
Dengan perasaan berkecamuk aku masuk kedalam rumah,sebelum masuk kedalam aku sempat menoleh kearah taman,aku merasa seperti ada seseorang yang tengah memperhatikan ku,tapi saat aku menoleh tidak ada siapapun di sana, sungguh hari ini banyak hal aneh yang terjadi padaku.
"Nona malam ini adalah malam Jumat,anda Masi ingat saran dari saya kan?." tanya pak man setelah sampai di kamar ku.
"Ia pak man,tapi soal saya menolong nenek nenek tadi apa pak man percaya?." tanyaku sedikit ragu.
"Saya rasa itu halusinasi anda saja,mustahil di rumah ini ada seorang nenek nenek.apa yang anda lihat itu wujudnya seperti manusia?." tanya kembali pak man padaku.
"Ia dia sama seperti nenek nenek pada umumnya,tidak ada yang aneh dari wujudnya,bahkan dia berbicara padaku,dan memberikan aku kantung serbuk ini?." aku menunjukan kantung di tangan ku yang di tatap bingung oleh pak man.
"Kantung apa nona?saya tidak melihat itu.mungkin anda terlalu banyak pikiran sehingga berbicara seperti itu." balas pak man membuat key menatap tak percaya.
"Tapi ini memang ada kantung pak man,masa anda tidak lihat." key meyakinkan dengan mengangkat kantung itu di depan mata pak man.
"Tidak ada apa apa nona,tidak ada benda yang anda angkat,jika anda tidak percaya silahkan tanya pada tuan kecil." ujar pak man sambil melihat Kelvin yang tengah duduk di ranjang memperhatikan kami.
"Kelvin,apa kamu melihat sesuatu di tangan bunda?." tanya ku pada Kelvin.
"Tidak ada selain telapak tangan bunda." balasnya memperhatikan tangan ku.
"Sebaiknya anda istirahat,saya akan kembali kesini,selesai melaksanakan sholat isya." ucap pak man meninggalkan key.
Tanpa mendengar jawaban key,pak man pergi meninggalkan kamar.sedangkan key terdiam di tempat mencerna hal yang terjadi barusan,sungguh hal aneh itu Masi terjadi,dari dia bertemu nenek itu hingga dia menunjukan kantung serbuk.karena penasaran key membuka kantung itu dan mencium aromanya.
"Aromanya seperti bunga,tapi aneh.aku tidak tahu pasti ini serbuk apa?ingin membuangnya tapi sama saja aku menghina pemberian seseorang.pasti nenek itu marah jika aku membuangnya,ahhhh sebenarnya siapa nenek itu?bahkan aku melupakan namanya." key menikmati aroma serbuk itu.
"Bunda kenapa duduk di lantai?sini duduk dengan Kelvin." ujar Kelvin mengagetkan ku.
"Oh tidak apa apa nak." balasku berdiri menghampiri nya,sambil menyimpan kantung itu di saku ku.
"Tadi beneran bunda ketemu dengan seorang nenek nenek?." tanya Kelvin Masi penasaran.
"Iya nak,bunda ketemu.tapi pas kamu datang nenek nya udah pergi,jadi kamu gak lihat." balasku jujur.
"Jadi benar,omongan om Bayu waktu itu." ucapnya membuat ku bingung.
"Emangnya om Bayu bilang apa?." tanyaku.
"Kan Kemarin Kelvin sering bermain di taman belakang,setiap hari.terus om Bayu bilang jika taman belakang itu ada penghuninya,Kelvin gak di izinkan main sendiri nanti di culik dengan nenek gayung." adu nya membuat aku melongos tak percaya.
"Om Bayu itu ngaco,mana ada yang begituan di dunia nyata." bantah ku mengusir rasa takut di hatiku.
"Ihhh beneran bunda,kata om Bayu di taman belakang ada orang meninggal karena gantung diri,jadi makanya ada nenek gayung nya." jelas Kelvin membuat ku sedikit merinding.
