
Kejadian malam itu membuat kak Willy marah ditambah lagi dengan melihat secara tidak sengaja tuan muda Rey ada di dalam kamar si jelek itu,semakin membuat kak Willy murka.
"Cahaya putih itu,siapa sih yang memiliki nya?dia merusak semua rencana ku." tanya Willy kesal.
"Aku berpikir itu cahaya dari serbuk bunga teratai hitam." balas Ika pelan.
"Itu tidak mungkin,bunga itu sangat langka. dimana si jelek itu mendapat kan nya?" protes Willy.
"Aku juga berpikir seperti itu kak,tapi melihat para siluman tidak dapat masuk,terus mereka tidak bisa melihat karena cahaya itu sangat terang sehingga menyilaukan mata,di tambah aku juga merasakannya sendiri,aku berpikir itu cahaya dari serbuk itu kak." jelas Ika.
"Si jelek itu.apa aku harus lakukan terang terangan untuk menyakiti nya?." ide gila itu terlintas dipikiran Willy.
"Itu namanya bunuh diri kak,sekarang tenang lah dulu.tunggu aku mendapat rencana baru." tolak Ika.
"Kamu bilang tenang,apa kamu tidak lihat Rey sudah menginap dikamar si jelek itu dua hari,aku tidak mau sampai Rey jatuh cinta padanya." ucap Willy ketus.
"Biarkan saja kak,anggap saja itu kesan terakhir yang kita berikan,sebelum kita melenyapkan nya." ucap Ika tersenyum penuh misteri.
"Aku pegang ucapan mu,aku ingin kamu menyusun rencana selanjut nya,rencana itu tidak boleh gagal seperti kemarin." ucap Willy.
"Oke kakak ku,aku pergi dulu ya? selamat siang." ujar Ika meninggalkan Willy.
"Aku harus membuat Rey semakin mencintai ku,aku tidak boleh membiarkan si jelek itu dicintai oleh nya.lihat saja jika sampai Rey tunduk padaku,aku akan selalu menyakiti si jelek itu,tiada hari tanpa luka di hati nya yang akan kuberikan pada nya." gumam Willy.
Ika meninggalkan kamar Willy,dia menuju ke dapur untuk mendengar gosip gosip dari pelayan di rumah ini.tak sengaja Ika melihat tiga kumpulan pelayan yang saling berbisik bisik,membuat Ika menguping untuk mendengarkan pembicaraan mereka.
"Tumben ya,nona key tidak terlihat.biasanya dia sering mengajak tuan muda bermain di taman belakang." ucap salah satu pelayan.
"Mungkin nona key malu keluar dari kamarnya." balas pelayan lainnya.
"Kenapa?." tanya dua pelayan itu serentak.
"Kalian tahu bahwa nona key itu ternyata P-E-N-C-U-R-I." ucap pelayan itu menekankan kata pencuri.
"Ah gak mungkin,pasti itu bohong.orang nona key itu baik,Sholeh lagi.gak mungkin lah melakukan itu." sanggah salah satu pelayan.
"Kalian jangan tertipu dengan tampang nya itu,orang dia memang pencuri kok,ustadz di pesantren aja bisa melakukan pelecehan seksual, kemungkinan nona key itu bisa saja mencuri." jelas pelayan itu membuat dua pelayan yang lainnya terdiam.
"Emang nya kamu tahu dari mana?." tanya salah satu pelayan Masi tidak percaya.
__ADS_1
"Kalian gak tahu ya?waktu penggeledahan kemarin.salah satu bodyguard tuan muda menemukan barang yang mereka cari,di kamar nona key.itu berarti nona key yang mencuri barang tuan muda." ujarnya.
"Emang nya barang apa yang di curi oleh nona key?." tanya salah satu pelayan penasaran.
"KERIS EMAS.benda itu pasti ingin dijual oleh nona key." tuduh pelayan itu.
"Ada benarnya juga perkataan mu,aku gak nyangka nona key dapat melakukan hal itu.sudahlah wajah nya jelek di tambah lagi prilakunya jelek,kasihan tuan muda bisa memiliki istri muda seperti nona key." pelayan lainnya membenarkan gosip itu.
"Bagus bergosip lah,buat citra si jelek itu semakin jelek sehingga tidak ada lagi yang ingin berdekatan dengannya.pasti si jelek itu akan di musuhi oleh para pelayan dan di cap buruk oleh para pelayan di sini." Ika tersenyum Senang.
***
"Kamu tidak kerja?sudah tiga hari kamu nganggur." tanya key pada Reyhan yang sedang bersantai.
"Malas,capek kerja terus.lebih baik rebahan di rumah." balas Rey membuat key menatap tidak percaya.
"Astaghfirullah,punya kerjaan bukan di syukuri malah di sia siain.jangan mentang mentang kamu bosnya bisa seenaknya santai di rumah gak kontrol tu perusahaan,entar ada yang korupsi baru tahu." omel key panjang lebar membuat Rey tak menanggapi nya.
