Titik Lelah Seorang Wanita

Titik Lelah Seorang Wanita
Part 69 pov Debby


__ADS_3

****


Debby mengetahui bahwa nenek Sartijah adalah pelaku sebenarnya. Dan menurut beritanya Debby dan Fitri bukan termasuk sasaran, sasaran utama adalah Gendhis dan Almayra.


"Mak sungguh tega nenek Sartijah memperlakukan Gendhis dan Almayra. Mereka adalah teman, Sahabat terbaikku Almayra juga sudah aku anggap seperti anakku sendiri...!?".Debby bercerita kepada mamaknya dengan raut muka kesal dan benci.


"Sebenarnya sasaranya cuma Gendhis dan Almayra to Debb...., Kenapa kamu nggak pulang waktu itu ..!?" . Tanya mak Umi mamaknya Debby.


"Iya mak tetapi ini semua memang sudah apes kami mak. Gendhis menyuruh kami tidur di sana untuk membantu persiapan nenek menempati tulah pemberian almarhum, tetapi malah kami yang dapat kejutan mengerikan dari nenek...!?".


"Tetapi alhamdulillah Debb kamu masih di beri keselamatan oleh tuhan, masih di beri kesempatan hidup lebih baik..!?".Mak umi juga bersyukur Debby selamat.


Tok...


Tok...


Tok...


"Assalamualaikum ..!".Ternyata sang pangeran yang dinanti nantikan Debby datang yakni Tuan Arjuna.


"Waalaikumsalam ..!". Jawab Debby dengan senyum sumringah dan terlihat senyum dari kedua sudut bibirnya terlihat gigi gingsulnya.


Bos Arjuna masuk sembari membawa bunga dan buah buahan. Sungguh banyak oleh olehnya untuk Debby.


"Terimakasih Bos sudah repot repot membawa oleh oleh sebanyak ini..!?".Debby merasa tersanjung di perhatikan oleh Bos Arjuna.


memang tidak tanggung-tanggung Bos Arjuna membawakan Debby .Ada jeruk , apel, anggur, kelengkeng, dan masih banyak lagi ...!.


"Aku ke sini tidak hanya itu Debb....ada sesuatu yang ingin aku bicarakan..!, mengingat usiaku yang sudah dewasa waktunya berumah tangga...!?".Bos Arjuna menjelaskan selain menjengguknya ada hal.lain yang harus di sampaikan.


Debby mengernyitkan kening dengan apa hubunganya...? penjelasanya barusan apakah ada wanita lain sehingga dia mengatakan itu...!, membuat Debby jadi bersedih dan senyumnyapun sirnah begitu saja.


"Lantas kenapa bapak bercerita kepada saya, menjelaskan supaya saya tidak berharap kepada bapak lagi...? karena saya mempunyai rasa terhadap bapak..!?". Pertanyaan Debby yang tak ada jedanya membuat Bos Arjuna menahan tawa karena kecemburuanya yang tak bertuan🀭🀭


"Eh...aku belom selesai ngomong ....nona cantik ....udah marah-marah ...!?".Bos Arjuna tak tahan menahan tawanya....yang kini pecah di tengah kecembutuan Debby.

__ADS_1


Mak umi ikut plonga-plongo mendengar ucapan pak Arjuna...!, dan tingkah lakunya.


"Debb maukah kamu menjadi pendamping hidupku..!?". Tanya Bos Arjuna....yang sontak mengejutkan semua yang ada diruangan kamar rumah sakit.


"What...??".Dengan membulatkan mata Debby seakan tak percaya apa yang di katakan Bos Arjuna.


"Bapak bercandakan...!?". Masih tak percaya.


Aku akan membuktikan di depan semua keluargamu. Supaya kamu percaya..!.beberapa hari ini aku tidak bisa tidur selalu terbayang tingkah lucu dan gayamu Debb, mungkin ini yang dinamakan jatuh cinta.


Bos Arjuna mengeluarkan sebuah cincin yang berinisial D dan A . Menandakan namanya dan nama Debby, Benar benar suatu kabar yang bahagia tak hanya Debby tetapi semua keluarga termasuk Mak Umi.


Dengan suara bergetar dan tangis haru Debby mengusap dan berkata kata kepada Bos Arjuna.


"Aku mau pak ....kapanpun siap insyaallah aku akan menjadi istri yang setia dan nurut sama bapak...!".Diusapnya airmata haru dari wajah Debby dan keduanya saling berpandangan seolah olah dunia milik mereka berdua.


"Ehem.....!".Suara mak Umi membuyarkan


kemesraan mereka.Dihalakan dulu kali ya..🀫🀫


Debby sungguh merasa sehat dan senang mendengar berita ini.Bos Arjuna dengan antusias mengupas buah apel memotongnya kecil kecil dan menyuapinya.


Tak henti hentinya bersyukur dalam hati. Alhamdulillah ya Alloh engkau telah mendengar doa doaku selama ini .


