
Pov (Debby)๐๐๐๐
Tring....tring....tring....
"Assalamualaikum mak"Debby menelfon mamaknya memberi tau kalau dirinya mengalami musibah,tetapi Debby berusaha menguatkan mamaknya yang gampang sekali mewek,mak umi adalah mamak dari Debby dan Debby memanggil ibunya dengan sebutan mamak.
"Mak maaf baru ngasih kabar ,Debby sedang mengalami kecelakaan kecil,tetapi tidak terjadi apa apa,hanya luka kecil dan habis ini mau pulang...".Sebenarnya Debby menahan tangis karena luka luka di bagian tangan dan luka di dadanya akibat tetpental sana sini waktu mobil terbalik berulang,ulang,namun ia tak mungkin bilang itu sekarang kepada mamaknya takut keluarga khawatir.
"Ya tuhan nak...benar kamu tidak apa apa,bagaimana kalau pamanmu menjemput kamu di sana kasih sharelock nya biar kami jemput,pakia mobil siapa kamu nak,apa mobil kami sendiri ".
Baiklah mak aku kasih sharelock,ceritanya panjang nanti kalau kita ketemu aku cerita kronologis nya,sekarang paman suruh jemput aku di rumah sakit,tetapi kami masih mau berangkat ke rumah sakit!.
"Haduh aku harus telefon paman nya Debby,",gerutu mak umi ngomel sendiri setelah mematikan telefon mak Umi langsung memencet no pamannya Debby
"Sudah deh...!!dengar Debby kecelakaan kakiku langsung lemas,bakalan bolak balik ke kamar mandi pip*s terus,meskipun lukanya sedikit menurut Debby, tetapi namanya kecelakaan gak bisa mikir lagi aku...".terus berjalan meraih ponsel di nakas tempat tidur sambil gemetar.
*****
Pov ( Gendis)
Sementara semua keluarga Gendhis di rumah sakit dan di rumah semua mengkhawatirkan Gendhis,kenapa tidak ada kabar berita dari semalam sampai pagi ini,semua di telefon nggak diangkat.
"Kemana anak ini nggak ada kabar berita".Mama Artha mondar mandir melihat ke arah pintu,Bang sardan memegangi kepalanya ikut panik memikirkan wanita pujaan,pemikiranya aneh aneh,apakah dia bersenang senang?ataukah ada hal lain?.
Tring.....tring....dret...,dret.....
Segera mama memencet tombol bergambarkan whatshap.
"Assalamualaikum ma..".
"Waalaikumsalam ..".
"Ndis, kemana saja kamu semalaman sampai pagi enggak pulang,nggak ada kabar berita!!".mama Artha memberondong dengan pertanyaan yang banyak?.
Ceritanya panjang ma..,kalau aku sudah di rumah sakit nanti tak ceritakan kronologinya!!.ma aku mengalami kecelakaan,tetapi mama dan keluarga jangan khawatir aku baik baik saja nggak parah ,cuma luka luka kecil,setelah mobil ambulan datang aku Segera minta di rawat di dekat bang sardan,biar Mama dan keluarga nggak repot mondar mandir.
__ADS_1
Apa ma..?tanya Bang Sardan kaget,karena handphone sengaja di loud speaker, terdengar jelas Gendhis bercerita.
"Bang sardan jangan kaget gak apa apa kok bang beneran..!".timpal Gendhis dari handphone.
Ya sudah ma ya sampai nanti..!,ini mobil ambulan sudah datang!.
Sebenarnya badanku berasa mau remuk dari ujung kaki ,sampai kepala sakit sekali,tetapi aku berkata baik baik saja biar orang orang tidak khawatir.
"Aduh....sakit sekali kakiku perih ",dengan kaki jinjit Gendis berdiri,segera di bantu suster yang kebetulan baru datang.
****
pov( Fitri ).
Lain lagi dengan Fitri belom ngomong sudah menangis sejadi jadinya,kami berdua berusaha menguatkan dan menyuruh perawat memberi waktu sebentar.
huwa...huwa...huwa...sakit...sakit...hiks...hiks...hiks....
"Hus....Fitri jangan nangis kayak gitu...,nanti keluarga kamu kaget semua,kami saja ikut kaget lihat tangisan kamu,kita harus kuat sebagai wanita,ini sekaligus pengalaman supaya kita bisa menghadapi hal hal yang lebih sulit dari masalah kita saat ini,tetapi jangan sampai kejadian ini terulang lagi..!!".Nasehat Debby ada benarnya juga karena ulah Fitri yang masih ke kanak kanakan.
