Teka Teki Cinta Siburuk Rupa

Teka Teki Cinta Siburuk Rupa
Part 44 ( Usaha Pak Man )


__ADS_3

Sesuai keinginan nona key hari ini aku harus menyampaikan rencana nona key tentang membuat dapur di dalam kamar tuan kecil.mungkin aku akan berbicara pada tuan muda setelah dia pulang kerja,biasanya tuan muda akan pergi dahulu keruangan kerjanya baru setelah nya tidur didalam kamar miliknya.


Aku sudah cukup lama bekerja disini jadi aku hapal betul kebiasaan yang tuan muda lakukan setiap hari,seluruh keluarga ku mengabdi pada keluarga tuan muda jadi bisa di bilang kepala pelayan di rumah ini berasal dari turun temurun keluarga ku.


"Bagaimana pak man apa kamu sudah berbicara pada Rey?." tanya key setengah berbisik.


"Belum nona,mungkin nanti malam." gumam pak man pelan.


"Ku harap ini hari terakhir kami makan satu meja dengan wanita ular itu." ujar key.


"Tapi nona bukankah dengan membuat dapur di dalam kamar membuat tuan kecil dan tuan muda jarang bertemu!." ucapnya.


"Emangnya kenapa jika mereka jarang bertemu?." tanya key.


"Itu membuat hubungan tuan kecil dan tuan muda semakin jauh,kasihan nanti jika tuan kecil sudah besar dia tidak bisa merasakan kasih sayang seorang ayah dimasa kecilnya." ucap pak man sendu.


"Serahkan semuanya padaku.aku punya rencana tersendiri untuk mendekatkan mereka.untuk saat ini kita harus mengamankan Kelvin dari wanita ular itu,jika suatu hari dia bisa pisah dari Rey baru kita lebih bebas menjalankan rencana ku." ujar key menjelaskan.


"Saya percaya kan semuanya pada anda nona,soal dapur itu saya akan usahakan agar tuan muda mengijinkan nya." balas pak man.


Begitu lah percakapan aku dan nona Key tadi siang di dapur,kami akan berbicara leluasa jika jam istirahat para pelayan dan bersikap biasa saja jika di jam kerja pelayan.itu semua semata-mata untuk tidak di curigai oleh pelayan yang bekerja sama dengan nyonya Willy.


Setelah Jam pulang kerja tuan muda aku harus mempersiapkan mental baja untuk menjawab pertanyaan yang akan dilontarkan padaku,aku tidak boleh gugup saat menjawab bisa bisa mereka akan curiga pada ku.


"Silahkan tuan muda." ucapku ketika menaruh minuman mereka di dekat meja.


"Kenapa kamu Masi di sini pak man?biasanya kamu akan langsung pergi." tanya Rey merasa aneh dengan perangai pak man.


"Sebenarnya saya ingin menyampaikan sesuatu kepada tuan muda." ucap pak man.


"Bicaralah." gumam Rey sambil fokus ke layar komputer nya.


"Nona key ingin meminta izin untuk membuat dapur di dalam kamar tuan kecil." ucapnya yang dibalas tatapan bingung Rey.


"Apa alasan wanita itu?." tanya Rey.


"Nona hanya tidak ingin tuan kecil ribut dengan nyonya Willy,dia tidak ingin salah satu di antara mereka terluka." ucap pak man menjelaskan.


"Mustahil keributan kecil seperti itu menimbulkan korban,aku tidak mengijinkan pembuatan dapur itu sampaikan padanya." ucap Rey tegas.

__ADS_1


"Tapi tuan muda jika keributan ini terus terjadi bukankah tidak baik untuk psikologi tuan kecil. mungkin nona key menghawatirkan itu karena tuan kecil baru sembuh dari traumanya sehingga menghindari keributan kecil itu." ucap pak man.


Cukup lama Rey berdiam diri untuk memutuskan hal ini.dia tidak ingin anaknya berdiam diri tidak berbicara seperti dulu karena psikologi nya terganggu tapi dia juga tidak ingin setiap hari tidak melihat wajah anaknya.


