Titik Lelah Seorang Wanita

Titik Lelah Seorang Wanita
Part 39 Isi Hati Nawang


__ADS_3

*******


Untung saja,Nawang dan Ken tidak melihat,Bang Sardan,Gendhis,Gadhis dan Almayra,ketika di resto tadi,dan mereka terselamatkan.


Nawang dan Ken sudah berada di kasir ketika mereka datang,tidak menyadari,Kedatangan mereka.


Nawang semakin lengket sama Bang Ken,di tengah perjalanan pulang,setelah makan di Resto,Nawang ingin mengutarakan perasaan cinta,sayang,yang begitu besar,kepada Bang Ken.


Yang datang tanpa permisi,tidak bisa lagi di ajak kompromi,hati yang mengebu ngebu ini , harus segera di sampaikan kepada Bang Ken.


"Bang Kita berhenti sebentar...saja..!!",pinta Nawang.


"Kenapa..? kamu mau ke toilet...??",tanya Bang Ken.


Enggak...Bang...ada sesuatu yang harus aku omongin,penting banget...?!.


Segera Bang Ken mencari tempat yang aman untuk memarkir mobilnya,tepat di dekat jalanan yang biasa anak anak pacaran berderet....,tetapi kebanyakan membawa sepeda,hanya beberapa orang yang membawa mobil.


Sepertinya aman di sini,dan banyak anak nongkrong,"Sekarang kamu mau ngomong apa..??!!".


Kita sudah keluar lama,aku nggak enak Sama kakek Danu..?!.Bang Ken berusaha menjelaskan ke Nawang.


Bang maaf kalau selama ini aku kasar sama Abang,aku suka emosional,aku menyesal.


Bang Ken tersenyum lebar, melihat tingkah Nawang.


Nawang segera menariktangan Bang Ken,


dan meminta maaf,dan tak melepaskanya lagi!!.


"Hay kenapa kamu ini....".Tiba tiba tidak melepaskan genggaman tanganku,apakah kamu takut sesuatu....?!,sini aku dekap?!.


"Ah.....!!!,Bang Ken kenapa kamu tidak peka..??".


Aku benar benar tidak mengerti,apa maksudmu Nawang..??


Segera Bang Ken ,melepaskan pelukan nya.


"Bang mulai sekarang,aku mencintai kamu,aku sayang kamu,pokoknya aku tidak mau jauh..jauh dari kamu !!".


Dengan mata membulat,badan membeku di tempat,kagetnya bukan main,Bang Ken,mendengar pengakuan Nawang,dari dulu di kejar,tetapi judesnya minta ampun...!!.


Sekarang Bang Ken,sudah menyerah,hanya menganggap Nawang sebagai adik.


Tetapi kesempatan ini tidak boleh di sia siakan.


"Deg.....".


Perasaan itu bergejolak kembali,segera Bang Ken menarik tubuh tanganNawang,mengajaknya keluar,dari mobil.

__ADS_1


Bersandar di depan mobil sembari melihat bintang bermunculan,menarik tubuh Nawang,mendonggakan...wajah nawang,kini keduanya hanya terpaut beberapa inci saja,mata mereka menatap satu sama lain,tanpa berkedip.


Bang Ken,kenapa aku baru kali ini jatuh cinta,kepada abang,"jangan tinggalin aku ya Bang".


Bang Ken menganggukkan kepalanya mengecup kening Nawang,dan memeluknya erat.


"kalau kamu benar benar mencintai aku,


ada satu syarat yang kamu harus rubah".


"Apa itu Bang Ken...?!".


Kamu harus bersikap lemah lembut,jangan egois,hilangkan sifat kasarmu.


"Baiklah...",aku akan belajar menuruti semua permintaan mu Bang!.


Bang Ken melepas jaketnya,memindahkan ke tubuh Nawang, yang hanya memakai,atasan singlet,angin semakin malam semakin dingin.


keduanya memadu kasih,seakan akan dunia milik mereka berdua,tanpa menghiraukan orang di sekeliling nya,tetapi untungnya Bang Ken,bisa menahan hasratnya.


"Ayo kita pulang Nawang,hari semakin larut".


Bagaimana dengan nenek Sartijah, tujuan kita ke sini kan,mencari Bang Sardan Bang Ken, dan membawanya pulang,tanya Nawang...??.


"Tetapi aku sudah tidak perduli lagi sama Bang Sardan ,hatiku telah memilihmu Bang Ken!!".


