
Siang telah berganti malam. Nenek mondar mandir menunggu kedatangan Pedro dan Acong ,sayangnya yang di tunggu takkan kembali lagi.
Sialan..! di telefonpun no nya sudah tidak aktif lagi, apa jangan- jangan mereka berdua sudah di tangkap.Tapi kenapa tidak ada kabar berita sama sekali.
Aku harus segera menelfon Nawang satu satunya orang yang mau menerima aku saat ini hanyalah Nawang.Nenek terus saja berfikir kira kira siapa yang mau menolong dirinya saat ini.
Tring.....
Tring.....
Tring....
Hallo ....
"Assalamualaikum nek ini nenek kan..!?".Timpal nawang ia mulai menanyakan keberadaan Nenek Sartijah.
"I...iya benar ini Nenek...!?".Jawab Nenek dengan nada gugup.
"Nenek dimana kenapa baru ngasih kabar.Cepat Nenek beritahu biar aku jemput sama bang Ken!?".
Kamu sudah mengetahui apa yang aku alami.Tetapi kamu janji jangan bilang kepada siapapun termasuk pihak yang berwajib.
Iya...iya...nek .Itu kita fikirkan nanti yang penting sekarang nenek ketemu dulu sama aku.Nanti kita sama sama cari jalan keluarnya.
Nawang pun binggung mondar mandir sembari menerima telefon dari nenek.Dia berbicara sembari menggigit ujung jari kukunya.
Aku menginap di dekat rumah Almarhum Sardan ada guest house .Rumah cat warna oranye dan putih .Di situlah aku sekarang cepat sebelum ada orang yang mengetahuinya.
Segera Nawang memasuki kamar, Ken sedang terlelap "Bang...bang, bangun....! aku binggung harus bagaimana menghadapi nenek yang sedang kebingungan sendirian di dalam pengginapan...!?".
Bang Ken mengernyitkan dahi dan berusaha membuka matanya, meskipun sulit tetapi ia tetap berusaha duduk dan membuka matanya perlahan lahan.
"Pengginapan...?. Ngapain nenek pakai nyewa pengginapan...!?".Tanya Bang Ken kebingungan serta heran.
Jadi begini bang....sebelumnya aku memang sudah curiga, aku belum bicarakan ini sama abang.
Aku curiga bahwa yang mempunyai rencana jahat ke Gendhis adalah nenek Sartijah. Ternyata dugaanku benar bang neneklah pelakunya.Bagaimana bang menurut abang apa yang harus aku perbuat sekarang..!?".Tanya Nawang.
__ADS_1
Kamu gak usah binggung kita serahkan saja kepada pihak yang berwajib. kamu harus mengerti sayang..! seumpama kejadian ini menimpa kamu bagaimana?..jadi menurut aku bahaya juga nenek Sartijah.Titah bang Ken.
"Benar juga katamu bang. Jadi kita harus berpura-pura baik dulu . Nanti bagaimnalah kita atur sama pihak yang berwajib supaya tidak ada dendam antara nenek Sartijah dengan kita..!?".Penjelasan bang Ken.
"Aku telefon Si Gendhis dulu minta pendapatnya kira kira baiknya bagaimana karna jujur bang aku binggung banget.Disisi lain nenek udah percaya sama aku.Di sisi lain Gendhis harus dapat keadilan....!?".
Tring....
Tring....tak menunggu lama Gendhis segera menganggkat handphone nya.
"Hallo iya Nawang ini aku...! .Bagaimana ....? sudah ada kabar..!?". Tanya Gendhis...
"Ada kabar baik...!. Nenek sudah menghubungi aku, sekarang ada di tempat yang aman dugaan kita benar dialah pelakunya. Tetapi hal buruknya kalau sampai nenek mengetahui aku pelapornya atau aku yang ngasih berita.Bisa dimusuhi aku...! ?".Kata Nawang.
"Baiklah kalau itu yang menjadi persoalannya kita pura pura enggak tau saja.Polisi harus membuntuti kamu dan kamu harus pura pura ditangkap juga...! bagaimana..!?".tanya Gendhis.
"Ok kak ...! aku setuju aku minta no pak polisinya buat aku bicara per telefon saja.Supaya tidak ada kecurigaan terhadap orang orang...!?".Jawab Nawang.
Aku kirim ke no whatshap kamu.5 menit cek saja udah masuk no telefon pak polisi yang menjagaku.
"Baiklah kak terima kasih ya .. suaranya..!?".Timpal Nawang.
" Iya benar ini siapa ya...!?". Tanya pak polisi
"Saya Nawang anak angkat nenek Sartijah juga,ada hal yang harus saya bicarakan mengenai nenek Sartijah..!?".Imbuh Nawang kepada pak polisi.
