Teka Teki Cinta Siburuk Rupa

Teka Teki Cinta Siburuk Rupa
Part 104 ( Kedatangan Austin )


__ADS_3

Malam telah datang,malam ini kediaman Rey mengadakan tahlilan untuk almarhuma nino.semua orang Masi tak percaya jasad nino baru di temukan sekarang,padahal Rey sudah mencari kemana mana namun tidak kunjung ketemu.


"Assalamualaikum." salam itu membuat hampir semua orang menghentikan membaca Yasin,untuk melihat siapa yang datang dan menjawab salam dengan suara pelan.


"Waalaikum salam." balas key sambil melihat sosok pria yang tidak dikenalinya.


"kelvin.apa kamu kenal pria itu?." tanya key sambil melirik pria yang dia maksud.


"Oh itu,nama nya om Austin.adik sepupu daddy,memangnya kenapa bunda?." ujar Kelvin sambil menatap bundanya.


"Gak apa apa kok,cuma mau tau aja." seru key lalu melanjutkan membaca Yasin.


Rey mendengar pembicaraan key dan kelvin.kebetulan dia duduk tidak jauh dari key, membuat Rey dengan mudah mendengar pembicaraan itu.


"Kenapa Austin bisa datang kemari?siapa yang mengundang nya? jujur aku tidak suka melihat dia datang kerumah ini." Rey melihat sekilas Austin yang sedang membaca surah Yasin.


"Nino akhirnya jasad mu di temukan,semoga kamu tenang di sana.aku akan sering mengunjungi mu.aku juga akan berterima kasih pada orang yang telah menemukan jasad mu." Austin membatin setelah membaca Yasin.


Tahlilan di kediaman itu berjalan baik,Austin yang merasa sudah menyelesaikan urusan nya ingin berpamitan pada om dan tantenya, tidak lupa dia ingin menanyakan siapa yang telah menemukan jasad itu.


"Om Vian,aku ingin pulang.terimakasi sudah mengundang ku datang kemari." seru Austin ketika berada di dekat Vian.


"Sama sama nak.maaf om lambat memberitahu mu,sehingga kamu tidak ikut saat menguburkan jenazah Nino." ucap Vian sedikit menyesal.


"Tidak apa apa om, mendapat undangan tahlilan dari om saja Austin sudah senang.oh ya om,kira kira siapa yang menemukan jasad nino?aku ingin berterimakasih." tanya Austin.


"Yang menemukan nya si key ibu sambung Kelvin,wanita yang duduk disebelah sana itu. kamu bisa menghampiri nya." tunjuk Vian kearah key,Austin menoleh arah yang di tunjuk Vian.

__ADS_1


"Terimakasih infonya om,Austin mau kesana dulu." pamit Austin membuat Vian mengangguk.


Rey terus memperhatikan gerak gerik Austin,dari dia menemui papa nya hingga Austin melangkah kakinya menuju kearah key.rey yang melihat hal itu dengan segera duduk di samping key,kehadiran Rey yang tiba tiba membuat key kaget sekaligus kesal.


"Kenapa kamu duduk di sini?pindah sana,Masi banyak tempat kosong tu." usir key sedangkan Kelvin hanya diam melihat bunda dan Daddy nya.


"Ini rumah ku seterah aku dong mau duduk dimana." bantah Rey membuat key menatap tajam kearah nya.


"Jika kamu tidak mau pindah ya sudah,biar kami saja yang pindah." ucap key ingin beranjak dari duduk nya,namun dengan cepat Rey menarik tangan nya.


"Jangan kemana mana,nanti kamu di ganggu buaya." cegah Rey setelah key kembali duduk.


"Buaya.jangan ngaco kalau ngomong." ujar key tak terima dengan ucapan Rey.


Pembicaraan itu terhenti setelah kedatangan austin.key mengerutkan keningnya ketika Austin duduk di hadapan dia dan Rey.


