
Naya melihat Raras sedang mencarinya
"Raras! sini sini. kami dari tadi nunggui kamu lho" Katanya sambil menyodorkan secangkir anggur.
Teman-teman Raras melihat keberadaannya segera menyapa"Akhirnya Raras datang juga, sudah lama kita tidak berjumpa."
"Iya iya,kamu kenapa? apakah baik baik saja?"
Ucapan temannya membuat Raras semakin segan,tidak tau dia mau berbicara apa pada mereka."Haha..tidak kok.cuman ada yang perlu aku bicarakan dengan Naya"
"Naya?"
"Iya" Jawab Raras
Ricko yang merupakan teman masa kuliah Raras melirik Naya,tidak tau kenapa dia seperti memberikan isyarat terhadap Naya.
"Baiklah,kami pergi dulu ya.sebentar lagi aku datang kesini" Ucap Naya kemudian meletakkan secangkir anggur dimeja yang telah disediakan.
"Ah,curang dong.masa cuma Naya doang yang diajak?kita gimana.." kata Ricko
"Maaf ya,ini karena urusan yang sangat penting jadi tidak bisa mengajakmu juga Ricko"
Naya dan Raras meninggalkan teman- temannya menuju luar ruangan.
"Ada apa sih Ras,kok rahasiaan?"
"Aku cuman mau pamit pulang,barusan aku tidak enak badan.aku hanya segan untuk mengatakan hal ini pada mereka" perjelas Raras
__ADS_1
"Menurutku gak mungkin kamu mengajakku kebelakang hanya gara-gara ini,biasanya kan kau menelponku jika ada kendala. itu pasti karena.."
"Benar,aku memohon padamu jangan biarkan Reynald mengetahui keberadaanku,nomor ponselku apapun itu tentang diriku."
"Emangnya kenapa?kau sudah putus sama Reynald? sejak kapan."tanya Naya penasaran
"Sudah lama,aku tidak bisa menjelaskan sekarang"Wajah Raras terlihat sangat memohon pada Naya
"Baiklah,tenang saja,kita kan sahabat? apapun kehendak sahabatku akan kuterima" Senyuman manis Naya membuat Raras lega. perasaan tidak tenang dihatinya agak mereda sedikit demi sedikit.
"Aku pergi dulu ya Ras.. mereka sudah menunggu.tenang saja,sejak kapan kau mengenal Naya yang mulut ember"
Mereka berdua pun tersenyum bersama dan berpisah.Naya pergi menuju ruangan klub itu dan Raras secepat mungkin masuk kedalam taxi.
---
"Dia bilang tidak enak badan. gak ada duit kau bilang? emang kau tidak lihat gaun yang dikenakan oleh si Raras,terlihat bagus lho. kemarin saat aku pergi ketoko pakaian bersama ibu melihat baju yang dipakai oleh Raras tadi dan harganya sangat mahal"
---
Ditaxi,Raras hanya terdiam menatap jalanan dari kaca mobil.wanita itu benar-benar tidak menyangka bisa bertemu dengan mantan pacarnya.
semua itu berakhir saat Reynald pergi keluar negeri untuk belajar lebih dalam mengenai materi terfavoritnya.
Saat aku sedang ditaman sekolah menunggu keberadaan Reynald,dia muncul dari belakang kemudian menyentuh pundakku.
"Raras,besok adalah hari dimana aku pergi belajar.kau harus jaga dirimu baik-baik yah"
__ADS_1
"Akhirnya hari dimana kita bersama tinggal sekejap mata" Raras menampilkan senyum kearah Reynal kemudian menatap tanaman yang sangat indah.
Tidak disangka tetesan air mata Raras mengalir begitu cepat hingga Reynald menatapnya.
"Raras kenapa?"
"Ma..maaf seharusnya aku berpisah denganmu dengan senyuman.
Aku tidak tahan berjauhan denganmu" Tangisan Raras semakin kencang hingga membuat hati Reynald semakin dalam untuk mencintai kekasihnya.
Dia sangat terharu melihat Raras menangis tersedu-sedu didepannya.
Dia mengulurkan tangannya kemudian memeluk Raras.
"Tenang saja Raras,aku akan kembali secepatnya.
Aku Reynald berjanji hanya mencintaimu seseorang.jika aku selingkuh darimu,cukup kau bunuh saja aku ini" Reynald kini melepas pelukannya dengan Raras yang dari tadi melekat
"Reynald bodoh,aku tidak akan melakukannya. aku sudah tau sifatmu,pasti wanita itu yang menggodamu dulu.
Jadi yang akan kubunuh adalah wanita itu bukan dirimu"
Kemudian Raras dan Reynald mengulurkan jari kelingking mereka dan membuat janji untuk tidak saling berhianat.
Maafkan aku Reynald,sudah mengecewakan dirimu.walaupun sekarang ini aku tidak bisa bersamamu dan mencintaimu makan aku akan membuat dirimu membenciku.
walaupun diantara kita hanya kau yang mencintaiku biarkan aku membalasmu dengan menyakiti hatimu.
__ADS_1
itu lebih baik,supaya saat dewasa nanti kau akan tetap ingat betapa jahatnya diriku ini.