"Gak ada,gak usah percaya dengan omongan om Bayu itu." ucapku kekeh membantah perkataan itu.
__ADS_1
"Seterah bunda mau percaya atau tidak." balas Kelvin sedikit kesal.
Setelah pembicaraan yang membuat sedikit bulu kuduk ku merinding,aku tertidur karena asik memikirkan perkataan Kelvin dan keanehan yang ku alami.didalam tidur ku,aku merasa ada seorang nenek nenek mendatangi ku.nenek nenek itu sangat tak asing di mata ku.
"Cu...nak keysha.masi ingat dengan nenek gak?." ucapnya mengelus bahu ku membuat aku tersadar dari tidur ku.
"Loh...aku di mana?bukannya aku tadi tertidur di kamar." gumam ku bingung dan terkejut.
"Kamu ada di dalam dunia para arwah." jawab nenek itu membuat hati ku berdebar karena terkejut.
"Dunia para arwah,maksudnya aku sudah meninggal?." tanya ku dengan mata berkaca kaca.
"Bukan,kamu berada di dunia arwah siluman." ujar nenek itu membuat ku bingung.
"Oh ya,bukan kah nenek yang waktu itu tertimpa kayu di taman?." tanya ku memastikan.
"Benar cu." jawabnya sambil tersenyum memperhatikan gigi putihnya.
"Nama nenek siapa?maaf key yang sudah lupa dengan nama nenek." ucap key tersenyum kikuk.
"Oh tidak apa apa.panggil saja nenek mustika,nak key." ucapnya.
"Nenek mustika,jika kita ada di dunia ini terus aku menghilang di dunia nyata dong,pasti Kelvin sekarang sibuk mencari ku." key mengungkapkan kekhawatiran di hati nya.
"Kamu tenang saja,jasad mu Masi ada di dunia nyata,tapi arwah mu berada di sini." balas nya menenangkan ku.
"Karena nenek yang membawa nya cu." membuat aku terperangah.
"Apa nenek orang jahat,ku mohon kembalikan aku ke dunia ku." ujar key mulai ketakutan.
"Tenang lah cu,nenek tidak ada niat jahat pada mu,tujuan nenek membawa mu kemari hanya untuk melihatkan sisi lain dari dunia mu." jelasnya membuat key sedikit tenang.
"Maksudnya nek?." tanya ku dengan mengerutkan dahi.
"Kamu akan tahu setelah melihat nya sendiri." ujar nenek mustika membuat key semakin bingung.
Nenek itu memegang tangan ku menuju sebuah ruangan pribadi Rey,sampai di sana aku terperangah dengan banyak nya cincin,keris,pedang,tombak dan Masi banyak lagi benda lainnya.hal itu membuat ku sedikit malu karena pernah berpikir bahwa ruangan ini digunakan Rey untuk memberi sajen persugihan.
"Kenapa kita kesini nek?" tanya ku penasaran.
"Kamu akan tahu setelah memasuki pintu ini." nenek itu membuka sebuah pintu berwarna emas.
Saat nenek itu membuka pintu,rasanya aku ingin lari secepat nya dari situ,tapi aku merasakan genggaman tangan nenek mustika pada tangan ku semakin erat,seolah menahan ku di sini.
"Nek...aku ingin pergi,mereka sangat menakutkan di mataku." ucap key dengan nada bergetar.setelah melihat sosok siluman di hadapan nya.
__ADS_1
"Kamu tidak perlu takut pada mereka,yang perlu kamu takuti hanya Tuhan mu." ujar nenek mustika membuat ku membenarkan ucapan nya.
"Astaghfirullahalazim,maaf kan hamba ya Allah telah melupakan kehebatan mu." gumam ku tersadar.
"Sekarang kita masuk,nenek ingin tahu sejauh mana imam yang kamu punya." jelas nenek itu sambil tersenyum misterius.
