
"Mama Artha,mulai menangis,menyeka kedua matanya yang mulai membanjiri,pipinya,mengingat yang di ceritakan Om Raka,ternyata Gendhis dan Almayra sempat kabur entah kemana mereka berdua kini berada".
Tante Siska berusaha menenangkan Mama Artha,"Sudahlah kak....,Gendhis wanita yang kuat,sementara kita selamatkan Gadhis,Ayah Rangga dan teman temanya".
"Mereka berkumpul,di luar rumah tua,sembari sesekali melihat jalanan kosong,menunggu Pak Kyai dan Ustadz Sholeh hasbulloh".
"Debby dan Fitri mondar mandir......,rasanya waktu lama sekali,mereka berdua berlalu lalang,ke jalanan sebrang,sembari berjalan tanganya,mencabut rumput yang panjang,mematahkan atasnya saja,dan membuang patahan patahan kecil ke jalan".
Merasa ada yang membuntuti mereka berdua,Debby mulai bersuara,"aduh Fitri kenapa kamu jambak rambutku".
Fitri balas Dengan mencubit lengan Debby,"Kamu yang menjambak rambutku".
keduanya beradu pandang,tiba tiba terdengar suara cekikik an....."hi.....hi...hi...hi...hi....".
"Debby dan Fitri segera berlari menuju halaman di mana para rombongan berkumpul".
"Hai ada apa kalian...?,Bos Galih mulai melontarkan pertanyaan,Debby bergidik,disusul Fitri juga sama demikian,ngeri deh bos .....timpal Fitri,aku tidak menjambak Debby begitupun,Debby tidak menjambak rambutku......,tetapi kami di jambak makhluk tak kasat mata....,lihat ini bulu kuduk ku berdiri semua,Fitri menuunjukkan lengan lalu,kedua telapak tangannya memegang pipi kiri dan pipi kanan , merinding aku jadinya".
Adit berkata "makanya kalian jangan berpencar,mondar mandir kesana kesini,diam di tempat...sudah tau angker",maklumlah adit memang penakut sekali, meskipun dia laki laki dia sering bercerita ,lebih takut hantu dari pada manusia,sehingga dari kemarin dia selalu berkumpul di tengah tengah rombongan.
"Om raka sedang di rawat luka lukanya oleh tante Siska setelahnya di pijit".
"Suara kaki langkah beriringan semakin mendekat terdengar ,kami semua segera menoleh,syukurlah pak kayai dan pak Ustadz sudah datang dengan membawa anak buahnya,ada sepuluh orang anak buah yang di bawa".
"Assalamualaikum".
"Waalaikumsalam....,kami semua serempak menjawab salam mereka".
"Semua bersalam salaman kecuali kami yang perempuan,memberi salam dengan menyatukan telapak tangan masing masing tanpa bersentuahan".
"Pak Ustadz bercerita sepanjang jalan,banyak menyingkirkan makhluk tak kasat mata,untunglah semua pada nurut,nggak ada yang membangkang mereka ketakutan melihat pak kyai,kami menyuruh semua menyingkir,dan ada mobil kalian di sana ya".
__ADS_1
"Bos galih langsung menjelaskan,tiba tiba pohon tumbang,kayaknya ada makhluk yang jahil".
"Tante Siska bertanya kepada Om Raka".
"Apakah jauh kita menuju tempat Ayah Rangga,dan Gadhis berada Bang.....?".
"Pak kyai memberi saran,kita membawa mobil saja ,biar tidak memakan waktu,kasian mereka setelah melihat desa ini,memang banyak arwah arwah gentayangan,nanti insyaallah kita akan menyempurnakan biar tenang di alam sana ".
"Baiklah pak kyai ,timpal Bos Galih,mang Udin tolong ambil mobil kita,dan Adit kamu saja yang bawa mobil Gendhis,kasihan Om Raka biar dia istirahat dulu".
"Tiba tiba,Fitri merangkul Bos Galih sambil cekikikan,...kemudian diam,mata melotot merah,tatapan kosong,semua terkejut ,kenapa Fitri tak tau malu ya".
"Bos Galih merasa malu dan risih,apaan sih Fit".
"Terus memaksa mencium,Bos Galih,tetapi Bos Galih selalu menolak,Fitri langsung mencekik tubuh Bos Galih...".
"Debby berteriak.....,Fitri kerasukan nggak mungkin secentil centilnya dia melakukan hal memalukan, dan lihat ulahnya sekarang".
