
Kembali ke meja kerja dengan perasaan binggung,tetapi aku bersyukur sekali kali ini firasatku salah besar,kukira aku di pecat,ternyata tidak.
Yang membuat aku terkejut,selama ini Bos Galih ternyata mencintaiku!!,sekarang aku harus memilih,Bos Galih apa Bang Sardan...!!.
Keduanyasama sama perhatian kepadaku,tuhan bagaimana ini??!!.
"Hap....".
Tangan Fitri,menutup mataku,sementara Debby, menaruh tanganya di pundakku.
"Ada apa sih, kalian membuyarkan lamunan indahku..!!.Gendis mengerutu.
"Kabarnya bagaimana diskusi di dalam ruangan Bos tadi!!".Tanya Debby...??.
"Kelainan pasti tidak akan percaya...?!.
Sembari membulatkan mata,ketiganya saling bertatapan,seperti seekor kucing sedang mengamati musuh.
"Ayo...Gendis,cepat ceritakan dong..?,jangan buat aku penasaran begini??",sembari merenggek manja,Debby menunggu jawaban Gendhis.
"Baiklah..!!".
Tarik nafas panjang dahulu,biar kalian tidak syok mendengar penjelasanku,apa yang Bos sampaikan di dalam tadi.
Fitri dan Debby menarik nafas panjang,kemudian melepaskan dengan perlahan.
"Kalian tau tidak ,Bos Galih ternyata selam ini menyukaiku,memberi waktu aku tiga hari,untukku berfikir.
Dan dalam waktu tiga hari ,aku...harus sudah punya jawaban,mau atau enggak aku terima cintanya!.
"Bagaimana ini..!?".
Ah...kalau itu aku tidak heran..?!,kamu saja yang tidak peka terhadap perasaan Bos Galih,"benar nggak Fit..".
Iya...,emangnya kamu nggak ngerasa di perhatikan berlebih, dari pada kita kita ini..!?.Fitri berusaha menjelaskan.
"Ah kalian...,kayaknya sama aja deh!?".
Terus yang di rumah mau kamu apakan..??!!.Debby mengernyitkan alis dan mencubit pipi Gendhis.
"Bang Sardan, maksud kalian..??!!".
Siapa lagi...??memang ada cowok lain lagi di rumah lo,selain Bang Sardan..??.
Sepertinya aku tidak menerima cinta keduanya..!!.
Aku masih memikirkan Almayra,aku juga masih belom bisa menerima lelaki lain dalam hatiku,sebenarnya luka di hatiku belum sembuh,aku masih butuh waktu untuk memulihkan nya.
Satu lagi,aku ingin kita menjadi ..."janda tiga serangkai..",ha..ha..ha..ha.
Mata ke tiganya saling melirik,menahan tawa,setelah satu menit berlalu,tawa mereka pecah bersama sama,membuat semua isi ruangan menoleh ke arah ketiganya.
__ADS_1
"Ha..ha..ha..,he..he..he..,xi...xi...xi..".
Suara ketawa mereka yang berbeda beda,mereka tertawa bertiga, seolah olah nggak ada beban.
Adit dan Firman,langsung mendekat..."Ada apa sih kalian..?!",ngak bagi bagi kebahagian ngakak sampai lupa sama kita.
Eh sana sana... kembali ke meja masing masing bisa gawat kita ketauan si Bos Galih,dan kalian berdua nggak usah kepo,ini urusan kaum perempuan,kalau kalian ikut nimbrung apa mau di bilang bencong..??!!.muncul sifat asli Debby yang cerewet.
"Sudah sudah....jangan berdebat..!!".Gendhis berusaha menenangkan dua kubu.
Ya sudah,kita menyingkir dulu kalau urusan wanita,kita mundur saja,enak saja Debby menyebut kita bencong, apa kamu perlu bukti kejantanan kita,biar kamu tau kita bencong apa enggka ??!!.
"Dasar mesum kalian..!!".Debby melotot sambil menunjuk Firman dan Adit.
Deb...makanya kalau ngomong di pikir dulu!!.
"Ya maaf abang abang yang ganteng,kalian kan belom pernah menikah,kami kan sudah berpengalaman,cepat nikah sana,kalau mau gabung sama kita,syaratnya harus jadi duda....ha..ha...ha...".
Soal pekerjaan boleh kita satu team,tapi urusan perempuan kalian jangan ikut ikut,ini bukan ranah kalian..!!.
kalian masih anak anak,meskipun usai sudah tuwir alias tua,tetap kami anggap sebagai adik kita .
Semua perkataan Debby,bentuk kekesalanya
kepada sahabatnya Adit dan Firman,yang suka mau tau urusan perempuan.