Inilah apa yang dikatakan pak Ustadz kun fayakun "Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: "Jadilah!" maka terjadilah ia".


Alhamdulillah juga aku di beri panjang umur mungkinkah ini hari dimana aku diberi kebahagiaan yang tak terduga terima kasih tuhan.


Kenapa sayang kamu terdiam melamun, apa yang engkau fikirkan. Debby hanya bersyukur tak mampu berkata kata...! apalagi Bos Arjuna semakin mesra memperlakukan dirinya yang hanya karyawan biasa.


"Aku ragu akan cintamu bang, apakah ini nyata...dulu kamu mencintai Gendhis sekarang apa benar abang Juna benar benar serius sama aku...!?".Tanya Debby yang tiba-tiba teringat Gendhis yang pernah di cintai bang Juna nya.


"Debb itu dulu semenjak aku mengetahui hatimu padaku. Aku jadi enggak bisa ngelupain kamu soal Gendhis dikesampingkan ya Debb jangan fikirkan itu lagi. pokoknya hatiku padamu..!?".Bos Juna mencubit pipi Debby.


"Hey....sakit tau...! ini kan baru sembuh lukanya saja baru menggering...!".Teriak Gendhis.

__ADS_1


"Maaf... maaf sayang sini kuobati..!".Ciuman mendarat di pipi Gendhis dengan pelan seperti mencium bayi baru lahir. Membuat Debby tersipu malu dengan kelakuan Bos Arjuna.


"Cepat sembuh ya sayang segera kita laksanakan pesta pernikahan kita. Mama Evelin juga sudah setuju dengan rencanaku, tau nggak dia berdoa dan berharap semoga cepat menimang cucu...!?". Dengan perasaan gembira Bos Juna menceritakan rencananya.


"Secepat itu Bang...!". Tanya Debby singkat.


"Assalamualaikum ..". Tiba tiba muncul Gendhis menghampiri mereka dibantu Gadhis dengan kursi rodanya.


"Waalaikumsalam ..".Sontak jawab mereka semua yang ada di dalam kamar, Debby, Bos Arjuna, Mak Umi dan keluarga Debby 3 orang.


"Wah...wah...pagi-pagi sudah di jenguk sang pangeran..!?".Gendis meledek Debby dan Bos Arjuna.


Debby tanpa basa basi langsung mengabari Gendis dan Gadhis kabar bahagia yang tak dapat di bendung lagi.


"Ndis kami sudah jadian ...!?". Sembari melibatkan cincin yang melingkar di jarinya dan mengangkat tangan Bos Arjuna ke arah mereka berdua.


"Alhamdulillah...! aku turut senang dengarnya segera dilangsungkan aja Debb...semoga segera terlaksana ya Bos Juna . Selamat untuk kalian berdua ya...!?".Gendhis dan Gadhis ikut senang dan gak nyangka secepat ini.


Pingin juga cepat lihat ponakan kalau sudah begini..!?". Gendhis sangat gembira sekali melihat sahabatnya berbahagia dengan orang yang diidam idaman.


"Ndis kamu kapan nyusul kami..,secara Bos kita sudah nunggu sejak lama sekali masa nggak peka sih loh..!?. Debby mengajak Gendhis supaya segera mengikuti jejak mereka.


"Ah...aku mah belum kepikiran kesana ...!?. Nanti saja, masih menikmati kesendirianku dulu pokoknya aku ingin lihat kalian segera menghalalkan hubungan ini dan punya momongan..!?".Timpal Gendhis mengelak permintaan Debby.


"Hem...dasar luh Ndis masih aja jual mahal. Kasian Almayra butuh papa yang selalu ada untuk dia .Secara papanya nggak begitu perhatian...!?".Cibir Debby.


Bang Dewa mungkin sibuk tau sendirilah dia sekarang kekurangan ekonomi jadi harus banting tulang, dia juga punya anak bayi kan.Timpal Gendhis.


"kamu itu masih saja belain Dewa yang sudah nyakitin kamu. kalau aku nggak akan mengampuni lelaki seperti itu..!?". Debby menasehati Gendhis


Bukan membela bang Dewa, Debb..! kalau aku intinya kita udah putus ya sudah mungkin bukan jodoh yang bagus kita jalin silaturahmi. Bagaimanapun Bang Dewa ayahnya Almayrakan.


Ndis kira ganti topik ke permasalahan kebakaran di rumah loh. Sungguh tidak di sangka nenek Sartijah pelakunya . Alhamdulillah banget udah terbongkar.


"Aku sudah lelah dengan masalah nenek Sartijah. Kita pasrahkan saja sama pak Yono . Setelah kita semua sembuh kita ke Pulau Bali...!".Timpal Gendhis.

__ADS_1


"Bisa aja kamu itu...! karna kita kan ada kerjaan di sana..! Bos Galih sudah mengirimkan pesan Whatshap ke grup kita...ha...ha...!?".Tawa pecah Debby yang meledek Gendhis.


__ADS_2