TERBELENGGU CINTA DI NEGERI JIRAN

TERBELENGGU CINTA DI NEGERI JIRAN
Momen Natal dan peristiwa terburuk untuk Shifa


__ADS_3

Momen Natal dan peristiwa terburuk untuk Shifa



Libur natal 


Hari ini tanggal 25 desember 2014. Tanggal di mana Nabi Isa Almasih atau jesus kristus di lahirkan. Mereka merayakan atas kelahiran yesus kristus menurut agama mereka telah lahirnya anak Allah, kelahiran matahari kembali dan awal mula di bangunnya gereja-gereja di seluruh dunia.


Enam hari lagi menuju tahun baru masehi. Hari ini kami di libur kan, aku akan tidur seharian ini karena semalam begadang menyiapkan pohon natal dan menghiasai kedai se unik mungkin.


Mereka karyawan yang nasrani sejak semalam di libur kan karena harus ke gereja. Aku selalu berdo'a kepada tuhan agar selalu memberikan kami kesehatan, keselamatan, kesejahteraan, rezeki dan masa depan yang baik amiin.


"Bangun ...! Gadis gak boleh bangun kesiangan! Entar susah dapat jodoh!" Biasa, indri setiap pagi membangunkan aku, kebiasaan tidak memakai adab dan sopan santun.


"Hoamm," Menguap, menggeliat, badan segar bangat. Mata memicing, jendela di buka lebar-lebar, memancarkan sinar matahari pagi yang begitu tajam bangat. "Apaan sih! Gue masih ngantuk, semalam begadang. Astaga mata gue kenapa?" Mengambil cermin, kelopak mataku yang bawah sudah berubah warna agak kegelapan. Apa ini yang di namakan mata panda?


"Gue juga begadang gak segitunya kalik. Sekarang lihat, jam berapa? Udah jam 11.00 siang, bukan pagi lagi."


Itu mananya mata panda karena kurang tidur."


"Bisa di hilangin gak, nih? Tambah jelek lah muka gue. Eh itu apa?"


"Enggak bisa kayaknya. Tapi, bisa di taburi bedak, itu aja."


Makanya dari tadi bangun. Ini ada hadiah natal buat kita, ada roti, dan THR."


"Kamu minta sama mereka?"


"Enggak, mereka yang ngasih ke kita."


Memakan roti bakar enak bangat. Tapi, kenapa perutku melilit? Aneh banget. Apa wanita hamil tidak boleh memakan roti bakar, ya? ku cium aromanya tidak ada yang aneh malah makin harum. Ku pandangi indri yang sedang lahap menyantap roti sepertinya tidak terjadi apa-apa.


Ya, Allah. Perutku sakit bangat, seperti ada sesuatu yang mau keluar dari rahim ini. Ku berlari menuju toilet. Ya, allah nyarinya melebihi nyeri pertama kali haid.


Darah kental keluar dari rahim, aku keguguran. Ya, allah. Makanan apa yang aku makan. Kok tega mereka memberikan racun pada roti itu. Lalu, bagaimana kabarnya seorang istri yang sedang hamil muda ngidam roti bakar? Aku tidak bisa membayangkan bagaimana hancurnya perasaannya.


Perut semakin sakit, darah semakin deras keluar, tubuhku lemas seperti tidak bertulang. Kepala pusing. Pandangan berkunang-kunang. Setelah itu tidak sadar lagi apa yang terjadi.


***


"Ibu ...! Aku sempat singgah di rahim ibu selama dua bulan. Malaikat bertanya apakah aku akan sanggup hidup di dunia nanti apa tidak? Aku jawab, sepertinya tidak sanggup. karena aku tidak punya ayah. Ibu sering sakit-sakitan mengandungku. Aku bisa merasakan ibu juga enggan menerima ku di dunia nanti, entah apa alasannya. Aku juga sakit mendengarnya, Bu."


"Sekarang, aku sudah pergi untuk selamanya. Bahagia lah ibu, aku tidak jadi membuat ibu memikul beban yang lebih berat lagi. Aku yakin, ibu sangat menyayangiku, aku juga sangat menyayangi ibu. Sekarang, aku pergi."


***


Shifa masih terbuai di alam mimpi. Di sebuah rumah sakit pertama kali yang dia injak. Selang input menjadi pengambung nyawa. Entah berapa lama Shifa tidur. Di momen natal ini seperti janjinya semalam, mereka akan pergi berlibur.


