The Thing About Violet

The Thing About Violet
Cinta Tulusnya Mada


__ADS_3

Mada tidur di kediamannya Elmo Elruno malam itu, di kamar tamu. Violet dijaga oleh mamanya. Lili dengan penuh kasih sayang memeluk putri tunggalnya dan bergumam, "Maafkan Mama yang gagal menjagamu dari kepahitan ini, Vio" lalu Lili mencium rambutnya Violet dengan penuh cinta.


Keesokan harinya, Violet belum juga tersadar dari tidur panjangnya. Ratna ditugaskan untuk menjaga Violet karena, Mada, Lili, Elmo dan Galvin, meluangkan waktu sebentar untuk mengurus pemakamannya Gasa Aefar.


Ivan Goh meradang penuh amarah dan di dalam mobilnya, tidak jauh dari upacara pemakaman putranya, ia sibuk mengirim pesan text kepada seluruh anak buahnya untuk mencari tahu kebenaran dari kebakaran tersebut dan mencari tahu apakah putranya masih hidup karena, pihak kepolisian telah dibutakan dengan keputusannya Elmo Elruno yang gegabah yang menganggap bahwa jasad yang mereka makamkan di siang itu adalah jasadnya Gasa Aefar.


Keluarga Aefar tidak ada yang hadir untuk melepas kepergiannya Gasa karena, keluarga Aefar sedang berada di luar negeri. Mereka hanya mengirimkan karangan bunga dan ucapan belasungkawa. Hal itu memancing tanya di benaknya Lili dan tanpa sadar, istri manisnya Elmo itu menyeletuk, "Kenapa keluarga Aefar seolah tidak merasa kehilangan putra sulung mereka?"


Mada menoleh ke Lili dan berkata, "Karena, Gasa hanyalah anak pungut"


"Hah?!" Lili, Elmo dan Galvin, menoleh serentak ke Mada dengan mulut terbuka lebar.


"Saya akan ceritakan semuanya nanti di rumah, Pak, Bu" sahut Mada.


Mereka kembali khusyuk mengikuti upacara pemakamannya Gasa Aefar.


Dua jam kemudian, mereka sampai di kediamannya Elmo Elruno dan segera ke kamarnya Violet setelah mereka mencuci kaki, tangan dan berganti baju setelah hampir seharian mereka berada di pemakaman. Semuanya langsung tampak kecewa karena, Violet masih tertidur dengan sangat cantiknya. Elmo langsung menelepon Dokter Bayu dan Dokter pribadinya untuk segera datang ke kediamannya dan memeriksa kondisi kesehatannya Violet.

__ADS_1


Dan di kamarnya Violet, Elmo langsung meminta Mada bercerita perihal Gasa Aefar.


Mada kemudian membuka mulut dan berkata, "Gasa adalah putranya Papa saya dengan seorang wanita dan saya tidak tahu siapa wanita itu. Saya dan Gasa adalah saudara satu Ayah beda Ibu. Maaf jika saya baru sempat mengungkapkan semua ini, sekarang. Banyak hal mengejutkan yang terjadi, membuat saya melupakan hal sepenting in. Dan sejujurnya, kenyataan bahwa Gasa adalah Kakak tiri saya, ingin saya lupakan karena Gasa memperlakukan wanita yqbg sangat saya cintai yaitu Violet, dengan sangat buruk"


Semua yang berdiri mengelilingi Mada, di dalam kamarnya Violet menjadi tertegun dan diam membisu selama beberapa detik.


Lili yang merasa paling syok dan berkata, "Apa Gasa memperlakukan Vio dengan sangat kejam selama ini karena, ia ingin membalaskan dendam Papanya atau disuruh oleh Ivan untuk membalaskan dendamnya Ivan pada keluargaku?"


"Saya tidak tahu soal itu tapi, Papa memang pernah meminta saya untuk mendekati Putri tunggal Anda lalu merusaknya tapi, saya langsung menolak permintaan Papa saya waktu itu. Apakah Papa saya juga meminta hal yang sama pada Gasa, saya tidak tahu. Dan percakapan saya dengan Papa saya terjadi sudah lama, sebelum saya mengenal Violet dengan tidak sengaja di bar saya, tiga tahun kemudian" sahut Mada.


