
"kami telah sampai di tempat,Bos dan pak Juna segera turun dan berjalan beriringan, kami semua fokus mengikuti di belakang,wow....sebuah pemandangan yang sangat indah,sangat cocok untuk sebuah resort yang cantik,"
"Sang Arsitek Debby defayet, segera ingin menyulap,tempat ini menjadi resort yang spectakuler,kedua mata menjadi terbelalak, memikirkan keindahan yang akan segera tercipta".
"Memang sebuah pilihan yang berkelas, Pak juna bukan pengusaha sembarangan,segera calon pemilik resort dan Debby sahabatku,berjalan beriringan menyatukan,dan mewujudkan keinginan keduanya ,bertukar pikiran ,aku dan Fitri berbisik, sebenarnya dua orang ini sangat serasi jika tuhan mengizinkan berjodoh".
Si Bos berbisik" lakukan tugas kalian masing-masing,fokus jangan mengecewakan pak Juna ",siap...Bosku jawabku Singkat.
"Hari sudah mulai mendung menandakan sore tlah tiba,kami sangat lelah dan lapar,mengitari tanah resort ini,sampai-sampai tidak ada makan siang,begitu luas kalau kita makan siang pasti waktu habis,sementara satu hari kita harus selesai ,dan kembali ke hotel,cukup mis Debby...?,tanya pak Juna?,iya pak cukup untuk hari ini,lega rasanya mendengar Debby sudah mengakhiri pekerjaan hari ini".
"Segera kembali ke mobil,Debby langsung menyapa pak Juna,boleh pak aku naik mobil bapak,tanpa minta pendapat Bos"
"Dengan senang hati Mis Debby"
"ayo-ayo...semua princes masuk ke mobil pak Juna",dasar genit jawab pak Bos,tak kuasa aku terkekeh....,tak takut lagi sama si Bos,karna tugas ku selesai dengan sempurna ,pak Juna mengakui itu,jawab Debby.
"Debby jawabku,sambil menghela nafas panjang,....ayolah ....Ndis kita kerja sembari cuci mata ya kan,,,?pak Juna,bolehlah jawab pak Juna"
"Mau cuci mata kemana mis?,saya siap antarkan,jawab pak Juna,aku Segera menjawab,pak juna aku antarkan pulang ke hotel dulu ,capek".
"Mobil si Bos berhenti di restoran,kita semua segera turun ikut makan juga,perut udah keroncongan dari tadi".
" Cemberut aja dari tadi,Bos?".
"Sapaku menggoda ,ya karena lapar,wajarlah cemberut, padahal Ndis kalau kamu tau sebenarnya aku cemburu gumam si Bos Galih dalam hatinya",kenapa kamu juga ikut di mobil pak Juna.
"Dengan lahap semua menyantap makanan yang terhidang di meja,semua sesuai pesanan,tak lupa minuman dingin,hari ini cuaca terang banget,membuat tenggorokan juga sangat kering".
"Sudah selesai makan semua,kita balik hotel,karna semua sudah selesai kita pulang besok ,senangnya
__ADS_1
dalam hatiku bisa bertemu dengan Almayra lagi".
"Sesampainya di hotel langsung menuju kamar masing-masing,tanpa berkata semua segera mandi,badan rasanya lengket,ketika di lokasi panas langsung ke badan tanpa ada ac,untung udara sejuk jadi bisa ada angin sepoi-sepoi,sedikit membantu menyejukkan".
"Siang telah berganti malam,semua tertidur,tidak ada lagi canda tawa,lelah,ngantuk,jadi satu".
"sampai terdengar ayam berkokok,menandakan waktunya beribadah,segera aku membuka mata ,ku lempar bantal guling ke Debby,dilanjutkan Debby ke Fitri,kita bertiga bergantian ke kamar mandi,setelah itu beribadah sama- sama".
"Ku lihat ke bawah cendela,kebetulan kita di lantai 5,Bang Anton sudah memanasi mobil,Si Bos telefon, segera ku informasikan ke sahabatku kita sudah di tunggu,kebetulan si Bos malas makan di hotel,menu nya itu-itu saja,sengaja makan di luar sembari perjalanan pulang".