"Pak kyai langsung memandang tajam ke arah Fitri".
"Ha...ha...ha...ha...".
"Jangan ganggu aku,kenapa kalian masuk ke rumah kami,jangan kau usia kami".
"Aku akan merusak gadis ini kalau kalian tidak menyingkir dari rumahku".
"Benar kamu nggak mau keluar dari tubuh perempuan ini,jangan salahkan aku kalau kamu terbakar,kesakitan......,pak Ustadz Sholeh hasbulloh mengajukan pernyataan".
Di bacalah doa doa dengan khusu'...."pa.....nas.....,panas hentikan tolong .....tolong ....hentikan",setan itu berteriak kepanasan,
"keluar kalau kamu kepanasan dari pada aku musnahkan sekarang,perintah sang ustadz".
__ADS_1
"Keluar juga setan perempuan berwajah murung,sayup,menjauh dan menetap di atas pohon besar,melihat kita semua dan menangis dia atas sana".
"Sempurnakan aku Ustadz,ini semua perbuatan Suhu Ajimat....,sehingga rohku gentayangan ke sana ke mari".
"Fitri langsung pingsan tak sadarkan diri,di bopong Bos galih,di beri minyak kayu putih oleh Febby,akhirnya siuman juga".
"Kenapa aku,Febb???......",ini minum dulu,aku nggak perlu jelasin dengan kata kata,ini tadi aku rekam di handphone bagian terakhir,kamu lihat sendiri.
"Ya ampun Debb....,malu aku ...".muka Fitri langsung merah .
"Itu bukan kamu tapi tubuhmu,telah di kuasai setan tadi...,makanya kamu jangan melamun saja sehingga di masuki makhluk tak kasat mata".
"Ketiga mobil telah datang,mobil Ustadz,mobil Gendhis dan Mobil Bos Galih".
"Ayo hari menjelang petang ,Bos Galih mengajak semua segera bergegas,semuanya telah beranjak dan masuk ke dalam mobil masing masing".
"Bos galih terdiam menatap jalanan kosong,kemana Gendhisku,aku begitu khawatir,bahkan kini aku tau dia sudah menjadi janda,harapan besarku semoga dia bisa menjadi milikku seutuhnya,entah kenapa aku begitu merasa kehilangan dia".
"Mobil yang ditumpangi Om Raka tiba tiba berhenti,kebetulan mobilnya di depan sendiri".
"Ada makhluk besar sekali berjumlah tiga ,di depan kita berwarna hijau,apa ini yang di namakan Buto ijo,gumam Bos Galih".
"Segera anak buah pak kyai melompat dari dalam mobil,mendekati mobil kita,memberi tau kita jangan ada yang turun,ini sangat berbahaya,kelihatanya ada yang sengaja memerintah makhluk halus itu".
"Lama lama benar juga semakin banyak,yang bermunculan,Debby,Fitri tante Siska,Mama Artha ,hanya memejamkan mata dan bercengkraman,saking ketakutanya ".
"Debby menangis ...hua...hua...,apakah kita akan selamat Bos,kebetulan kita yang wanita di mobil Bos Galih semua,berdoalah Debb...,bacalah ayat suci yang kamu bisa ,insyaallah kita akan keluar dari situasi ini,Bos galih memijit mijit kening menghilangkan rasa takut juga".
"Mobil bergoyang goyang,kita semua menjerit,pak Ustadz mendekati mobil kami,membacakan ayat ayat,dan menyuruh kita mengikutinya,makin kencang goyanganya sehingga kita berteriak histeris,pak Kyai mendekat juga membantu kita,semua telah berhenti dan kabur ke mobil kita,mungkin di sini banyak wanita nya,jadi semua makhluk berkumpul".
"Terasa guncangan mulai menghilang,suara gaduh,tawa,pecah jadi satu kita menutup kuping masing masing, lama lama terdengar suara menangis,menjauh, kami semua lega, ternyata Bos galih benar kita aman dari situasi ini,kita semua segera membuka mata,mereka bergelantungan di pohon pohon yang amat besar".
__ADS_1
"Sungguh mengerikan,baru kali ini kita melihat hal mengerikan".
"Pak kyai memberi aba aba,kita lanjutkan perjalanan,kita tinggalkan setan setan ini,kita musnahkan nanti,kita sempurnakan semuanya nanti,setelah urusan kita membantu tawanan bebas".