecil belum mengerti apa apa,tidak baik jika kamu meminta dia untuk di kasi hukuman.lupakan soal ini,lagi pula Dandi sudah tidak kenapa napa." cegah Vian.
"Jadi maksud papa,tunggu Dandi kenapa napa,baru Kelvin boleh di beri hukuman.kenapa papa seakan akan pilih kasi terhadap cucu papa?." protes Lisa.
"Sudahlah jangan bahas ini lagi,ingat ini rumah sakit tidak baik jika kita membuat keributan di sini." Vian mengakhiri pembicaraan itu.
Sedangkan di dalam sebuah mobil,terlihat seorang anak kecil yang terus menangis pilu di pelukan sang kakek,dia terus menangis sedangkan pak man telah berusaha untuk membujuk Kelvin agar berhenti menangis,namun Kelvin tetap menangis.
Pak man dapat merasakan debaran jantung Kelvin yang berdebar kencang,seakan akan dia sedang ketakutan.
__ADS_1
"Berhenti lah menangis,kakek sedih jika melihat mu menangis seperti ini.maafkan kakek yang tidak bisa melindungi mu dari mulut tajam mereka." setetes air mata jatuh di pipi pak man, dia merasa bersalah jika mengingat kejadian tadi.dia merasa gagal memenuhi janji nya pada key yang akan melindungi kelvin.
***
"Bayu!!apa acara sudah selesai?lalu di mana anak ku?." key memangil bayu dan mencecarnya dengan pertanyaan,karena perasaan key tidak enak.key memutuskan keluar untuk mencari anaknya.
"Mungkin tuan kecil ikut kerumah sakit nona." jawab Bayu sambil menyapu.
"Siapa yang sakit?apa anak ku terluka?." key makin cemas mendengar penuturan Bayu.
"Bukan tuan kecil Kelvin,tapi tuan kecil Dandi.tadi dia jatuh ke kolam renang sehingga di bawa kerumah sakit,mungkin saja tuan kecil ikut kesana." tutur Bayu membuat key terdiam.
"Aku ingin pergi kerumah sakit menjemput Kelvin." seru key meninggalkan Bayu sebelum Bayu mencegah nya.
"Ya Tuhan kenapa perasaan ku tidak enak,aku terus menghawatirkan kelvin.ya Allah jaga selalu anak ku,lindungi dia di mana pun dia berada." doa key sambil berlari menuju parkiran.
"Pak!!tolong siapkan mobil,saya ingin pergi kerumah sakit." pinta key pada salah satu bodyguard.
"Aku tidak mau tahu sekarang kamu Carikan mobil untuk ku." ucap key tegas.
Pembicaraan mereka terhenti,karena kedatangan sebuah mobil di pekarangan rumah,key penasaran siapa yang datang?dia harap itu adalah anak nya.
"Hikss hiks huhuhuhu." key sangat mengenal suara tangisan itu,key langsung menghampiri mobil itu.
"Kelvin apa yang terjadi nak?kenapa kamu menangis?." cecar key melihat kelvin menangis sambil memeluk pak man,key menatap pak man dia seperti meminta jawaban atas semua pertanyaan nya.
"Kelvin kamu kenapa?." tanya key lagi,dia ingin menangis mendengar anak nya yang menangis memilukan.
Pak man memberikan Kelvin kepada key,setelah Kelvin berada di pelukan key,pak man langsung berlutut di hadapan key dia tertunduk,matanya merah menahan tangis,key kebingungan dengan apa yang di lakukan pak man.
__ADS_1
"Maaf kan saya nona,saya gagal menjaga tuan kecil,penggal saja kepala saya nona.saya gagal melindungi cucu saya sendiri." suara pak man bergetar dia menahan sesak di dadanya, setelah mengucapkan hal itu pak man langsung menangis.
"Pak man apa yang kamu lakukan?berdirilah." pinta key perasaan nya semakin cemas saat itu.
Seluruh pelayan berdatangan satu persatu,mereka terkejut melihat pak man yang berlutut memohon pengampunan pada key.key yang melihat hal itu langsung segera ingin masuk kedalam.
"Pak man ikut aku ke kamar,aku ingin kamu jelaskan apa yang sebenarnya terjadi?." titah key langsung masuk kedalam.pak man mengekor dari belakang key.
"Kelvin berhentilah menangis,bunda ada disini.jangan nangis lagi ok." tutur key sambil mengelus rambut anak nya,namun Kelvin tetap menangis dan tak merespon perkataan key.
"Nona tuan kecil di tuduh menolak tuan Dandi kedalam kolam." jelas pak man setelah sampai di dalam kamar key.
"Aku tidak percaya anak ku melakukan hal itu, pasti itu fitnah.apa yang mereka lakukan pada anak ku saat di rumah sakit?." tanya key namun pak man enggan menjawab,dia takut key akan berkelahi pada keluarga Alvian.
Key melihat Kelvin yang terduduk di sofa, tangis Kelvin memang berhenti tapi pandangan nya kosong dia terdiam melamun,key bisa lihat tidak ada ekspresi di wajah anak nya,Kelvin bagaikan patung.
"Kelvin!!!Kelvin anak bunda." key mencoba memanggil anak nya,namun kelvin tak merespon dia hanya diam tanpa bergerak sedikit pun.
"Pak man,apa yang terjadi pada anak ku?." tanya key panik,begitu juga pak man.
"Seperti nya trauma tuan kecil kembali,sehingga dia sepeti itu." jelas pak man dengan lirih.
"Gak...gak...mungkin,hiks hiks.kenapa anak ku seperti ini pak man?beberapa jam lalu dia baik baik saja.kenapa dia jadi seperti ini,hiks hiks." tangis key pecah dia sedih melihat keadaan Kelvin.
"Saya akan menghubungi dokter,untuk memeriksa keadaan tuan kecil." ujar pak man langsung menelpon seseorang di balkon.
"Sebenarnya apa yang terjadi pak man?." tanya key ketika pak man sudah selesai menelpon.
"Tuan muda tanpa sengaja membentak tuan kecil,mungkin dia melakukan hal itu karena cemas dengan keadaan tuan Dandi." jawab pak man,key yang mendengar hal itu langsung emosi,pak man dapat melihat kemarahan dari mata nona key.
__ADS_1
"REY BRENGSEK!!!!." umpat key rasanya dia ingin membunuh Rey saat ini juga.key langsung membawa Kelvin kedalam pelukannya.
"Akan ku tampar wajah nya,jika aku melihat nya." teriak key dengan marah,pak man hanya tertunduk mendengar kemarahan wanita di depan nya.