The Thing About Violet

The Thing About Violet
Makan Malam Romantis


__ADS_3

Mada turun ke lantai bawah dan berlari kecil ke dapur, "Bi, Maaf, apa di dapur ada mie Instant?"


Bi Ijah asisten rumah tangga di kediamannya Elmo Elruno itu, menggelengkan kepalanya, "Tuan Elmo sekeluarga tidak menyukai mie Instant Tuan jadi tidak pernah ada persediaan mie Instant di rumah ini"


"Baiklah Bi, teima.kasih" Mada langsung bergegas menuju ke garasi, mengambil kunci sepeda motor miliknya Galvin dan mengendarai sepeda motor itu menuju ke mini market.terdekat yang buka dua puluh empat jam karena, waktu itu jam tangannya Mada sudah menunjukkan pukul sepuluh malam.


Mada membeli dua bungkua mie instant rasa baso,.dia berdiri di depan kasir


sambil menelepon istrinya, "Aku ada di minimarket sekarang ini, sayang. Selain mie instant rasa baso, apalagi yang kau inginkan? camilan? permen atau apa?"


"Es krim cokelat almond. Aku pengen makan es krim cokelat almond, sayang"


"Oke. Lalu apalagi?" Mada mengambil dua.cup es.kim cokelat.almond dari dalam box es krim yang terletak di samping kanan kasir lalu meletakkannya di meja kasir.


"Udah itu aja. Makasih sayang" sahut Violet.


Mada lalu menutup ponselnya, membayar belanjaannya dan di saat ia hendak berbalik keluar dari minimarket, ada seseorang yang mencekal lengannya dan orang itu mengeluarkan suara, "Mada, apa kabar?"


Mada menoleh pelan ke asal suara dan ia langsung menarik lengannya lalu menatap wanita yang berdiri di depannya sambil menautkan alisnya, "Maaf, apa.kita saling kenal? kenapa Anda............


"Kamu tambah tampan ya. Lama nggak ketemu dan kamu tambah keren, ya. Emm, sejak kita lulus SMA kita nggak pernah ketemu lagi dan apa kau masih ingat........." Wanita itu lalu memajukan wajahnya dan berkata lirih, "ciuman pertama kita, kau masih ingat?"


Mada secara spontan memundurkan wajah dan langkahnya lalu bergegas meninggalkan wanita itu tanpa menggubris lengkingan suara wanita itu yang terus memanggil namanya. Suami tampannya Violet.Cinta Elruno itu, bergegas meninggalkan minimarket dan pulang.


Sesampainya di rumah, Mada langsung memasukkan dua cup es krim cokelat almond yang dia beli ke dalam lemari pendingin lalu ia mulai memasak dua bungkus mie.instanr rasa baso. Entah kenapa, dia pun tiba-tiba ingin memakan mie instant rasa baso bersama dengan istri tercintanya.

__ADS_1


Sepuluh menit kemudian Mada membuka pintu kamar melangkah masuk dengan membawa nampan berisi dua mangkuk mie Instant rasa baso dan dua cup es krim rasa cokelat almond. Dengan wajah ceria, Mada berkata, "Tadaaaa! mie ala chef Mada telah siap Nyonya Mada Goh, hehehehehe" dan Violet tersenyum lebar dan berkata, "Thank you, Mister Mada Goh" Mada lalu meletakkan nampan itu di atas nakas lalu duduk di tepi ranjang.


"Mau makan mie dulu apa es krimnya dulu?"


tanya Mada sambil mengelus pipinya Violet.


"Pilihan yang sulit, hehehehe, oke, mie dulu aja soalnya baunya sudah sangat menggoda" sahut Violet.


Mada lalu bangkit mengambil dua cup es krim dan berkata, "Oke, kalau gitu aku akan masukkan es krim ini ke lemari pendingin dulu biar nggak cair" Mada lalu berjalan menuju ke lemari es yang tertanam di tembok kamarnya Violet.


Saat Mada menutup pintu lemari es dan berbalik badan, Mada tersenyum lebar penuh cinta saat ia melihat Violet telah menikmati mie instantnya dengan tidak sabar. Violet menoleh ke Mada dan sambil mengunyah mie instant yang ada di dalam mulutnya dia berucap, "Hehehehe, enak banget Sayang. Makasih ya. Ayuk lekas makanlah punyamu keburu dingin nanti, hmm! enak banget! Kamu pandai menambahkan sayurannya,.rasanya pas tidak hilang"


Mada terkekeh geli sambil duduk dan mula menopang mangkuknya, ia berkata, "Sayang, masak mie instant aja kan gampang banget, kenapa segitu lebatnya muji aku, hehehehe"


Mada tersenyum dan bertanya, "Masih mau?"


