TERBELENGGU CINTA DI NEGERI JIRAN

TERBELENGGU CINTA DI NEGERI JIRAN
Qutbah pernikahan 2 dan SAH


__ADS_3

"Hingga menikah suami harus mendahului ibu ketimbang istri, nikahi saja ibunya. Paham kan bapak-bapak! Ibu-ibu! Kalau tidak ikhlas anak laki-lakinya menikah bertanggung jawab penuh sama istrinya gak usah izinkan anaknya menikah lajang aja seumur hidup."


Nabi, menyuruh umatnya yang telah menikah lebih hidup memisah dari oarangtua dan mertua walaupun rumahnya sebesar istana. Karena dalam rumah tangga itu hanya boleh ada satu raja satu ratu. Kamu hanya ada satu raja dua ratu, yang dua ratu ini akan berebut satu raja tadi."


"Yang kelima, Hak suami dan tanggung jawab anak laki-laki."


Anak laki-laki harus bertanggung jawab pada ibu nya baru istrinya itu salah."


Jika nafkah dari anak laki-laki harus di dahulukan pada ibunya baru istrinya karena ibunyalah yang sudah melahirkannya ke dunia sampai sukses seperti ini hingga dewasa datang wanita menerima beresnya saja. Itu benar, tapi...


"Kata-kata di atas sudah banyak saya jumpai yang paling banyak membuat keretakan dalam rumah tangga. Kembali lagi ke point pertama bukan hanya anak laki-laki yang di lahirkan dan di besarkan oleh ibunya sampai sukses tapi anak perempuan juga. Memangnya kalian pikir anak perempuan dilahirkan dari jantung pisang, atau keluar dari lubang buaya?"


Hahaha


"Hingga menikah suami harus mendahului ibu ketimbang istri, nikahi saja ibunya. Paham kan bapak-bapak! Ibu-ibu! Kalau tidak ikhlas anak laki-lakinya menikah bertanggung jawab penuh sama istrinya gak usah izinkan anaknya menikah lajang aja seumur hidup."


Hahah


Kembali gelak tawa memecahkan ke heningan.


Tawa tamu undangan memekik telinga, aku dan Khaizan berusaha menahan tawa takut malu di lihat orang. Lucu pula ceramah ustadz ini.

__ADS_1


"Anak laki-laki memang tetap bertanggung jawab pada orangtua. Tapi, yang benar adalah cukup kan dulu kebutuhan keluarga kecil baru yang lainnya termasuk ibu kandung.


"Yang ke tujuh tanggung jawab anak perempuan sesudah menikah, tetap berbakti pada orangtua memberikan kasih sayang, pengertian, menyediakan sandang, pangan dan papan untuk orangtua apabila orangtua nya kurang mampu. Jangan, anak perempuan tinggal di rumah mewah orangtua tinggal di gubuk derita antara hidup dan mati tidak ada anak yang menjenguk terlebih mereka yang tidak memiliki anak laki-laki itu tidak boleh ya!"


Menjenguk dan merawatnya ketika sakit dan meninggal atau menyewa jasa perawat boleh boleh. Suami tidak boleh melarang kalau tidak anaknya yang merawat orangtua nya siapa lagi? Orang lain tidak mungkin.


Anak perempuan kalau punya penghasilan sendri wajib menyediakan kebutuhan orangtua sebagai ucapan trimakasih kalian pada orang tua yang sudah membesarkan kalian tadi. Memang itu kewajiban mereka. Tapi, sebagai anak yang baik tentu ingin membalas jasa baik untuk dunia maupun akhirat untuk mereka."


Dan sekali lagi untuk para suami tidak ada hak melarang istrinya berbakti pada orangtua seperti istri tidak berhak melarang suami berbakti pada orangtuanya."


"Yang kedelapan, masalah-masalah dalam rumah tangga itu pasti ada. Tidak ada rumah tangga yang lurus aja seperti jalan tol. Ada pernikahan di uji oleh ekonomi, di uji oleh anak, di uji oleh suami, di uji oleh istri di uji oleh merua dan ipar dan di uji oleh oleh orang luar yang masuk sebagai ular ke dalam rumah tangga kalian. Setan itu akan terus menggoda anak adam sampai masuk ke dalam neraka. Baik setan berwujud manusia maupun setan beneran."


Hhaha


Rumah tangga kalian milik kalian berdua bukan milik orang lain. Ini istri aja yang di tuntut menutup aib suamimu tapi suami dikit dikit ngadu sama emaknya layak anak SD suami seperti apa pula itu hingga membuat istri di musuhi sama keluarga kalian. Jangan seperti itu ya para suami."


Masya allah begitu ademnya qutbah pernikahan ku ini. Ustadz nya menjelaskan secara detail hukum pernikahan tampa berat sebelah. Pantesan hubungan kekeluargaan orang asli bangsa melayu di kota ini sangat kuat ternyata kuncinya ini yang membuat mereka sangat menjunjug tinggi tali persaudaraan.


Aku yakin 100% pasti banyak orang kepanasan mendengar ceramah ini. Mungkin berbeda mahzab berbeda pula keyakinan yang di yakini itu pula yang membuat seseorang egois dan merugikan salah satu pihak.


***

__ADS_1


SAH


Tidak sadar kata SAH terdengar lantang di telinga. Hari ini, detik ini aku sudah sah menjadi seorang istri dari seorang Khaizan lelaki yang sudah 10 tahun ini aku kenal. 1000 kisah cerita sudah kami lalui masih tidak percaya dialah yang menjadi jodohku.


"Selamat, ya. Semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawadah dan warahmah amiin."


"Amiin, terimakasih. Semoga cepat menyusul, ya!" Ucapku pada silvia salah satu teman sekolah ku dulu. Anak ini sering membullyku karena paras ku yang tidak cocok dengan standar gengnya.


"Amiin."


"Ganteng bangat suamimu, Fa. Minta resepnya untuk mendekati laki-laki seperti mu dong." Ujar salah satu teman sekolah ku lagi perasaan tidak pernah ngundang orang ini.


"Ikhtiar aja pasti dapat."


"Jangan fokus mencari yang ganteng percuma, palingan kere doyan selingkuh pula."


Entah siapa yang membilang seperti itu. Kalau itu sih aku pasrah saja sama yang maha kuasa.


"Shifa! Semoga pernikahan mu langgeng sampai ke baitil jannati. Di karuniai keturunan yang soleh dan soleha. Dan juga semoga anak keturunan nya menjadi anak yang berguna untuk agama bangsa dan negara, amiin."


"Amiin. Terima kasih, rosa."

__ADS_1


Itulah sederet ucapan yang aku terima hari ini. Walaupun tidak semua teman yang di udang datang, ada pula yang tidak di undang juga datang. Khaizan sudah tau aku tidak banyak punya teman. Semoga pernikahan ini langgeng dan di karuniakan anak yang soleh dan soleha amiin.


End


__ADS_2