"Baiklah ini akan saya buatkan laporan mengenai tersangka anda datang ke kantor..!?" . Timpal pak polisi.
Oh iya pak nama bapak siapa nanti kalau saya sudah siap saya akan mencari bapak .Tanya Nawang kepada pak polisi yang di telefon nya.
Nama saya pak Suyono panggil saya Yono nanti bisa tanya di pos jaga depan kalau mencari saya.
"Iya pak terima kasih atas waktunya. Tetapi ada hal yang saya perlu sampaikan .Saya tidak mau keterangan saya ini nanti membuat hubungan saya sama nenek sartijah berakhir...!?".Nawang memperjelas maksudnya.
Kalau begitu aku saja yang kerumah ibu Nawang. kita atur rencana penangkapan seolah olah bukan keterangan dari Ibu.Imbuh Nawang kepada pak polisi yang bernama Yono itu.
"Siap pak ...!". Atur saja bagaimana baiknya yang terpenting pesan saya tadi. Seolah olah pak polisi bukan mengetahui dari saya.
__ADS_1
****
Pak polisi segera membentuk tim dan menuju kediaman Nawang...! .Sementara Nawang dan Ken sudah bersiap siap menunggu pak Yono datang .
Mobil sedan telah tiba di depan rumah segera satpam membukakan itu pagar. Nawang dan Ken sudah mondar mandir dari tadi , tak menunggu lama pak Yono segera mengajak musyawarah di ruang tamu Nawang.
Semua telah tersusun rapi, Nawang dan Ken berangkat duluan menemui alamat yang di kasih tau nenek Sartijah.
"Aku berangkat duluan ya pak . Nanti 10 menit pak polisi langsung grebek kita.....! pura puranya...!?".Pamit Nawang yang mengulangi perintah pak polisi tadi.
"Siap bu silahkan segera berangkat kami menyusul...!?".Perintah pak polisi.
Mobil berangkat beriring iringan 30 menit sudah pak polisi berhenti dan menepi...! sementara Nawang dan Ken melanjutkan perjalanan ke arah nenek Sartijah.
"Guet house Aisyah (penginapan syariah)..!. Ini bang penginapanya sesuai petunjuk nenek di gambar whatshap yang di kirimkan nenek.
Benar saja segera nenek Sartijah keluar dari persembunyianya. Nenek dengan panik menarik tangan Nawang ke dalam kamarnya.
"Nek benar ini semua rencana nenek..?!".Tanya Nawang dengan mata membulat seakan masih tak percaya.
"Be...benar aku sangat kesal pada Gendhis. maksudku biar kapok masa aku yang merawat Sardan ujung ujungnya dia yang keenakan dapat rumah itu..?. Harusnya kan aku nak...?!". Timpal nenek Sartijah
"Nek....tapi kak Gendhis kan baik orangnya...!.Coba nenek fikir rumahnya juga disuruh nempatin nenek . menurut kak Gendhis nenek sudah di anggap neneknya sendiri sama kak Gendhis...!?".
"Ayolah nek sudahi pertikaian ini nggak ada gunanya...!. Nenek kapan lagi kita bertaubat kalau nggak sekarang...!?".Sembari menggerutu Nawang berucap.
Tiba tiba nenek Sartijah memeluk Nawang dan menangis tersedu sedu.Menginggat nenek sangat menyayangi Nawang.
Terdengar suara mobil berhenti di belakang mobil Nawang. Dua orang polisi menyamar berpakaian bebas bukan seragam .
Pintu diketuk oleh seseorang yang memakai pakaian serba hitam . Nawang segera membukakan pintu dan ternyata setelah pintu di buka . Tanda penggenal dan surat penangkapan di bacakan.
"Maaf kalian kami tangkap..!. Perkenalkan nama saya Suyono ini rekan saya Cahyo. Kami berdua ditugaskan menangkap kalian yang sudah mencelakai saudara Gendhis,Debby dan Fitri...!?".Dan ternyata itu adalah pak polisi.
Sembari membacakan surat keterangan untuk penangkapan.Mereka berdua menunjukkan surat tugas dan lencana kepolisian mereka. nenek semakin gelisah .
"Maaf pak saya nggak ikut ikut, saya kesini cuman menjenguk nenek saya..!. saya berani bersumpah..!?"..Nawang berkedip ke pak polisi dan memulai dramanya.
__ADS_1
"Soal itu nanti ibu jelaskan di kantor polisi..!?".Timpal polisi berpura-pura pura ke Nawng.