"Sabar Fit,pasti kita bisa melaluinya,maklumlah Debb Fitri baru sekali ini mengalami musibah,beda dengan kita bisa di bilang kita sudah lelah dengan perkara seperti ini sehingga kita bisa melaluinya",Gendhis berusaha merangkul sahabatnya Fitri.
Di kantor Bos Galih, kebingungan sebentar lagi meeting di mulai,Bos Arjuna juga sudah datang di tempat meeting.
"Pagi semua ..".sapa Bos Juna.
"pagi Bos..!!".Bawahan Ketiga srikandi menjawab sapaan Bos Juna.
Bos galih menyalami Bos Arjuna dan memberi kabar tentang Debby,Fitri, Gendhis tidak ada kabar berita.
"Maaf,bukankah kemarin mereka bertiga bersama anda Tuan Arjuna!?".Tanya Bos Galih lirih.
"Memang semalam kami ber empat bertemu makan-makan dan ngobrol sampai malam ,setelah itu mereka aku antar ke rumah sakit, karena aku jemput juga di rumah sakit tersebut, mobil Debby di parkir disana, katanya ada saudara Gendhis sedang dirawat di sana!!".
Bos Arjuna berusaha menjelaskan
__ADS_1
Aku kira mereka sudah siap di meja ini karena kemarin kita sudah sepakat ketemu lagi waktu meeting pagi ini..!.kata Bos Arjuna.
Tring....tring....telefon kantor berbunyi...Adit segera mengangkat.
"Hallo...assalamualaikum "
"Waalaikumsalam...eh!Ndis kami semua menunggu kalian bertiga kenapa sih nggak menghubungi kami,dimana kalian cepat ke kantor,meeting segera di mulai"Adit terus mengomel tanpa memberi kesempatan Gendhis menjelaskan.
"Eh...dit...tunggu dulu aku jelasin!,Kami ada musibah yang pasti kalian di sana kaget,pertama kami mengalami sedikit kecelakaan,kedua kami di kasih obat bius lagi siapa lagi pelakunya kalau bukan Mona,ceritanya panjang, nanti saja kalau kita ketemu aku jelasin semuanya,sekarang makanya aku telefon ngasih kabar biar kalian nggak penasaran dengan kami bertiga..!".
"Apa ...?perempuan sialan itu lagi penyebabnya".
Adit mengepal tanganya dan meninju meja di ruang kerjanya,agak jauh dari tempat meeting,ia pun segera keluar dan masuk ruang meeting dan menjelaskan pada semuanya yang akan melakukan meeting pagi ini.
Pak kita batalin saja meeting hari ini,kita tunda dulu,Gendhis,Debby dan Fitri sedang kena musibah,mereka di aniaya Mona lagi,sekarang mereka di bawa ke rumah sakit sama dengan bang sardan di rawat di rumah sakit itu,mereka bertiga mengalami kecelakaan pokoknya ceritanya panjang menurut keterangan Gendhis tadi.
"Apa...".
Bos Arjuna dan Bos Galih beradu pandang secara Spontan mereka juga panik dan kaget.
"Ya tuhan kali ini harus di penjarakan Mona dan teman temanya..",Bos Galih membuang muka dan menghempaskan suara kasar dari mulutnya,sorot matanya menampakkan kekecewaan,kebencian terhadap Mona.
Ini pasti mama yang sudah memfasilitasi Mona,huh.....kesal sekali aku sama mama,batin Bos Arjuna dalam hati.
Kita segera ke rumah sakit melihat kondisi mereka bertiga,timpal Bos Galih.
Segera Bos Arjuna menelfon mamanya dan menanyakan tentang bagaimana bisa Mona dapat bergerak,sedangkan Bos Galih mengetahui keuangan Mona sedang tidak baik baik saja.
Bos Galih merasa kecewa dengan Bos Arjuna dan adik angkatnya itu,sejak ada adiknya itu berdampak ke tiga srikandi kena masalah bertubi tubi.
"Kali ini mereka harus di penjarakan".
Bos galih menatap tajam ke arah jalanan sembari mengepalkan kedua tanganya,Adit dan Firman hanya mengangguk tak berani bersuara,melihat kemarahan Bos nya sudah memuncak.
******
__ADS_1
Semua telah berada di rumah sakit,para korban juga sudah di evakuasi dan Mona beserta temanya kritis semua.
Mama Bos Arjuna rupanya mau ke rumah sakit juga mau meminta maaf kepada Gendhis,Debby dan Fitri,atas perlakuan putri angkatnya,hal itu di ketahui dari Bos Arjuna yang berbincang bincang dengan Bos Galih di ruang tunggu,Adit dan Firman hanya diam mengamati tak berani menimpali satu kata pun.