Terpaksa Nikahi Bos Sombong

Terpaksa Nikahi Bos Sombong
Bab 29


__ADS_3

Setelah sekian lama Raras dirumah sakit ia hendak menemui sang dokter.


"Dok,kira-kira berapa biaya pengobatan ibu


saya?" Tanya Raras


"Kira-kira 10 juta itu belum termasuk uang


operasi.nona,saya sarankan anda untuk


melakukan operasi secepatnya nanti tidak


tau lagi apa yang terjadi pada ibu Sity"


"Baiklah,saya mengerti" Raras melirik jam


ditangannya sudah hampir tengah malam


"Kalau begitu saya mohon pamit. saya


usahakan akan transfer uangnya besok"


Raras bergegas pulang kerumah.


---


RED KISS


"Bagaimana tuan Ivan, apakah kau puas


dengan saham yang kuberikan"


Kata Reynald sambil menuang bir ke cangkir Ivan


"Sangat puas.gimana denganmu apakah


kau puas bisa bekerja sama denganku?"


"Haha,kau malah bertanya balik padaku.


kalau aku tentu saja puas.tuan Ivan,aku


sangat penasaran apakah kau benar-benar


seorang yang terkenal sangat playboy?


Reynald sudah banyak mengenal tentang Ivan di internet.


dia sudah melihat dengan mata kepalanya bahwa Ivan orang yang kejam, berkuasa dan lain lain.


tapi Reynald tidak pernah percaya akan hal itu, karena saat pertama kali bertemu Ivan terlihat sangat ramah.


"Menurutmu?" Senyum licik Ivan terpancarkan

__ADS_1


"Tidak mungkin lah,kamu yang sudah kukenal


beberapa hari ini sangat berbeda dengan


di media sosial.banyak orang yang


mengataimu kejam dan bos berdarah dingin"


Kata Reynald kemudian meneguk secangkir anggur


Ivan semakin melebarkan senyumnya, tidak percaya bahwa Reynald berani mengatai Ivan didepannya.


"Kalau kau bagaimana?" Tanya Ivan


"Aku? tentu saja aku sangat setia. bahkan


seluruh dunia tau aku mencintai orang itu


tapi,si bod*h itu memilih untuk meninggal-


kanku demi cowoknya yang sekarang.


menyebalk*n bukan?" Wajah Reynald terlihat kesal


"Wah,berani sekali dia selingkuh dibelakang


tuan Reynald.apakah perlu aku ikut


"Haha gak perlu, gini-gini aku masih punya


rasa kasihan"


"Baiklah,masih ada pekerjaan yang perlu aku


kerjakan,ingin menangkap seorang kelinci kecil.lain kali jangan lupa tuan Reynald


mengenalkan perempuan itu padaku"


"Baik,sampai ketemu lagi Ivan.." Kata Reynald tersenyum


Kembali Ivan membalikkan badan menuju parkiran mobil.


Dari tadi Daniel berada didalam mobil,ia tidak ikut untuk masuk kedalam klub Red Kiss.


"Bagaimana meetingnya tuan,apakah


berjalan sesuai rencanamu?" tanya Daniel


"Aku tidak ingin membicarakan hal ini."


---


Raras membuka gagang pintu,sepertinya Ivan belum kembali.

__ADS_1


biasanya jika Ivan ada dirumah sepatunya berada diluar samping pintu depan.


ia menghidupkan saklar lampu kemudian pergi kekamar untuk mandi.


Setelah sampai dikamar mandi,ia berendam air panas sekitar 20 menit karena ia sudah


berada diluar sangat lama tubuhnya perlu dihangatkan.


Akhirnya Raras keluar dan memakai baju piyama.


Tumben sekali Ivan tidak pulang meski sudah tengah malam,tidak tau apakah ada perasaan kecewa dihati Raras atau tidak.


Tok tok tok


Terdengar suara ketukan pintu berasal dari kamar.


Raras lupa,tadi begitu dia masuk kekamar mengunci pintu.


Ia pergi kearah pintu berada dan segera membukakan pintu.


Ivan sangat terkejut mendapati Raras memakai baju tidur yang sexy,wajahnya mendadak merah.


Raras yang sadar bahwa Ivan dari tadi menatap kearah situ ia menyilangkan kedua tangannya didepan dada.


"Apa yang kau lihat?"


"Ternyata kamu punya sisi gelap juga ya" Kata Ivan kemudian mengacak rambut Raras.


Wanita itu berjalan meninggalkan Ivan didepan pintu.


"Aku sudah capek mau tidur"


Baru saja mengatakan beberapa kata,Raras mengingat kembali perkataan dokter bahwa ia membutuhkan uang yang cukup demi membayar pengobatan ibunya.


Karena Raras digaji oleh Ivan sebulan sekali tapi hari ini baru pertengahan,pria itu menggajinya diakhir bulan.


"Ivan,boleh tidak gajiku diberikan sekarang?"


Tanya Raras antusias


"Kenapa?"


"Eh,itu ada gaun yang sangat cantik.aku


ingin sekali membelinya"


Akting Raras jika sedang membutuhkan sesuatu emang tidak bisa diragukan. bahkan orang seperti Ivan begitu mudah percaya walaupun sedikit curiga.


"Tapi,kau harus membuktikannya malam ini"


Begitu mendengar ucapan Ivan,Raras menundukkan sedikit wajahnya kemudian berjalan menuju Ivan berada.


To be continue...

__ADS_1


__ADS_2