"Setengah perjalanan sudah,kita mampir di restoran yang ramai,sampai parkiran sesak,tak sengaja aku bertemu bang Axel,teman sekaligus sahabat Bang Dewa".
Aku menyapa duluan.."Bang axel kita ketemu di sini",bagaimana misi kemarin Ndis,Syut.....!!aku menutup mulutku dengan satu jari,memberi kode supaya tidak diteruskan, aku takut team pria tau termasuk si Bos.
Semua mata tertuju padaku...,pelan sekali aku berbisik,"kita menepi di meja pojok ceritanya panjang Bang...".
Aku berjalan cepat mengambil makanan,sembari berkata "Gais....aku menepi ya...mumpung ketemu sahabat Bang Dewa...mau curhat nih...".
"Aku bercerita panjang lebar,kepada bang Axel,sampai aku menemukan Bang Dewa seperti suami istri sama Mawar,sampai aku mau di poligami".
"Pak Bos sudah memberi kode,agar kita melanjutkan perjalanan,aku segera berpamitan sama Bang Axel,dan berterima kasih banyak,namun aku tidak cerita kalau aku mengajukan gugatan cerai".
"kaget sekali aku, pak Bos membanting pintu.. mobil jederr....,semua heran dengan sikap pak Bos...kita ber tiga melakukan adegan sikut-menyikut,sesekali melirik dari kaca spion tengah sepertinya kesal padaku".
"Tibalah di kota tercinta Kota Pelangi".
"Semua di antar ke rumah masing-masing,aku yang terakhir di antar, pak Bos selalu curi-curi pandang dari tadi,Akhirnya dia ngomong juga,besok istirahat nggak apa- apa Ndis,kasih tau yang lain,khusus untuk kalian yang pergi kemarin,bonus akan aku transfer ke rekening kalian masing-masing ,sesuai janjiku".
"Yes....terima kasih pak Bos!!".
__ADS_1
"Aku berhenti sejenak,mengetik pesan ke grup yang di namai pencari rupiah, yang anggotanya hanya lima orang",khusus ber lima,pesan ku sampaikan sesuai perintah si Bos".
"kini saatnya kita berpisah ya Bang Anton,nggak mampir dulu Bos,lain kali aja Ndis salam sama Almayra dan orang tuamu".
"Assalamualaikum ....".
"Gadhis segera menjawab waalaikumsalam".
"Aku menyeret koper,dan mengendong tas laptop di punggung,segera duduk dan meletakkan barang bawaanku,di ruang tamu,menghela nafas panjang,kembali bersedih tak menemukan,cintaku,pujaan hatiku Almayra sayang".
"Kak...gimana Almayra belom di kembalikan juga,Ayah sama Mama kemana Ndis,ke Pasar bentar,beli keperluan bulanan habis kak".
"kita atur strategi selanjutnya,kita tunggu Mama sama Ayah pulang dulu,aku sudah kangen banget dan tidak sabar untuk mengambil Almayra,kalau Bang Dewa tidak mau mengembalikan".
"Itu Ayah dan Mama datang kak".
"Gimana Ndis proyeknya..?wah menakjubkan tempatnya,kalau di tangani team kita pasti hasilnya keren,syukurlah kata ayah".
"Sekarang kamu telefon Dewa,aku nggak bisa tidur tiap malam memikirkan nasib Almayra".
"Iya Yah,ini mau telefon".
"Nggak di angkat,sudah 3 panggilan,coba aku ulang lagi,...tring....tring...akhirnya di angkat juga sama Bang Dewa".
"Assalamualaikum ".
Abang antar apa aku yang jemput Almayra,?"aku sudah sampai rumah".
"Biar Almayra sama aku saja,kamu boleh ketemu di rumahku tidak boleh di bawa ke luar,kecuali denganku...!!".
__ADS_1
"Bang...keterlaluan kamu ya...,apa -apaan ini,cepat kembalikan,kamu jahat benar-benar jahat",ku matikan telefon dan aku menangis sejadi-jadinya,gimana Ayah ...?tenang Ndis,kita cari solusinya".
'Ayo Yah...!,kita ke rumah Bang Dewa sekarang".