*******
"Hai Ndis...?!".
"Nunggu aku ya Bang Sardan..??".
"Kok kamu tau sih...!?".
Habis ini kita jalan jalan Bang,aku mandi dulu,kita makan di Resto,ada resto baru kata teman teman.
kelihatanya kamu capek sekali,istirahat dulu sana,nggaknusah di pikirin jalan jalanya,lain kali bisa,kalau kamu pas hari libur,yang penting kamu jangan sampai sakit.
Enggak apa apa kok Bang,nanti setelah mandi aku pasti segar bugar lagi.
Ya udah aku tiduran satu jam,setelah itu aku mandi,dan kita langsung berangkat.
Oh iya Bang kemana Almayra, kok nggak keliatan,biasanya aku datang langsung berlari ke arahku..?!.
Ketiduran,seharian bermain dan bergurau sama aku,maaf ya ndis sampai baru tidur,nggak mau tidur,dia bahagia banget kelihatanya..?!.
"makasih ya Bang..,udah ngejagain Almayra".
"Ya udah aku mau masuk dulu ya Bang".
Hari ini ketika di Resto,aku mau tanyakan Grndhis gimana pertanyaanku tempo hari,sudahkah ada jawaban,aku ingin sekali segera memiliki Gendhis.
__ADS_1
Betapa bahagianya aku jika Gendhis mau jadi istriku,dan betapa bahagianya aku bisa memiliki anak secantik Almayra,anak yang lucu dan mengemaskan..?!.
Ternyata jadi orang baik itu setenang ini,mudah mudahan nenek Sartijah, kakek Danu dan Nawang tidak mengejar aku lagi.
*******
Satu jam telah berlalu,kedengarnya Gendhis sudah bangun,sedang bergurau dengan Mama Artha dan Gadhis.
Gadhis kamu ikut nggak.. makan malam..??Mama sama Ayah juga enggak apa apa ikut kita,aku dan Bang Sardan mau makan malam sekalian jalan jalan di pusat kota,kedengaranya ada Resto baru viuw nya sangat bagus.
Mama Artha enggak bisa,karena ada undangan, kondangan ke rumah sahabat sekolah dulu!!.
kamu sama nak Sardan,Gadhis dan Almayra saja,lain kali Mama juga ingin ke Resto baru itu..!!.
"Sana Ndis segera bersiap,kasian Sardan nunggu dari tadi..!!".
Tak lama selesai sudah,Gendhis,Gadhis keluar dari kamarnya masing masing berpamitan.
Gendhis memesan taxi onlaine,karena Gendhis belom bisa nyetir mobil.
Segeralah mereka berangkat,dan 30 menit kemudian sampai di depan Resto yang sangat bagus.
Belum lama melangkahkan kaki,mata Bang Sardan terbelalak kaget ,melihat Nawang dan lelaki sedang membayar di kasir,segera aku memegang topi ,agak ke bawah,biar enggak ketauan sama Nawang.
Gendhis langsung memilih tempat duduk,yang berisi 5 orang.
Ndis kamu tau nggak wanita yang di kasir itu!!,
sembari menunjuk,Nawang, lalu membisikkan di telinga Gendhis,"itulah orang yang mau di jodohkan sama aku!!".
"Hah...bagaimana bisa dia sampai di kota".
Apa jangan jangan mereka sudah menyebar ke kota,ini..!!.
Tenang saja Bang mereka sudah pergi,sekarang sementara kita aman,kita menikmati makan malam dulu.
Kak Almayra mengajak main di ayunan itu ...!!.
"aku ajak ke sana dulu ya..??".
Ya sudah jangan jauh jauh kita masih belom aman,sebelum gerombolan Nenek Sartijah,kakek Danu dan Nawang tertangkap..!!.
Kesempatanku menanyakan tentang perasaan Gendhis terhadapku!!.
Ndis,sembari nunggu makanan di sajikan,bolehkah aku menanyakan yang kemarin sempat aku tanyakan ke kamu...??.
Mau nggak kamu jadi istriku...??.tanya Bang Sardan
Maaf Bang ya ...bukanya aku menolak,siapa sih yang nggak suka sama Bang Sardan,??.
Ganteng,pengertian...,baik pokoknya semua ada pada Abang deh,tetapi maaf aku masih belom bisa menyembuhkan lukaku..??,jadi anggap aja aku adik Bang Sardan,selain itu aku juga fokus membesarkan Almayra.
__ADS_1
Makanan sudah datang,aku menghoyangkan lamunan Bang Sardan,sembari ku tepuk tepuk pundaknya.