
Dulu hubungan Reynald dan Raras sangat populer dikampus.
karena Raras adalah gadis miskin dan Reynald sebaliknya.
semua siswa yang menatap senyum dan tawa Raras ketika bersama dengan Reynald membuat mereka iri hati.
Reynald adalah cowok yang cukup populer dikampus dan Raras sebaliknya.
barulah ketika Reynald memuji gadis itu semua siswa menganggap Raras ada.
Tepat setelah kejadian,Reynald kembali ketempat asalnya. kini kehadirannya disambut hangat oleh sekrtaris dan para tamu.
Reynald begitu melihat keberadaan Ivan yang berada didepannya sangat kaget,karena pria itu sudah hadir dari tadi.
"Maaf Ivan membuatmu menunggu lama" Reynald menampakkan senyumnya kearah Ivan kemudian duduk dibangku yang telah disediakan.
"Santai aja. katakan urusanmu?" Tanya Ivan kemudian menumpahkan anggur dari botol menuju cangkir.
"Bisa tidak perusahaan kamu bekerja sama denganku.sekarang aku benar-benar membutuhkannya imbalannya apapun yang kau minta bakalan kutepati"
"Sekarang aku tidak bisa,perusahaanku sedang mengalami penurunan jadi gak bisa bantu."Ivan mengambil secangkir anggur kemudian meminumnya.
"Baiklah kalau begitu,saya tidak akan memaksa kamu.tapi,kalau tuan muda Ivan benar benar berubah pikiran jangan lupa untuk menghubungiku"
__ADS_1
"Kalau masalahnya sudah sampai sini,aku pergi dulu" Ivan menaruh cangkir diatas meja kemudian melangkahkan kaki meninggalkan Reynald bersama dengan para rekannya.
---
Raras membuka pintu rumah perlahan kemudian melihat sekeliling yang sangat sepi.
Biasanya rumah Ivan penuh dengan pelayan-pelayannya dan kini hanya ada Raras didalam.
mungkin saja mereka udah pulang kerja
Raras ingin tau dengan isi dari rumahnya Ivan yang besar.dia tidak sengaja masuk kesebuah ruangan, terdapat banyak sekali buku.
Raras mempunyai hobi membaca. disegala rak benar-benar penuh dengan buku sejarah dan ilmu lainnya.
Dia mulai hobi membaca sejak kuliah, dimana Raras mampir kerumahnya Reynald.
Raras mulai menyukai membaca pada saat hari itu juga.
Raras membuka salah satu buku,dia melihat judul dari buku adalah " Ketika mimpi menjadi nyata".wanita itu tidak mengerti mengapa ada sebuah novel dan lagi judulnya seperti semasa kehidupan.
Setelah dia melihat dibelakang bawah buku tertulis karya Ivan Putra.
mulut Raras kini tidak bisa tertutup rapat ketika melihat bahwa Ivanlah yang menulis novel itu.
__ADS_1
Tak terpikir olehnya bahwa lelaki seperti Ivan hobi menulis.
Karena penasaran Raras membuka buku itu perlahan.
H al yang terjadi pun tidak pernah terpikirkan.
Ivan dari belakang menarik buku yang dipegang oleh Raras.
"Berani sekali kau masuk kesini" Wajah Ivan lagi-lagi sama seperti biasanya.
"Maaf,aku hanya tertarik dengan Novel karyamu judulnya membuatku ingin menyentuhnya"
"Ayo pergi dari sini jangan buat masalah!" Ivan menarik tangan Raras sekuat tenaga hingga diluar ruangan Ivan melepaskan tangannya kemudian menutup rapat-rapat ruangan itu.
Raras dari tadi sibuk memerhatikan lengan tangannya yang barusan ditekan oleh Ivan.
"Lain kali jangan sembarangan masuk ruanganku,kalau tidak hidupmu berakhir seperti Rose... mau?" Ivan sengaja menakut nakuti Raras agar wanita itu tidak pernah mengganggu privasinya.
Mendengar ucapan Ivan,Raras menggeleng- gelengkan kepalanya dengan perasaan takut.
"Ta..tapi aku sangat tertarik dengan novel yang kau pegang.boleh tidak aku membacanya?"
"Tidak boleh!"Ivan berbalik badan kemudian meninggalkan Raras seorang diri.
__ADS_1
"Novel ini tidak ada dijual diseluruh dunia jadi gak usah repot-repot beli"Ivan melanjutkan langkahnya.
Ck! siapa juga yang mau baca novelmu, aku kan sengaja mengkritik bagus agar kau tidak marah padaku! Batin Raras