Terpaksa Nikahi Bos Sombong

Terpaksa Nikahi Bos Sombong
SINOPSIS


__ADS_3

 


Raras Wijaya adalah gadis sederhana yang berusia 20 tahun. Dia mempunyai ayah yang telah meninggal 15 tahun lalu akibat menyelamatkan Raras dari adanya kebakaran disebuah apartemen. Disaat adanya kecelakaan yang dialami Raras 15 tahun yang lalu membuatnya hilang ingatan. Sampai sekarang dia tidak tahu apa yang telah terjadi sebenarnya kenapa dirinya bisa terlibat dalam masalah hilang ingatan.


Sampai sekarang, dia masih mempunyai seorang ibu bernama Sity yang masih menyayanginya. Hanya ibunya lah yang paling Raras cintai didunia ini meskipun Raras mempunyai seorang kekasih. Tapi dia baru saja putus dengan kekasihnya karena masalah yang membuatnya tidak terpikirkan terjadi.


Suatu hari, Ibu Raras meminjamkan uang dibank sebanyak 2 miliyar jika dirupiahkan. Tiap hari Raras penuh dengan pikiran yang buruk terhadap masalah yang terjadi diantaranya. Lama kelamaan Raras tidak tega melihat ibunya dilalui dengan rasa penderitaan yang mendalam.


Dia memutuskan untuk menjual dirinya demi menyenangkan hati ibu. Keputusan yang diambil olehnya membuat Raras selalu memikirkan hal itu. Bagaimana mungkin ide bodoh seperti itu bisa muncul diotak Raras?.


Tapi, ketika dia mengingat bahwa alasannya hidup didunia ini adalah untuk membanggakan kedua orang tuanya. Maka dia memutuskan untuk tetap menjual diri. Ini terdengar sangat hina dimata seorang perempuan. Tapi, ini adalah pekerjaan yang sangat mudah dilakukan.


Hanya menyerahkan diri pada orang yang membelinya, dia sudah bisa lepas dari hutang yang melunjak banyak.


Raras tidak tahu bagaimana tampang seorang pria yang akan membelinya. Dia hanya bisa menunggu disaat acara itu tiba dan melihat siapa pria yang akan tertarik dengan dirinya dan membeli dirinya dengan harga yang sesuai.


"Bu, aku ingin pergi mencari pekerjaan"


"Pekerjaan? Sayang, jangan memaksakan diri. Ibu tahu keadaan kita sekarang sangat tidak baik"


"Jangan khawatir bu, sekarang aku sudah besar dan berhak untuk bekerja. Jika aku tidak melakukan hal ini, siapa yang akan membiayai kita? aku harap keadaan kita yang sekarang berhasil dilalui secepatnya" Kata Raras panjang lebar.


Ibu Sity tersenyum mendengar perkataan anaknya. Dia sangat bangga mempunyai anak seperti Raras, dia baru saja putus kuliah karena ibu tidak bisa lagi membiayai biaya kuliahnya. Ibu pikir dia merasa sedih, nyatanya Raras baik-baik saja. Hanya didalam hatinya selalu ada rasa kepedihan yang mendalam tentang kondisinya yang sekarang ini.


"Baiklah nak, jangan memaksakan diri" Ibu mencium kening Raras.


"Aku mohon pamit bu"

__ADS_1


Terpaksa Raras berbohong akan masalah ini. Tujuan sebenarnya pergi adalah untuk mengajukan diri disebuah acara pelelangan dan menjual dirinya disana.


Karena diacara kali ini, banyak sekali para CEO, selebriti dan orang yang mempunyai status tinggi lainnya hadir diacar itu.


---


Dibelakang panggung, Raras mengajukan diri agar dirinya bisa dijual diacara ini. Dia sudah sangat berusaha meminta agar orang itu mau menjual Raras.


"Nona,apakah anda yakin untuk melakukan


hal ini?"


"Benar pak saya yakin tidak akan berubah


dengan pilihan saya sendiri" Perkataan


Hari ini diadakan sebuah acara yang


bernama Pelelangan.dimana,pemilik acara mempersiapkan barang untuk ditawarkan para pengunjung.


Biasanya barang itu merupakan perhiasan,lukisan dan sebagainya.


Pembawa acara sangat terkejut,begitu mendengar perkataan bahwa ia mengajukan diri untuk dijual.


"Baiklah Nona jangan salahkan aku jika


ada hal yang terjadi padamu. berapa

__ADS_1


harga yang ingin kau tawarkan?"


"2....2 miliar. apakah bisa" Dengan ragu


ragu Raras mengatakan jumlah nominal


yang dia inginkan


"Tapi,jika nominal orang yang ingin


membelimu tidak sesuai apakah tidak


masalah?"


Pria didepannya seperti meragukan bahwa


Raras tidak laku untuk dijual, karena melihat wajah wanita itu terlihat polos dan tidak ada titik menariknya sama sekali.


"Itu tidak mungkin terjadi pak, tanpa basa


basi cek aku saja.aku membutuhkan


uangnya secepat mungkin"


Pengacara itu langsung memanggil seorang wanita untuk mengecek Raras apakah dirinya masih perawan atau tidak.


Hasilnya adalah ia masih perawan,tapi Raras tidak kuat untuk menahannya. Matanya berkaca-kaca. Dia harap hal yang dipikirkan sesuai dengan kenyataannya.

__ADS_1


__ADS_2