"Kamu jangan berterima kasih seperti itu,aku hanya kebetulan menemukan jasad itu.aku key ibu sambung Kelvin." key membalas uluran tangan Austin,sedangkan rey menatap tangan mereka yang saling bertautan.entah kenapa tiba tiba dia merasa tak senang melihat itu semua.


"Bisa kamu lepaskan pegangan tangan itu,tidak baik memegang tangan istri orang terlalu lama.apalagi di hadapan suaminya." celetuk Rey sambil menarik tangan key,key tersentak kaget ketika tangan nya di tarik.


"Maafkan aku Abang sepupu,jujur aku terpana dengan kecantikan wanita di depan ku ini.abang sepupu sangat pandai dalam memilih ibu sambung untuk Kelvin." puji Austin,key tersenyum lembut sedangkan Rey memicingkan mata kearah Austin.


"Lebih baik kamu pulang,sebelum aku memukul mu." usir Rey sedangkan key kaget mendengar nya.


"Wanita ini bisa bisanya dia bersikap selembut itu pada pria lain,sedangkan pada suami nya sendiri dia bersikap galak .dasar istri durjana." gerutu Rey sambil melihat kepergian Austin.


"Dia tampan sekali,mimpi apa aku semalam bisa di ajak kenalan dengan pria setampan dia." puji key membuat Rey menghembus kan nafas dengan kasar.

__ADS_1


"Pria itu kamu bilang tampan,selera mu buruk sekali." cibir Rey tak senang mendengar key memuji pria lain.


"Dia memang tampan kok,karisma nya itu loh. bikin kaum hawa meleleh melihatnya." key memuji kembali Austin,sedangkan Rey semakin emosi mendengar nya.


"Gak tuh biasa aja." sanggah Rey.


"Rasanya aku ingin menikah lagi.jika suatu saat dia tiba tiba melamar ku,aku akan langsung menerimanya saat itu juga." ujar key sambil menghayal kan itu terjadi.


"Ingat kau itu sudah punya suami,tidak sepantasnya kamu berkata seperti itu.apalagi dihadapan suami mu sendiri." tegur Rey.


"Emangnya kenapa jika sudah punya suami.kamu aja boleh punya istri dua,kenapa aku tidak boleh punya suami dua." bantah key,membuat Rey mengeram kesal.


"Lakukan hal itu jika kamu berani." tantang Rey dengan maksud tersembunyi.


"Akan ku lakukan,ingat aku tidak takut pada mu." lawan key membuat dua orang itu saling menatap tajam.


"Akan ku ambil Kelvin darimu.lalu akan ku buat kamu hamil anak ku,maka si Austin itu pasti tidak mau menerima mu.apalagi sampai menikahi mu?." Ancam Rey,membuat key tersenyum.


"Tuan kenapa kamu berkata seperti itu.jangan buat aku salah paham,tuan.sekarang ini aku mengira kamu tegah cemburu pada Austin,karena dia mendekati ku dan aku memuji nya di hadapan mu." tutur key.mendengar hal itu Rey tersadar,dia merasa key telah menjebaknya.key sengaja melakukan ini semua agar dia tersulut emosi karena cemburu.


"Jangan ke PD an kamu,aku tadi hanya ingin menahan kamu agar selalu berada di sisi Kelvin." sanggah Rey sambil melihat kearah lain.key terkekeh kecil melihat hal itu.


"Oh ya,kok aku gak percaya ya? hahaha." ledek key sambil tertawa lepas.


Rey langsung menoleh kearah key,baru kali ini dia melihat key tertawa lepas di hadapan nya.key yang menyadari apa yang di lakukan nya,langsung kembali ke mode galak nya.


"Jangan kira aku bersikap baik padamu,kamu menganggap aku telah memaafkan mu.dengar,apa yang kamu lakukan kemarin, masih membuat ku membenci mu.tidak semudah itu mendapat kan maaf dari ku." ujar key lalu membawa Kelvin dari sana.

__ADS_1


Rey tercenung mendengar penuturan key,rasa menyesal itu kembali menyeruak di dalam hatinya.


__ADS_2