Terpaksa Nikahi Bos Sombong

Terpaksa Nikahi Bos Sombong
Bab 41


__ADS_3

"Apa maksud ucapanmu ?,kau tidak terima


menjadi..."


Ivan tidak tahan melihat pertengkaran yang terjadi antara ibu angkat bersama dengan Raras.


Dia langsung menarik tangan Raras sehingga meninggalkan ibunya seorang diri.


"Ivan,apa yang kau lakukan ?,semakin besar


kau gak punya sopan santun saja !"


Kata sang ibu


Namun Ivan tetap saja menarik tangan Raras dan pergi jauh meninggalkan ibu tirinya.


"Kenapa kau bicara begitu?, apa kau tidak


setuju menjadi seorang istri simpanan ku?


Kalau gitu besok kita akan mempublikasikan


nya bagaimana?"


"Aku setuju kok, bukannya segala keputu-


san itu berada ditanganmu ya?. Aku hanya


perlu menurutinya saja benarkan?"


Tanya Raras sambil tersenyum.


Mendengar ucapan Raras,hati Ivan terasa sedikit sakit. Tidak menyangka bahwa Raras adalah wanita yang penurut walaupun hal itu membuatnya menderita.


Si*l,kenapa wanita ini sangat penurut? apa yang membuatnya selalu melakukan hal yang kusuruh,apakah karena statusku?


Sudahlah sebentar lagi aku akan tau hal itu


Batin Ivan


"Tapi,kenapa kau berkata seperti itu didepan


ibuku?,wajahmu juga terlihat tidak suka."


Kata Ivan


Raras hanya diam saja mendengar perkataan Ivan.Tidak tau kata apa yang ingin dia ucapkan.


"Sudahlah,kau tidak perlu menjawabnya


kalau tidak mau.Tapi aku ingin memberitahu-


kan sesuatu padamu"

__ADS_1


Kata Ivan membuat Raras memandang wajahnya dengan penasaran.


"Jangan membantah perkataan ibu.Aku


takut ada hal yang terjadi denganmu" Kata Ivan dengan sangat serius.


Jantung Raras berdegub kencang, ia sangat terkejut suara lembut dan perhatian yang dikeluarkan tertuju padanya.


"Kenapa kau peduli padaku? " Tanya Raras penasaran. Namun pertanyaannya tidak bisa dijawab oleh Ivan,ia hanya bisa diam sedangkan Raras masih saja menatap pria itu. Dia sangat penasaran sebuah jawaban yang keluar dari mulut Ivan.


Jujur saja,Ivan juga tidak tau kenapa sikap


nya pada Raras menunjukkan bahwa ia perhatian. Perkataan itu dengan cepat mengatakan isi hatinya.


"Karena aku suamimu" Kata Ivan kemudian mendekatkan wajahnya setara dengan wajah Raras.


Wanita itu tersipu malu,tidak bisa dibayangkan bahwa Ivan bisa mengatakan hal itu.


"Ayo kita pergi" Ajak Ivan kemudian menggenggam tangan Raras.


Dia benar-benar suami yang romantis dan perhatian.


Apakah pikiran Ivan terhadapku tidak terlalu buruk? Batin Raras sambil tersenyum


Mereka akhirnya kembali masuk kedalam mobil.


Disitu sudah ada Daniel yang dari tadi menunggu kehadiran seorang Raras.


Ketika melihat wanita itu masuk kedalam mobil,wajah Daniel memerah.


Sebelum itu Raras tidak pernah memakai sebuah Make up diwajahnya,ketika melihatnya sekali saja cantiknya tidak terkalahkan dengan wanita lainnya.


"Tuan,apakah pestanya berjalan sesuai


rencanamu ?" Kata Daniel


"Ya" Jawab Ivan singkat


"Tuan, apa ibu angkatmu tadi datang ?"


Tanya Daniel penasaran


"Ya"


"Wah,demi menyaksikan acara pernikahanmu


dengan nona Raras,ia rela jauh-jauh datang."


Kata Daniel


Jauh-jauh?,ternyata ibu angkatnya Ivan tidak tinggal dikota ini Batin Raras


Wanita itu sangat senang,karena ibu angkat Ivan bukan berasal dan tinggal dikota ini berarti dia tidak perlu repot-repot untuk menjaga dan mengurusnya.

__ADS_1


"Nona Raras,awas aja kau tidak bisa menja-


ga tuan Ivan dengan baik!,tidak tau lagi


aku harus berkata apa" Ucap Daniel dengan ekspresi dingin


What? seharusnya perkataan itu ditujukan pada Ivan untuk menjagaku.Kenapa malah sebaliknya? Batin Raras


"Iya,kamu tenang saja" Kata Raras sambil tersenyum.


Diperjalanan hanya ada keheningan. Raras yang sibuk memainkan ponselnya untuk membalas pesan dari teman temannya, sedangkan Ivan sibuk melihat pemandangan yang ada diluar jendela.


Kriing kriing


Ponsel Ivan berdenging membuat Raras yang berada disampingnya terkejut.


Ivan segera mengangkat telpon.


"Yo,Ivan. Sudah setahun kita tidak bertemu.


Mau minum nggak ?" Tanya seseorang yang berada ditelpon.


Orang itu adalah Ronald Anderson salah satu teman terpenting Ivan. Ronald yang membantu Ivan bisa mendirikan sebuah perusahaan yang sekarang menjadi perusahaan teratas.


Tahun lalu ia pergi kekotanya untuk menjumpai keluarga,tapi ketika Ronald mendengar Ivan menikah dengan cepat ia bergegas untuk pergi menyaksikan acara itu.


Ivan enggan untuk menolak Ronald,ia memutuskan untuk pergi kesana setelah Raras sampai rumah.


"Baik, tunggu aku segera kesana" Kata Ivan


Raras mendengar perkataan Ivan tadi,berarti ia ingin pergi.


"Kamu mau pergi lagi ?" Tanya Raras dengan pandangan yang kecewa


"Iya,tunggu kau sampai rumah dulu baru aku


pergi. Dirumah ada ibu,kalau kau gak mau


mendengarnya gak usah dengar dan peduli."


Kata Ivan


Wanita tua itu ada dirumah? Batin Raras


Ivan tau,wajah Raras sangat terlihat bahwa dia kecewa.Tidak tau bagian mananya yang membuat kecewa apakah kehadiran Ibu nya atau karena dia pergi.


"Baiklah,tapi walaupun aku gak suka tetap


harus memperlakukan ibu kamu dengan baik.Walaupun aku tidak menyukainya dia


tetap saja ibuku kan?" Tanya Raras


Ivan tersenyum mendengar ucapan Raras.

__ADS_1


Tidak disangka,walaupun ibu angkatnya berkata yang tidak-tidak diwaktu acara pernikahan dia tetap saja berusaha agar tidak dinilai buruk oleh ibu.


Pemikiran Ivan terhadap Raras berubah drastis


__ADS_2