Titik Lelah Seorang Wanita

Titik Lelah Seorang Wanita
Part 44 Rencana Jahat Mona Terkuak


__ADS_3

******


Dingin menyelimuti kepergian Gendhis ke kota,tiba tiba hujan deras datang di perumahan Jln Flaminggo, entah di seluruh penjuru dunia,apa hanya di kota Gendhis dilahirkan.


Almayra meminta Gadhis menemani bermain boneka di kamar,tak terasa keduanya tertidur,semua masuk kamar,melihat televisi di kamarnya masing masing,Ayah ,Mama, Bang Sardan.


kemungkinan tertidur semua penghuni rumah Gendhis,waktu terus berputar tak terasa malam pun telah tiba,segera semua bergegas beribadah.


Dan pak kyai pun datang setiap malam minggu,mengisi pengajian,waktu untuk telefon terlupakan.


Jam menunjukkan pukul 21.00 wib.


Gadhis berusaha menelfon Gendhis, tetapi tidak ada jawaban,semua khawatir kenapa tidak ada kabar.


"Dhis coba kamu telefon Firman siapa tau diangkat..",perintah Ayah.


"Akan aku coba Yah..".


Tut...tut...tut...,Hallo kak Firman,untunglah kakak angkat,mau tanya kenapa kak Gendhis gak bisa di telefon.


Masa sih...,oh iya Ndis tadi dia di persilahkan naik ke atas panggung bertiga dengan Debby dan Fitri.,mungkin suara sound sistem terlalu keras nggak kedengaran.


"Oh syukurlah kalau tidak ada apa apa,kami sangat khawatir Kak".


"Baiklah...nanti aku sampaikan..",di sini sangat ramai orang orang juga berjubel,jadi Ketiga anak itu nggak kelihatan.


***


Ajudan Bos Juna berlari,berbisik ke telinga Bos nya.


"Bos... !!".


Tiga anak buah Bos Galih,ada yang ngerjain,di kamarnya ada preman 3 orang,rupanya mereka mau berbuat sesuatu.


"Apa ....!!".


Cepat kamu tolong mereka,segera ajudan menggelengkan kepala ke anak buah Bos Juna satunya,mereka berlatih menuju kamar 101.


"Tok...tok...tok...cleaning service ..!!".


"Siapa itu mengganggu saja...??!!".


Tanpa pikir panjang pintu segera di dorong, terjadilah peperangan 2 lawan 3.


Bag...bug...bag...bug,pertarungan ...semakin seru di dalam kamar berukuran 40 meter persegi.


Debby ,Fitri,Gendhis,mereka sungguh terlelap akibat obat tidur yang di berikan Mona,untung saja,dari tadi ajudan Bos Juna,memperhatikan gerak gerik mereka,sehingga mengetahui,kejadiannya.


Ajudan mengikuti ketiga lelaki b*ngs*t,itu sampai ke kamar,namun untuk memancing ikan besar,harus dibiarkan berenang mendekat dulu.


Ituulah saatnya tau mengapa ia masuk ke kamar VIP,yang sudah di sediakan Bos Juna untuk 3 srikandi itu.


Ke tiga pria itu tersungkur di lantai,para B*jing*n itu tidak tau siapa yang sedang di hadapi,bodyguard Bos Juna,


Mereka adalah petinju pilihan,sehingga meninju dengan brutal,ditambah lagi mempunyai keahlian smacdown.


Segera menyeret ke ruangan Bos Juna,dibiarkan mereka dengan luka berdarah darah,dari mulut dan hidung,dan di tali kedua tangan mereka .

__ADS_1


Menunggu di interogasi Bos Juna,siapa di balik perbuatan biad*p ini.


****


Acara telah selesai,semuanya ke kamar masing masing,sebagian tamu undangan juga sudah pulang hanya tinggal tamu dari luar kota saja yang di sediakan tempat menginap.


Firman dan Adit memang minum alkohol tapi sedikit,hanya untuk menghormati tamu tamu yang lain,sehingga tidak sampai mabuk.


"Heran ya Dit,kenapa team kita pada masuk kamar sebelum selesai acara,termasuk Bos Galih".


Mungkin mereka lebih senang menghabiskan waktu untuk istirahat Fir.


Bos Juna langsung ke ruang kerjanya,dimana ada penyusup,yang sudah babak belur oleh tangan Bodyguard nya.


Membuka pintu dan langsung memicingkan mata,duduk jongkok,sembari mencekeram dagu penyusup.


"Katakan siapa yang telah menyuruh kalian merusak acaraku,kalau kalian diam berarti cari mati".


