Terpaksa Nikahi Bos Sombong

Terpaksa Nikahi Bos Sombong
Bab 13


__ADS_3

Setelah Daniel pergi dari ruang dapur,ada pesan tertulis di ponselnya Raras. wanita itu pun segera mengambil ponsel dan membuka pesan yang ditulis.ternyata pesan itu berasal dari teman masa kuliahnya Raras dulu yang bernama Naya.


"Ras,malam ini kelas kita kumpul lho.jangan lupa untuk datang yah Ras.udah lama kita gak ketemu,alamatnya udah aku kirim.pokoknya Raras harus datang yah kalau tidak malah kecewain kita teman seangkatan lho!"


Melihat pesan yang dikirim oleh Naya sahabatnya,Raras sangat sedih. sebenarnya dia ingin ikut bersama dengan teman kuliahnya.


Karena situasi Raras sekarang tidak bisa untuk ikut,terpaksa dia harus berjuang agar mengikuti pesta itu.


---


Daniel menaiki anak tangga untuk menemui Ivan.


Dilantai atas pria itu masih saja bekerja, tuan muda emang sangat keras kepala dan giat dalam bekerja.


Dari dulu Ivan tidak pernah menyerah hasil yang dia peroleh sekarang adalah hasil jerih payahnya sendiri.


Ivan sukses seperti itu bahkan tidak ada bantuan tangan dari orang tuanya.


Dia adalah pekerja keras yang handal.


Daniel membukakan pintu,mendapati tuan mudanya mengerjakan sebuah pekerjaan.


"Tuan muda,ada apa memanggilku?"


"Mengenai hal tadi,dimana kau kuburkan Rose? sekarang para wartawan sedang mencari keberadaannya.

__ADS_1


Kenapa kau tidak bilang saja kepalsuan pada mereka,cukup memberikan mereka uang sudah puas kan?"


"I..itu,tadi aku barusan mendapat informasi. Rachman mengatakan bahwa jika dalam sebulan ini anda tidak menikah juga, perusahaan anda benar benar mengalami reputasi yang buruk. bisa saja perusahaan milik tuan tergolong dalam 5 besar"


Begitu mendapat informasi dari Rachman Daniel tidak sabar untuk memberitahukan pada Ivan.


"1 bulan? terlalu singkat."Ivan seperti memikirkan sesuatu,Daniel tidak tau entah apa yang Ivan pikirkan.


"Tuan,apakah kau mau menikah dengan Wanita gila uang itu?" Tanya Daniel


"Haha... kau gila ya.tidak mungkin aku nikah dengannya.walaupun aku nikah juga terpaksa wanita itu jadi istri simpananku"


"Tuan,benarkah sampai sekarang kau masih saja menunggu dia? apa itu sangat penting"


"Sangat penting"


Oh ya,mengenai Raras jika dia memohon padamu untuk pergi biarkan saja.hari ini dia sudah berkorban banyak" Ivan mengambil baju jasnya yang tergantung dikursi kemudian memakainya tanpa memasukkan lengan tangan.


Begitu tuan muda Ivan keluar ruangan Daniel membuka ponsel dan menelpon seseorang.


"Sekarang juga kalian halangi para wartawan itu,dan berikan berita palsu pada mereka"


---


Raras melangkahkan kaki menuju kamarnya, dia tidak tau mau melakukan hal apa. setelah menaiki anak tangga Raras mendapati Daniel sedang berjalan didepannya.

__ADS_1


Dia lagi dia lagi. batin Raras


"Tuan muda bilang kau bebas hari ini" Daniel mengucapkan kata itu dengan nada yang tidak perduli.Melihat wajah Raras pun tidak sama sekali.


Raras tidak percaya apa yang dikatakan oleh Daniel itu benar atau tidak.


Pertama kali bertemu saja dia sudah membohongi Raras.


Kini wanita itu setengah tidak percaya apa yang dikatakan oleh Daniel.


Tapi dengan ekspresinya yang serius gitu,membuat Raras menjadi percaya dengan mulut Daniel.


Raras kini bersiap-siap untuk hadir dipesta itu.


Segera dia berjalan kekamar untuk mengganti pakaian.


Baru saja wanita itu ingat, dia sama sekali tidak mempunyai baju.


Bahkan baju yang sedang dipakai ialah pemberian pelayan sewaktu pagi hari.


Wanita itu membukakan pintu kamar,dia melihat bahwa terdapat lemari baru.


Raras sangat penasaran sejak kapan lemari itu ada dikamar Ivan dan lagi lemarinya berwarna pink.


Raras membuka isi dari lemari besar itu, isinya adalah pakaian lengkap dengan aksesoris,tas dan sepatu mahal.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2