Violet menganggukkan kepalanya lalu berkata, "Suapi ya?!" dan ia membuka.mukutnya lebar-lebar di depannya Mada.


Mada mengehntikan aktivitas makannya lalu berkata, "Memangnya boleh makan makanan Instant banyak-banyak? lagian perut kamu tuh ada karetnya ya? makan mie pakai kuah kok masih kurang?"


"Habisnya masakan kamu enaaakkkk buanggeett! Lagian aku udah berapa hari tertidur tanpa makan dan di dala. perutku sekarang ini kan, ada Bunny" Violet mengerucutkan bibirnya di depan suami tampannya.


Mada tersenyum lebar lalu menyuapi Violet, "Aaaaaa!"


Violet langsung membuka mulutnya lebar-lebar dan sambil mengunyah dia mengambil sendok di tangannya Mada lalu berkata, "Aku juga ingin menyuapimu, Mas. Aaaaaa!"

__ADS_1


Setelah menyelesaikan makan malam sederhana namun, sangat berkesan itu, Mada berganti baju dan baik ke atas kasur. Violet langsung menoleh dan mereka tidur dengan posisi miring saling berhadapan.


Mada merapikan rambutnya Violet lalu mengelus pipi Violet dan pergerakkan tangannya berakhir di bahunya Violet. Mada memberikan pijatan di bahu istrinya dan Violet berkata, "Enak, Mas"


Mada tersenyum dan berkata, "Benarkah?" sambil terus memijat bahunya Violet.


Violet lalu mencium bibirnya Mada. Mada tersentak kaget lalu tersenyum senang dan membalas ciumannya Violet. Namun, di saat Mada hendak menarik bibirnya, Violet memagut bibirnya Mada dan bibir Violet mengundang bibir Mada untuk berciuman. Mada langsung merespons ajakan itu sambil membelai-belai rambutnya Violet.


Bisikan Violet, "Aku merindukan ciumanmu, Mas" membuat Mada menggila. Mada dengan kasar memisahkan bibir Violet dengan lidahnya. Violet langsung mengulumnya seraya mencengkeram otot-otot punggung Mada dan Violet bisa mendengar bunyi degup jantung Mada yang berpacu dengan cepat.


Ciuman Mada membuat bibir Violet tampak semakin merah dan basah. Lalu Violet berkata ke Mada, "Mas, ini percuma"


Mada terus mencium bibir Violet sambil bertanya, "Apa? kenapa percuma?"


Violet menjauhkan wajahnya sebentar untuk menatap Mada dan ia berkata, "Sentuhlah! percuma aku bertahan karena, well, kamu tahu lah Mas, maka Sentuhlah!"


Mada mengarahkan tangannya ke bawah dan ia langsung bisa merasakan apa yang Violet maksud. Mada mulai menggerakkan jarinya di sana dan semakin meringsek ke dalam membuat Violet mengerang lembut dan dengan suara serak, Violet kemudian berkata, "Biarkan aku sentuh punya kamu juga, Mas"


Mereka kemudian kembali berciuman dengan liar dan dengan saling menyentuh titik sensitif mereka masing-masing. Violet kemudian berkata, "Kita sebaiknya berhenti, Mas" dengan napas terengah-engah.


"Oke, tiga detik lagi kita berhenti" Mada berucap sambil terus berciuman dengan Violet dan dengan napas menderu ia kemudian berkata, "Satu, dua, ti....tiga" Mada lalu menghentikan ciuman dan gerakan jarinya di titik sensitifnya Violet namun Violet justru masih terus bergerak dan kembali mencium bibirnya Mada.


Mada kembali terpancing dan kembali meneruskan aksinya membalas ciumannya Violet dan kembali menggerakkan jarinya di lembah kenikmatan sambil berkata, "kalau gitu.....ah! hmm, ah!...... lima belas detik lagi, kita berhenti"


"Ya, iya mas, ah, aaahhh!" Violet berkata dengan napas terengah-engah menikmati sentuhan di tengah aktivitasnya berciuman dengan Mada Goh yang sangat ia rindukan.

__ADS_1


__ADS_2