Bodyguard dengan mata melotot mengeluarkan pisau kecil yang mematikan,dimainkan di tangan kekarnya,tawanan mmulai menciut nyalinya.


"Ba...ba...baiklah kami akan terus terang,tapi lepaskan kami??!".


No...nona...Mona,yang membayar kami mencelakai,3 wanita ini,kami di suruh bersenang senang dengan mereka malam ini!!.


Ba*g*at...,orang yang kuanggap sebagai adik dan sahabat tega melakukan ini kepadaku,wanita sialan.


"Leo..".


Cari Mona sampai dapat,seretkemari ,sebelum aku melepaskan para penjahat ini.


terjadi,mona menciumi lelaki yang menjadi tamu kehormatan,Bos Arjuna malam ini.


Mona tersentak,melihat bodyguard Bos Arjuna tiba tiba muncul di kamarnya,mona langsung menampar keras pipi sang bodyguard.


Tak menunggu lama,tubuh indah Mona di seret,diangkat dipinggang satu tangan oleh sang Bodyguard,di bawa ke ruang kerja Bos Arjuna.


"****...kamu mona!!".


Bodyguard tuan Juna,membisikkan rahasia ditelinga tuanya.


"Tuan di kamar miss Mona ada Bos Galih rupanya,dia tidak sadar juga sama seperti 3 wanita itu,diberi obat tidur...".


"what...!!??".


Semakin mengerutkan alis,dan amarah tuan Arjuna membuncah,tidak menyangka seorang yang berpendidikan berbuat hal yang memalukan.


"Mona selama kamu tinggal di luar negri,kamu menjadi wanita memalukan....!!".


"Angkat kaki malam ini juga dari sini!!".


Apa yang aku berikan selama ini,membuat kamu menjadi wanita memalukan.


"Kamu tau siapa mereka,tamu kehormatanku".


"Ma...maaf kak,aku khilaf ..".


"Semua fasilitas aku cabut,keluar...!!".

__ADS_1


Mona menangis,menyesal...!,selama ini Bos Arjuna terlalu memanjakan sahabat yang dia anggap sebagai adik angkat.


Bodyguard mengikuti Mona dari belakang,segera ia mengambil tas ,Bos Galih masih belum sadar,mungkin beberapa jam lagi akan tersadar.


Menghela nafas panjang,Mona menaruh dendam pada Bos Arjuna,memang wanita sialan,sudah di biaya hidup,di angkat derajatnya dari keluarga yang keras.


Bapaknya teman baik Ayah Bos Arjuna,seorang penjudi,ibunya menjadi pembantu,namun Mona tak bersyukur,kesempatan baik di abaikan begitu saja.


Padahal rencana Bos Juna ingin mengajari Mona bisnis,dan memegang resort di kota lain ,namun semua sirna.


****


Obat tidur mulai tidak bereaksi


Gendhis mengucek kedua matanya,Debby dan Fitri juga masih memegangi kepalanya


Di kamar lain juga sadar oleh


"Siapa yang melakukan ini semua.."?!


Segera mereka mencuci muka masing masing ,berganti pakaian,dan duduk dengan amarah .


Debby mengepalkan tangan,beranjak keluar kamar ,mencari Bos Juna,


Bertanya kepada bodyguard ,di mana Ruangan Bos Arjuna .


"Di mana Ruangan Bos kalin....".


Nona saya cuma mengingatkan, Tuan Arjuna baru saja ke kamarnya ,kasian beliau sangat capek.


Apalagi telah menghajar orang suruhan Nona Mona ,baru aja selesai.


Apakah tadi itu apa yang aku alami perbuatan Mona.


Saran saya tanya Tuan saja semua kejadian yang menimpa ,Nona kedua teman nona dan Bos Galih.


"Baiklah aku akan bertanya besok saja ...!!".


Segera membalikkan badan berlalu menuju kamar .


Sampai di kamar langsung menjatuhkan badanya di tempat tidur.


Debby dan Fitri segera mendekat ,kini mereka di satu tempat tidur.


"Apa yang terjadi sebenarnya Debb..!?".


Kalian mungkin tidak akan percaya apa yang aku katakan.


"Apa Debb,..!!"Fitri penasaran dengan apa yang akan dikatakan Debby, demikian juga Gendhis.


Ternyata....Dalang di balik semua ini adalah Mona.


Bos Galih entah diapakan sama wanita itu,beliau juga sama seperti kita dikasih obat tidur.


"kita harus membalas perlakuan Mona...!!".


Baru saja bertemu sudah membikin ulah,awas saja nanti,dari awal kita bertemu aku sudah tidak respek sama Mona,imbuh Debby.

__ADS_1


__ADS_2