Tanpa mendengar persetujuan ku nenek mustika menarik tangan ku memasuki ruangan itu,sepanjang aku berjalan sesekali aku memejamkan mataku dan beristighfar dalam hati untuk mengusir ketakutan di hati ku.
"Kenapa wujud mereka bisa seperti itu,apa mereka itu Masi hidup atau sudah meninggal?." melontarkan pertanyaan yang menggangu pikiran ku.setelah berada berjauhan dari para arwah itu.
"Sebenarnya mereka sudah meninggal,tapi karena semasa hidup mereka menyekutukan Allah makanya arwahnya belum diterima karena ilmu itu belum musnah." jelas nenek mustika.
"Kasihan sekali,pasti mereka menyesal telah melakukan hal itu." ucap key.
"Kamu salah cu,mereka tidak menyesal,malah mereka Masi berbuat dosa meski telah menjadi arwah." nenek itu menatap sekumpulan siluman itu.
"Maksudnya nek?." tanya ku.
"Mereka mencari cara untuk menyempurnakan ilmu yang mereka punya,walau pun nanti mereka akan berubah menjadi separuh siluman,separuh manusia." jelasnya membuat ku semakin tak mengerti.
"Maksud nenek,mereka bisa berubah.contohnya menjadi ular dan menjadi manusia,seperti sinetron di tv yang pernah ku tonton." tebak key.
"Ia seperti itu,tapi ini bukan hanya siluman ular,tapi Masi banyak jenis siluman lainnya." nenek mustika memberi tahu key.
"Apa nenek juga siluman?." tanya key yang langsung di setujui oleh nenek mustika.
"Ia nenek bisa di bilang begitu,tapi tujuan nenek tidak sama seperti mereka.nenek hanya ingin ilmu ini segera musnah dan tidak ada lagi di muka bumi ini." jelasnya.
"Memangnya bagaimana cara memusnahkan ilmu itu?." tanya ku.
"Dengan menghancurkan batu sumber kekuatan siluman,tapi batu itu hanya dapat di hancurkan oleh seseorang yang berilmu tinggi." jelasnya.
"Berkekuatan tinggi,apa ciri khas orang yang memiliki ilmu itu?." tanya ku lagi.
"Dia dapat mengendalikan ilmu itu,dia bisa berubah menjadi manusia atau siluman sesuai keinginan nya tanpa harus menunggu bulan purnama." ujar nenek itu.
"Dari mana nenek mengetahui ini semua?." tanya key.
"Nenek membacanya di sebuah buku peninggalan leluhur nenek." balas nenek mustika membuatku mengangguk mengerti.
"Jika seandainya ilmu siluman tidak di hancurkan,apa dapat merugikan manusia?." key menatap nenek mustika.
"Mereka akan menguasai bumi ini,dan menyebarkan ilmu yang mereka punya pada manusia sehingga bisa membuat mereka menjadi siluman.semakin banyak yang menganut ilmu mereka,maka semakin kuat ilmu yang mereka miliki." membuat ku kaget mendengar hal itu.
"Apa bisa begitu,berarti manusia saat ini dalam keadaan bahaya?." tanyaku.
__ADS_1
"Benar,kamu harus melindungi manusia dengan membantuku mencari dewa atau Dewi siluman itu untuk keselamatan manusia." balasnya yang langsung menghilang dari sisiku,dan aku langsung terbangun dari tidurku.
"Apa tadi,apa itu sebuah mimpi?tapi kenapa seperti kenyataan,dan tadi aku melihat wujud menyeramkan,kepala serigala dan Bagain bawah nya manusia,ada juga yang kepala nya manusia badannya seekor ular,dan Masi banyak lagi.apa mereka siluman yang tidak sempurna,jika memang ada siluman,aku harus lebih berhati hati dirumah ini.siap tahu Willy itu siluman,karena aku yakin bahwa dia yang menjebak ku."