"πΎπ‘’π‘›π‘Žπ‘π‘Ž π‘€π‘Žπ‘›π‘–π‘‘π‘Ž 𝑖𝑑𝑒 π‘šπ‘’π‘šπ‘–π‘›π‘‘π‘Ž π‘‘π‘Žπ‘π‘’π‘Ÿ 𝑑𝑖 π‘‘π‘Žπ‘™π‘Žπ‘š π‘˜π‘Žπ‘šπ‘Žπ‘Ÿ,π‘—π‘–π‘˜π‘Ž 𝑖𝑑𝑒 π‘‘π‘’π‘Ÿπ‘—π‘Žπ‘‘π‘– π‘π‘’π‘Ÿπ‘Žπ‘Ÿπ‘‘π‘– π‘Žπ‘˜π‘’ π‘—π‘Žπ‘Ÿπ‘Žπ‘›π‘” π‘šπ‘’π‘™π‘–β„Žπ‘Žπ‘‘ π‘Žπ‘›π‘Žπ‘˜π‘˜π‘’ π‘šπ‘’π‘›π‘”π‘’π‘›π‘¦π‘Žβ„Ž π‘šπ‘Žπ‘˜π‘Žπ‘›π‘Žπ‘›,π‘π‘Žπ‘‘π‘Žβ„Žπ‘Žπ‘™ 𝑖𝑑𝑒 π‘ π‘Žπ‘›π‘”π‘Žπ‘‘ π‘šπ‘’π‘›π‘”π‘”π‘’π‘šπ‘Žπ‘ π‘˜π‘Žπ‘› 𝑑𝑖 π‘šπ‘Žπ‘‘π‘Ž π‘˜π‘’.π‘‘π‘Žπ‘π‘– π‘—π‘–π‘˜π‘Ž π‘˜π‘’π‘™π‘£π‘–π‘› π‘‘π‘’π‘Ÿπ‘’π‘  π‘π‘’π‘Ÿπ‘‘π‘’π‘šπ‘’ π‘‘π‘’π‘›π‘”π‘Žπ‘› 𝑀𝑖𝑙𝑙𝑦 π‘‘π‘–π‘Ž π‘Žπ‘˜π‘Žπ‘› π‘‘π‘’π‘Ÿπ‘ π‘Žπ‘˜π‘–π‘‘π‘– π‘Žπ‘˜π‘’ π‘Žπ‘˜π‘Žπ‘› 𝑏𝑖𝑛𝑔𝑔𝑒𝑛𝑔 𝑖𝑛𝑔𝑖𝑛 π‘šπ‘’π‘™π‘–π‘›π‘‘π‘’π‘›π‘”π‘– π‘ π‘–π‘Žπ‘π‘Ž?π‘Žπ‘›π‘Žπ‘˜ π‘Žπ‘‘π‘Žπ‘’ π‘–π‘ π‘‘π‘Ÿπ‘–π‘˜π‘’."


"Lakukanlah pak man,urus lah dengan baik renovasi kamar kelvin.untuk sementara waktu suruh mereka untuk tidur di kamar tamu hingga kamar Kelvin siap di renovasi." perintah Rey.


"Bagaimana dengan desain kamar beserta dapurnya tuan muda?." tanya pak man.


"Serahkan pada wanita itu,buat sesuai keinginan Key dan juga Kelvin." ucap Rey.


"Baiklah tuan muda,jika begitu saya mohon undur diri.selamat malam." menunduk hormat dan berlalu meninggalkan ruangan itu.


Setelah aku pergi dari ruangan itu,aku menuju kamar tuan kecil sambil membawa sebotol susu agar tidak di curigai oleh mata mata nyonya.


"Bagaimana pak man,apa tuan muda mu menyetujui nya?." tanya Key dengan antusias.


"Alhamdulillah sudah nona,beliau berpesan semua desain nya akan di serahkan pada nona dan juga tuan kecil." ucap pak man.


"Baguslah,apa sulit meminta izin pada tuan mu itu?." tanya Key penasaran.


"Sudah ku tebak tuan mu itu akan takut jika anaknya tidak berbicara seperti dulu lagi." gumam key.


"Kenapa anda bisa berpikir seperti itu?." tanya pak man.