Shifa seperti berada di dua alam yang berbeda. Di satu sisi memimpikan calon buah hati. Di satu sisi dia merasakan ada yang mengelus tangannya. Shifa berusaha membuka mata tapi tidak bisa.


"Shifa! Kamu keguguran. Aku shock mendengar dokter membilangnya kamu sedang mengandung dan keguguran. Kenapa kamu tidak bilang kalau kamu hamil."

__ADS_1


Indri yang membawa temannya ke rumah sakit. Karena lama di toilet awalnya indri tidak curiga. Tapi, 30 menit kemudian tak kunjung datang. Indri menyusulnya ke toilet mendapati Shifa sedang tergeletak dengan darah berceceran. Shock sudah pasti, minta bantu tetangga susah mencari orang yang mau membantu mengangkat badan Shifa.


Untung ada seorang ibu-ibu yang sempat Shifa tolong dalam keadaan terpuruk dulu menolong mengangkat tubuh shifa ke taksi. Ibu itu tau apa yang terjadi dengan shifa. Ibu itu juga shock tidak percaya dengan apa yang dia lihat, memang seperti itu nyatanya.


Shifa sudah sadar. "Aku di mana?" Melihat kiri kanan hanya indri satu-satunya orang yang dia lihat.


"Kamu di rumah sakit. Kamu keguguran, Usia kandunganmu waktu itu sekitar dua bulan. Berarti lebih tua sepekan dari kandungan ku. Kenapa kamu gak bilang kamu hamil?"


"Aku keguguran? Kenapa harus bilang? Aku belum menikah, itu aib yang harus ku tutupi walaupun lama-lama ketahuan juga. Oh, gitu, ya."


"Siapa yang menghamili mu?"


"Panjang ceritanya tunggu sembuh dan pikiran segar dulu."


***


Engkau bagai air yang jernih


Di dalam bekas yang berdebu


Zahirnya kotoran itu terlihat


Kesucian terlindung jua


Cinta bukan hanya di mata


Cinta hadir di dalam jiwa


Biarlah salah di mata mereka


Ku harapkan kau kan terima


Walau dipandang hina


Namun hakikat cinta kita


Kita yang rasa


Suatu hari nanti


Pastikan bercahaya


Pintu akan terbuka


Kita langkah bersama


Di situ kita lihat


Bersinarlah hakikat


Debu jadi permata

__ADS_1


Hina jadi mulia


Bukan khayalan yang aku berikan


Tapi keyakinan yang nyata


Kerana cinta lautan berapi


Pasti akan kurenang jua


Ku harapkan kau kan terima


Walau dipandang hina


Namun hakikat cinta kita


Kita yang rasa


Suatu hari nanti


Pastikan bercahaya


Pintu akan terbuka


Kita langkah bersama


Di situ kita lihat


Bersinarlah hakikat


Debu jadi permata


Hina jadi mulia


Suatu hari nanti


Pastikan bercahaya


Pintu akan terbuka


Kita langkah bersama


Di situ kita lihat


Bersinarlah hakikat


Debu jadi permata


Nanyian sendu pop Melayu sangat cocok untuk yang lagi galau. Pikiran shifa traveling ke mana-mana. Dokter sudah bilang jangan banyak pikiran nanti tambah sakit. Shifa tidak bisa tidak berpikir karena apapun masalahnya, selalu menari-nari di pikirannya.


Berulang kali mengucap istigfar masih tetap kepikiran sebab barusan dia mimpi bertemu calon buah hati tapi isdah besar sekitar berusia tujuh tahun.

__ADS_1


Calon bayinya sepertinya agak kecewa sama calon ibunya. Dia mengerti ibunya tidak siap membesarnya seorang diri. Karena kehamilan itu di luar rencananya. Laki-laki yang sudah menghamilinya tidak mau bertanggung jawab malah mengusirnya tengah malam. Sungguh besar kekuasaan tuhan. Entah hikmah apa yang menantinya di masa depan. Menjemput masa itu harus di tempuh dengan jalan yang berliku-liku.


Entah apa pikirannya berkelana ke beberapa tahun yang akan datang. Pada saat dia benar-benar merasakan cinta. Mendengarkan lagu slow Melayu sangat mewakili perasaannya. Shifa benci itu.


__ADS_2