"Kamu dengar gak sih?aku ngomong." tanya key.
"Ia bundanya Kelvin,saya denger.saya lagi ngambil cuti makanya gak masuk kerja,mungkin lusa baru masuk kerja,puas." jelas Rey.
"Gak tau,kan kamu bundanya berarti kamu harus tahu di mana perginya anak ku." ucap Rey.
"Gini ni punya suami mau enak nya aja,padahal kamu punya banyak anak buah,apa salahnya menyuruh mereka untuk mencari kelvin.malah nyalahin aku." protes key.
"Emang nya tugas ngurus anak itu adalah perempuan,sedang kan laki laki mencari nafkah untuk anak dan istrinya.jadi kalau Kelvin kenapa napa salahnya kamu." ucap Rey merasa paling benar.
"Kan aku tadi minta tolong sama kamu untuk menjaga kelvin,kamu kan yang menyuruh ku masak tadi,karena kamu yang menjaga Kelvin makanya aku menanyakan keberadaan Kelvin." jelas key yang menyudutkan Rey.
"Gak usah cemas gitu,Kelvin udah besar pasti dia dapat menjaga dirinya,paling dia main di taman belakang." tebak Rey.
"Sekarang kamu cari Kelvin,bawa kemari.anakku mau ku suruh sarapan." titah key yang tak terbantahkan.
"Cari aja sendiri,aku ingin makan." ujar key mulai beranjak dari duduknya.
"Siapa yang mengijinkan mu makan,tidak boleh makan sebelum anak ku kamu bawa kemari." larang key.
"Oke aku cari Kelvin,puas." Rey meninggalkan kamar itu dengan wajah masam nya.
__ADS_1
Sudah setengah jam key menunggu kedatangan Kelvin dan daddy nya, tapi mereka belum datang juga membuat key cemas dengan anak nya itu,setelah menunggu cukup lama key memutuskan untuk mencari mereka.
"Kemana sih mereka,buat aku cemas saja.jangan bilang jika anak ku di culik nenek gayung,bisa panjang urusan nya.aku harus mencari mereka untuk menuntaskan kekhawatiran ku." key mulai melangkah pergi dari kamar nya,tapi langkahnya terhenti oleh kedatangan Kelvin dan daddy nya.
"Dari mana saja kalian?Bunda cemas nunggu kalian dari tadi." omel key membuat Rey kesal mendengar nya.
"Dari teman belakang,tadi burung elang lepas jadi kami menangkapnya terlebih dahulu,makanya lama kembali ke kamar." jelas Rey.
"Ia bunda,burung elang nya terbang tinggi kakek sampai susah nangkap nya,untung Daddy datang sehingga burungnya mau turun." jelas kelvin dengan antusias nya.
"Kalau terbang ya sudah,ngapain di tangkap tangkap,itu burung ingin hidup bebas makanya kabur dari sangkar nya." key menanggapi.
"Masalah nya anak mu itu nangis nangis.minta kakek nya nangkap burung elang itu,makanya kami kakang kabut di buatnya." adu Rey membuat key menatap tajam anaknya.
"Kenapa kamu nangis?." tanya key.
"Kelvin kasihan dengan burung nya bunda,nanti kalau di di lepasin pasti dia tidak punya rumah,nanti kalau hujan pasti burungnya sakit,kan kasihan." celetuk Kelvin membuat aku dan Rey tercengang mendengar nya.
"Seterah kamu saja lah,nanti jika bunda jelaskan kamu juga gak akan ngerti,karena otak mu belum mencapai ke arah sana." ucap key.
"Ya sudah,ayo kita makan.daddy udah lapar ni." Rey menyudahi pembicara tentang burung itu.
"Makan aja yang di pikirkan kan." gumam key sambil mengikuti Rey dari belakang.
Mereka Samapi di sebuah dapur sederhana di kamar key,di atas meja sudah tersaji lauk pauk masakan key.kelvin yang melihat masakan bundanya langsung semangat minta di suapkan dengan bundanya.
"Ini apa kenapa bentuknya bulat bulat,warna putih lagi,makanan aneh." ujar key menunjuk sumur jengkol buatan ku.
"Itu jengkol,makanan kesukaan sejuta umat.coba deh ini enak banget loh." ujar key membuat Rey penasaran dan langsung melahap jengkol tersebut.
"Rasanya aneh tapi enak,kamu suka masak makanan aneh,tapi rasanya selalu tidak buruk." puji Rey membuat key tertawa,melihat seorang tuan muda di rumah ini sedang memakan jengkol di depannya.
"Hahaha." tawa key tidak berhenti membuat Rey heran.
"Kenapa kamu tertawa terus?." tanya Rey heran.
"Tidak ada, hihihi." balas key Masi terkekeh.
Key tertawa karena sedang membayangkan ketika Rey melakukan meeting tiba tiba dia buang angin membuat dia malu di depan umum,tak terbayang bagaimana reaksi Rey jika semua itu terjadi.
__ADS_1