"Karena menurutku Rey menyukai suara Kelvin yang mirip dengan tuan mu, Rey pasti tidak akan membiarkan Kelvin membisu seperti dulu lagi." ujarku.


"Anda sangat cerdik dalam menyusun rencana,apa selanjutnya yang harus saya lakukan?." tanya pak man.


"Tidak ada,kita hanya fokus untuk renovasi kamar baru kelvin.aku berencana untuk memindahkan kamar Kelvin di lantai dasar saja." ujar key.


"Apa saya harus memberi tahukan itu pada tuan muda?." tanya pak man.


"Tidak perlu.jika dia bertanya tentang itu suruh temui aku.oh ya nanti di samping kamar buat sekat untuk taman mini ya,itu akan ku gunakan untuk menaruh burung dan tempat bersantai." ujarku.


"Baik nona akan saya lakukan sesuai keinginan anda,saya harus pergi sudah cukup lama saya disini." ujar pak man.


"Silahkan pak man,terima kasi untuk semua yang kamu lakukan untuk hari ini." ucapku tulus.

__ADS_1


"Sama sama nona." ucap pak man dan berlalu pergi meninggalkan kamar Kelvin.


Alhamdulillah aku bisa membuat tuan muda untuk menyetujui hal ini,semoga apa yang di rencanakan nona key berjalan lancar dan semoga nona key itu memang wanita baik yang akan melindungi tuan kecil dari bahaya yang akan datang.


"Pak man apa anda sudah makan?jika belum mari bergabung dengan kami!." ucap Bayu yang sedang makan bersama para pelayan lainnya.


"Kalian makan apa?." ujar pak man ramah.


"Kami lagi makan ikan gosong buatan Bayu yang gak ikhlas." balas Helen cemberut.


"Yee gitu aja ngadu,itu kan eiyke gak sengaja.tadi tu kan eiyke sedang bakar ikan terus tiba tiba wajah eiyke gatel,eiyke ambil cermin kecil untuk melihat wajah eiyke tapi eiyke terpana dengan ke glowingan wajah eiyke jadi eiyke gak sadar tu ikan gosong,salahin aja cerminannya jangan eiyke." ucapnya nyerocos.


"Alah pamer Lo mentang mentang sekarang pakai skincare,dulu aja wajah Lo kayak pantat kerbau." ejek angel.


"Itu kan waktu eiyke pengangguran,sekarang kan eiyke udah kerja.kalian dengar ya, seseorang berubah sesuai isi dompet yang mereka miliki,betul apa betul." ujarnya.


"Tumben lu ngomong bener biasa Lo ngomong belok sesuai kelakuan Lo." ujar Mondi menimpali.


"Ah kalian denger gak Aa Mondi muji eiyke,meleleh adek bang." ucapnya dengan suara seksinya.


"Astaga jijik gue dengernya,baru di puji aja udah jadi ginian entah apa jadinya jika si Mondi


nyium dia?." balas angel.


"Urut malunya langsung putus makin belok ni bocah jika itu terjadi." ucap Helen menimpali.


"Kalian berdua cemburu kan lihat Aa Mondi mulai Deket dengan eiyke,suka bilang jangan malu,kayak eiyke." ujarnya menggoda Helen dan Angel.


"Huek mau muntah gue,Lo kira kami suka dengan si Mondi ogah.jika misalnya Lo kasi cuma cuma pun gue gak bakal Nerima." balas angel.


"Iya ni si Bayu,kami bukan seperti kamu ya.urat malu kami Masi ada,gak kayak Lo udah putus dari sononya." ucap Helen menimpali.


"Jika gak mau gak usah ngengas kali,orang eiyke cuma bercanda ingin kasih pujaan hati eiyke ke kalian." sambil mengedipkan matanya pada mondi.


"Astaga kuatkan lah imam hamba dari godaan setan terkutuk." ujar Mondi.


"Yah di tolak mentah mentah." ejek angel di sambut gelak tawa para pelayan di sana.


Pak man menikmati makanan itu tanpa terganggu dengan keributan itu karena sudah terbiasa di dengar di telinga pak man.

__ADS_1


__ADS_2