
Raras mematika telpon itu dengan segera. Ia menutup wajahnya menggunakan kedua tangan.
Kyaaa apa yang Ivan katakan tadi aku tidak percaya.
Tidak mungkin dia mencintaiku.
Ini hanyalah pernikahan kontrak,tidak akan ada cinta diantara aku dan Ivan. Aku berharap kejadian ini akan berakhir secepat kilat.
Kembali Raras berdiri dan tersadar dari lamunannya. Masih saja memikirkan perktaan yang diucapkan oleh Ivan tadi.
Sejujurnya Raras sangat sulit untuk menerima godaan,namun entah kenapa jika sebuah godaan itu diucapkan oleh Ivan ia merasa sangat bahagia?.
huh,akhirnya pekerjaanku beres juga!. Sekarang waktunya aku keluar dari rumah ini dan melamar pekerjaan.
Tapi.. apa aku membuka usaha saja? Semakin dipikir aku semakin bingung
Ketika hendak melangkahkan kaki setelah memastikan rumah itu terkunci, ponsel Raras berdering nyaring.
Entah kenapa Raras merasa sebal jika ada yang menelponnya.
Lebih sebal lagi ketika Raras melihat siapa orang yang menelponnya yaitu Ivan.
Nomornya sama seperti yang tadi, dengan terpaksa ia menjawab panggilan itu.
" Ada apa lagi? "
" Kenapa kau matikan telponku tadi ?
semakin lama kau semakin tidak sopan pa-
daku. "
" Maaf maaf,aku lupa kalau yang telpon tadi
kamu "
Alasan yang tidak logis,apakah Raras pikir Ivan akan percaya dengan alasannya mematikan panggilan Ivan tadi?.
" Sekarang kau itu istriku,apapun yang kumin-
ta harus kau lakukan "
" Apa yang mau kamu minta ? "
Lama kelamaan,Raras merasa bosan untuk menelpon Ivan.
Semakin lama,Pria itu hanya seperti pria biasa pada umumnya. Sosok mengerikan Ivan lama kelamaan hanyut dimata Raras.
__ADS_1
Tanpa sadar,ada seseorang yang menutup mulut Raras dari belakang.
Ia sangat takut dan ingin sekali berteriak, namun mulutnya dihalangi oleh tangan orang itu.
Siapa yang berada dibelakangku?, bagaimana mungkin apakah aku akan diculik?.
Ahhh baru saja hidup bebas sekarang kondisinya membuatku takut.
"Halo ?,kenapa gak ada suara sama sekali?"
Perkataan Ivan sudah pasti tidak akan dijawab oleh Raras.
Pria asing yang berada dibelakangnya mengeluarkan suntikan yang berada disakunya dan menyuntik lengan tangan Raras dengan cepat.
Ingin sekali Raras menggigit tangan pria asing itu tapi,karena gerakan nya lebih cepat sehingga Raras tidak bisa melakukan hal itu dahulu.
" Bos,wanita ini sudah pingsan.Apa yang
harus kita lakukan?"
" Bawa dia kemari dan ikat "
Pria yang disebut dengan sebutan bos itu tertawa sinis.
Akhirnya wanita yang ingin dia tangkap berhasil berada ditangannya.
Ponsel Raras tertinggal, namun panggilan itu masih saja tetap terhubung.
Apa yang terjadi,kenapa Raras dari tadi tidak berbicara? apakah ada sesuatu yang terjadi padanya?. Pikiran Ivan masih saja tertuju pada kejadian ini.
" Tuan Ivan,sebentar lagi rapat akan dimuat.
Jadi,tolong segera persiapkan diri anda "
"Undur"
Segampang itu Ivan mengatakannya.
Apakah ia tidak mau lagi mengurus perusahaannya?.
" Tuan,bisa dibilang rapat kali ini sangat pen-
ting.Bagaimana mungkin anda berkata se-
perti itu ?"
Perkataan Daniel itu membuat emosi Ivan mencapai tingkat maximun.
__ADS_1
Sebuah sorotan wajah yang mengerikan menatap Daniel.
Pria itu memandang Ivan dengan takut hingga terdiam sesaat.
" Ma..maaf Tuan,apa saya salah bicara"
" Segera lacak ponsel Raras,kemudian cari
wanita itu sampai dapat.Jika kalian tidak
bisa melakukan hal itu,besok sudah boleh
pergi dari sini "
Daniel dan para rekan lainnya terburu-buru melakukan perintah dari Ivan.
Saat mereka bekerja,Ivan masih sempat- sempatnya melototi mereka saat bekerja.
Duh,tuan Ivan jangan begini dong. Kalau tuan muda menatapku begini bagaimana mau fokus.
" Berhasil! "
" Tuan Ivan,nyonya berada dilokasi yang ter-
pencil. Tapi memasuki tempat itu sangatlah
sulit,bagaimana kalau kita meminta bala
bantuan ? "
" Tidak perlu,aku sendiri yang akan masuk
kedalam "
" Apa?,jangan tuan,itu terlalu berbahaya.
Mereka mempunyai orang-orang yang kuat "
" Aku sangat penasaran,siapa orang yang
menculik Raras "
Ivan tau jika dia membawa orang-orangnya sudah pasti akan sulit dihadapi.
Namun,karena ia sadar kenapa bisa orang yang begitu hebat menculik Raras? Berarti karena ada seseorang yang memiliki dendam pribadi terhadap Ivan jadi melibatkan istrinya.
Tapi,ia juga masih bingung dengan pemikirannya.
__ADS_1
Sekarang yang harus Ivan lakukan adalah menyelamatkan Raras.