Terjebak Cinta Bos Muda

Terjebak Cinta Bos Muda
Kejutan untuk Zahra


__ADS_3

Orang-orang memandangi Zahra dengan aneh ketika sampai di cafe. Ia merasa ada yang aneh hari itu. Iapun memberanikan bertanya pada salah satu temannya sesama karyawan.


"Bella,, ada apa sih, kok semua orang kayaknya memandangku dengan aneh?"


"Ih kak Zahra, pura-pura gak tahu nih, sekarang kakak jadi artis, coba cek WA group karyawan cafe." Ujar Bella dengan centilnya.


"Apaan sih?"Segera ia membuka ponselnya, banyak notif WA yang belum sempat ia buka.


Ternyata banyak foto-foto dirinya dengan Reyhan yang menunjukkan kemesraan yang membuat orang akan salah faham bila tidak menyaksikan kejadiannya langsung. Komentar komentar karyawan yang nyinyirpun membuat hati Zahra meradang.


Pelakor


Sok suci


perebut calon suami orang, dan banyak lagi.


Sudah lama beredar kabar bahwa Karina sang manager cafe adalah calon Istri Reyhan. Sehingga dengan beredarnya foto-foto yang menunjukkan kehebatan fotografernya yang bisa mengambil foto momen-momen yang pas sehingga nampak adegan romantis.


Beberapa foto menunjukan saat reyhan menyuapi Zahra. Momen ketika Reyhan berada di dekat Zahra seolah akan berciuman dan ketika Reyhan menolong Zahra yang hampir terjatuh seakan mereka berpelukan.


Zahra menahan air mata yang hampir jatuh dan juga kekesalannya kepada yang memosting foto dirinya itu.


Kala itu cafe masih sepi pengunjung Karin menghampiri Zahra yang membersihkan meja. Banyak pasang mata melihat kearahnya.


"Saya sudah pernah mengingatkan kamu untuk tidak melanggar batas. Kamu memang cerdik memikat bosmu. Asal kamu tahu dia calon suami ku."


" Jadi mbak Karin yang menyebarkan foto-foto itu?"

__ADS_1


"heh." Karin tersenyum sinis.


" Maaf mbak, mungkin mbak Karin yang salah faham, saya tidak berniat merebut calon suami anda, sayapun bukan wanita penggoda yang banyak dituduhkan."


"Mana mungkin pelakor ngaku?" Jawab Karin sinis.


"Mbak hati-hati kalau ngomong, apa betul Mas Reyhan calon suami anda atau hanya anda yang terlalu halu, bukankah Mas reyhan juga belum melamar anda?" Ujar Zahra tersulut emosi.


" Heh, jangan kurang ajar kamu, saya atasan kamu. Meskipun kami belum bertunangan, kami sudah di jodohkan sejak lama., mendingan kamu angkat kaki dari sini"balas Zahra.


"Maaf mbak yang bisa memecat saya hanya mas Reyhan, pemilik cafe ini." Ujar Zahra kemudian meninggalkan Karin yang semakin kesal di buatnya.


Sejak kejadian itu Zahra sering mendapat bullian dari rekan-rekan kerjanya. Ada yang menyindir ada yang menjauhinya.


Zahra menjadi sasaran bahan ghibah sesama rekan kerjanya. Karin merasa puas membuatnya semakin terkucilkan.


Suara langkah kaki yang tak asing lagi. Reyhan pada waktu yang tepat setelah beberapa minggu tidak berkunjung ke cafe akhirnya datang juga. Ia mencium gelagat mencurigakan, semua karyawannya yang memandangnya dengan tatapan yang tidak seperti biasanya.


Reyhan menuju ruang kerjanya, melewati gita yang duduk di belakang meja kasir.


"Gita, tolong panggilkan Zahra, suruh keruangan saya, satu lagi suruh bawakan saya kopi".


Cukup lama Reyhan menunggu, pesanan kopi pun datang, namun bukan Zahra yang mengantar.


"Ini kopinya pak?" Ujar Bella


"Mana Zahra?"

__ADS_1


" Maaf pak, Zahra sudah mengundurkan diri?"


"Apa?"


Reyhan menuju ruangan Karin, menatap tajam kearah Karin


"Mas Reyhan, kapan datang?aku kangen banget?" Karin beranjak dari duduknya dan menghampiri Reyhsn, mencoba bergelayut pada lengsn Reyhan, namun Reyhan menampiknya


"Ada kejadian apa selama saya pergi, Kenapa kamu memecat Zahra?"


"Saya tidak memecatnya, dia sendiri yang mengundurkan diri."


Reyhan pergi dengan kecewa, tidak percaya dengan kata-kata Karin.


Reyhan mengemudikan mobil dengann kecepatan tinggi menuju kos-kosan Zahra. Sesampainya di depsn gerbang Reyhan menelphon Zahra.


"Zahra keluar?"


Zahra menghampiri Reyhan.


"Ada apa pak?"


"Ayo ke cafe"


"Tidak mau?"


"Ayo, dan jelaskan di mobil kenapa kamu mengundurkan diri?" Reyhan menarik tangan Zahra, Zahrapun akhirnya menuruti Reyhan. Ia menceritakan semua kejadian selama dia pergi.

__ADS_1


__ADS_2