Lili limbung dan langsung dipeluk oleh Elmo. Elmo mengelus bahunya Lili dan bertanya, "Kau baik-baik saja, Ma?"


"Aku akan menemui Ivan Goh setelah ini" sahut Elmo dan pada saat Mada hendak membuka mulutnya untuk bersuara, derap langkah kaki Dokter Bayu dan Dokter Indah yang adalah dokter pribadi keluarganya Elmo Elruno, memasuki kamarnya Violet, setelah Gavin membukakan pintu untuk kedua dokter hebat di bidang mereka masing-masing itu.


Dokter Bayu menyatakan bahwa kandungannya Violet baik-baik saja. Janinnya sehat hanya saja jika Violet terus tertidur maka, perlu untuk dipasang infus untuk memberikan nutrisi makanan, obat dan vitamin ke dalam tubuhnya Violet.


Elmo mengijinkan Dokter Bayu memasang dua jarum infus di kedua punggung tangannya Violet untuk memasang dua botol infus.

__ADS_1


Dokter Indah menyatakan kondisi fisiknya Violet baik-baik saja dan kemungkinan besar Violet masih tertidur saat itu karena, Otaknya Violet memang menginginkannya. Stres dan syok berat membuat otaknya Violet mengalami sedikit cidera dan otak itu meminta untuk beristirahat sejenak.


"Lalu, sampai kapan Putri kami akan menjadi Putri tidur seperti ini?" Lili bertanya sembari mengelus dahi lebarnya Violet.


"Saya akan terus memberikan obat untuk menyembuhkan cidera di otaknya Violet dan memberikan vitamin otak untuk menstimulasi otaknya agar bisa kembali bekerja secara normal" Sahut Dokter Indah.


Dan mulai hari itu, Violet dijaga oleh dua orang perawat yang ditinggalkan oleh Dokter Indah untuk terus memantau kesehatan fisiknya Violet.


Beberapa jam kemudian, Dokter Bayu dan Dokter Indah pamit untuk kembali berdinas di rumah sakit mereka masing-masing dan Elmo langsung menoleh ke Mada, "Ternyata hari ini Violet belum bangun. Tapi, Aku tetap ingin menikahkan kalian secepatnya karena, aku pikir hanya kamu yang bisa membawa Violet kembali dari alam bawah sadarnya. Dan itu berarti kamu harus terus berada di sampingnya Violet, kan? Untuk itulah aku ingin menikahkan kalian saat ini juga"


Mada masih syok mendengar bahwa Violet akan menjadi Putri tidur cukup lama. Untuk itulah ia belum bisa merespons ucapan dari Elmo Elruno. Mada mulai menitikkan air mata tanpa melepaskan pandangannya dari wajah cantik pujaan hatinya.


"Aku tahu kalian saling mencintai dan cinta kalian itu tulus. Gimana, apa kau bersedia menikahi Violet sekarang? Kalau iya, aku akan meminta asisten pribadiku untuk mengurus pernikahan kalian sekarang juga, di sini" pinta Elmo Elruno dengan raut wajah penuh dengan keseriusan.


Lili langsung menyahut, "Pa, kasihan Mada. Dia akan menikah dengan Putri kita yang masih belum sadarkan diri seperti ini. Itu nggak adil buat Mada karena, kita belum tahu sampai kapan Violet akan tertidur seperti ini lalu......."


"Saya bersedia menikahi Violet saat ini juga" Sahut Mada dengan cepat dan keseriusan terdengar di nada bicaranya sambil mengusap kasar air mata yang sempat menetes di pipinya.

__ADS_1


Ratna mulai terisak dan segera keluar dari kamarnya Violet karena, merasa tidak tega melihat raut wajahnya Mada dan tidak tega melihat kondisinya Violet. Galvin segera berlari keluar dari dalam kamarnya Violet untuk menyusul kekasih hatinya itu


Elmo segera menelepon asisten pribadinya untuk menyiapkan pernikahan Putrinya dengan Mada Goh. Lili hanya bisa menatap Mada Goh dengan gamang. Dan hanya bisa berdoa semoga Mada tetap bisa bertahan dan bersabar dengan semua keadaan yang ada dan tetap tulus mencintai Putrinya sampai maut memisahkan mereka berdua.


__ADS_2