"Bagus Bang idenya,aku setuju",kata Nawang.


Bang apa kita insyaf saja,kita buka lembaran baru,aku akan meminta kakek untuk menikah kan kita,kita hidup bahagia di kota,dengan anak anak kita kelak,kalau sama tuhan kita di beri momongan.


Kakek sebenarnya orang baik,hanya saja nenek Sartijah yang selalu memprofokator Kakek!!.


Bang kita beri tanda pohon ini,aku ingin selalu ke sini di tanggal dan bulan kita jadian hari ini,tidak menyangka kita jadian di tempat ini,meskipun tidak seindah di atas bukit,padebokan Kakek Danu,tetapi tempat ini menjadi memori yang tak terlupakan!!,


pinta Nawang kepada Bang Ken.


Segera dua insan yang jatuh cinta meninggalkan tempat,dengan pemandangan yang indah di kota ini,tempat yang tak akan pernah dilupakan, bahkan mereka menandai dengan nama keduanya,setiap tahun mereka berangan angan,ingin merayakan di tempat ini.


Setelah satu jam perjalanan,sampailah di depan rumah,pintu pagar segera di buka oleh salah seorang murid kakek Danu.


Segera peganggan tangan yang dari tadi jari jemari menyatu,kini sengaja di lepaskan dengan berat hati,Bang Ken secepat kilat mencium kening Nawang,dan sebaliknya Nawang mencium pipi Bang Ken dengan secepat kilat juga.


Senyum merekah di kedua bibir pasangan ini,segera di akhiri,nenek Sartijah tiba tiba datang,dan memandang kami berdua,untung saja kami sudah mulai berakting.


"Lama sekali kalian..!!".


"Dari mana saja..??".


Aku yang mengajak Bang Ken jalan jalan nek,sungguh indah nek kota ini,aku sangat betah di sini,dan rasanya enggan balik ke padebokan!!.

__ADS_1


Bang Ken langsung menundukkan wajah,sembari membawa barang belanjaan Nawang.


"Banyak sekali belanjaanya..!?".tiba tiba Kakek Danu muncul dari depan.


Iya kek,bagus bagus banget,aku juga belikan untuk kakek dan nenek!!.


"Dasar Nawang ,anak Desa turun ke Kota ..".hardik kakek Danu.


"Kek aku mohon aku mau tinggal di kota".


"Boleh ya....???".


"Ada syaratnya,kalau kamu benar benar mau tinggal di kota ini..!!".


Apa kek,aku akan selalu memenuhi perintah kakek..??.


Syaratnya kamu harus menikah terlebih dahulu,baru aku bolehin kamu tinggal di kota..!!.


Baik kek,aku bersedia..!!.


Nenek Sartijah tersenyum bangga ,dipikiranya,


Nawang masih mencintai Sardan.


Ken segera ,susun rencana, dari mana dulu kita telusuri,kamu sudah punya info Baru mengenai Sardan ..??.


"Sudah Kek...!!".


Eh....Bang Ken,aku mau ngomong sesuatu penting..!!


Abang nggak usah urusin,Bang Sardan lagi,kita kan udah janji,mau jadi orang baik..!.pinta Nawang.


Aku akan mengkondisikan kakek,kita harus cari cara menjelaskan semua ini ke kakek,tanpa sepengetahuan nenek Sartijah..!!.


Bang aku ingin kita segera halal,aku nggak mau. jauh jauh dengan Abang Ken,!!.


Tiba tiba Kakek Danu menyela pembicaraan Nawang dan Ken.


Apa yang sebenarnya kalian rencanakan,apa ini tentang Sardan...!!,tenanglah Nawang semua keinginanmu, akan segera terwujud!!.


Nawang dan Ken beradu pandang,ingin segera mengatakan apa yang sebenarnya terjadi,namun takut kedengaran nenek Sartijah dan murka.


Kek ada sesuatu rahasia,apakah kakek bersedia kita makan di restoran tanpa nenek Sartijah...!!


Untuk masalah nenek sartijah nggak usah di fikirkan,aku akan menanganinya dengan baik,katakan saja...!!.kata kakek Danu.


"Tidak tidak ini sangat rahasia,hanya aku kakek dan Bang Ken yang boleh tau..".


Baiklah tunggu malam ini ketika nenek Sartijah ketiduran,kamu naik ke lantai 3,nenek sartijah nggak bakalan,mendengarkan rahasia apa yang kita bicarakan nanti!!.

__ADS_1


__ADS_2