
Hari ini adalah hari yang mendebarkan bagi Bunga dan kawan-kawan, pasal nya hari ini mereka harus menyetor hafalan surah Al-Mulk. Bagaimana pun mereka masih ada yang belum siap dengan hafalan nya. sebenar nya Bunga sudah hafal, akan tetapi dia masih belum lancar. Kebetulan pelajaran sebelum istirahat adalah agama, jadi ustadzah Bulan sekalian mengingat kan kepada mereka tentang hafalan.
" Baik lah anak-anak pelajaran hari ini selesai, dan untuk kalian yang punya hutang sama ustadzah. Ustadzah tunggu di kantor guru. Assalamu'alaikum." Bulan selesai mengajar di kelas nya Bunga, dan menagih hafalan mereka.
" Wa'alaikumsalam ustadzah " Jawab para siswa kompak.
" Aduuh gimana nih, aku kan belum hafal betul. Ustadzah bakal nambah hukuman, atau gimana ya kalau nggak hafal. Bismillah **s**aja deh, semoga semua di lancarkan. " Bunga berkata-kata dalam hati.
Bunga berniat ingin mengajak teman-teman yang mendapat hukuman juga.
" Ca, ayok kita ke kantor sekarang " ajak Bunga kepada Ica.
" Loe duluan aja dech, gue males bareng sama loe." Jawab Ica.
" Loe males sama gue, apa loe belum hafal." Ledek Bunga.
" Berisik sih loe. " Kesal Ica.
" Kalian mau di tambah hukuman nya, tadi kan ustadzah bilang. Kalau kita di suruh ke kantor, ayok lah. " Bunga mendesak mereka.
Ica dan kawan-kawan tampak gelisah, mereka saling pandang satu sama yang lain.
" Sudah ayok jangan banyak mikir lagi, entar kelamaan mikir kita di tambah hukumannya. Kalau gue sih nggak mau. Apapun hasil nya, gue akan berusaha. Ikut nggak " Bunga mencoba mengajak mereka lagi.
Melihat Ica dan kawan-kawan tidak bergeming dengan ajakan nya, akhirnya dia berlalu dari hadapan mereka menuju kantor.
Tak terasa Bunga sudah sampai di depan kantor guru, ia tampak ragu ingin masuk. Sampai akhirnya Ustadzah Bulan melihat dia, dan memanggil nya.
" Bunga, ayo masuk sini. Ngapain kamu di depan kantor " Ustadzah Bulan menegur Bunga.
Bunga pun masuk, dan tak lupa mengucapkan salam terlebih dahulu.
__ADS_1
" Assalamu'alaikum ustadzah " Salam Bunga.
" Wa'alaikumsalam Bunga, sini duduk. " Ustadzah Bulan menyapa nya dengan lembut.
" I-iya ustadzah, terima kasih " Bunga gugup.
" Kamu kenapa Bunga? Kok kayak orang gugup gitu " Ustadzah Bulan penasaran.
" Ini ustadzah, soal nya saya belum terlalu hafal Surah Al-Mulk nya." Jawab Bunga jujur.
" Oh soal itu, Bunga tidak usah gugup. Di bawa rileks saja. Di coba dulu, ustadzah mau dengerin." Jelas ustadazah.
" Baik ustadzah, saya akan coba. "
" silahkan Bunga "
Akhirnya Bunga mencoba membaca Surah Al-Mulk dengan hati-hati. Tak lupa, sebelum memulai Bunga membaca ta'awuz dan basmalah terlebih dahulu. Dan Bunga mulai membacanya dengan perlahan, belum selesai Bunga membaca sampai ke ayat ke 30. Ustadzah Bulan sudah menyuruh nya berhenti.
" Bukan apa-apa Bunga, kalau soal salah itu wajar, nanti bisa lebih di lancarkan dan di perbaiki lagi. Ustadzah menyuruh kamu berhenti, karena ustadzah rasa sudah cukup. Soal nya ustadzah yakin kamu mampu sampai akhir, dan kamu benar-benar menjalankan amanah dengan baik." Puji ustadzah Bulan.
" Benarkah ustadzah? Alhamdulillah kalau gitu. Berarti enggak sia-sia saya berusaha selama 3 hari ini ya ustadzah. " Bunga girang.
" Benar Bunga, dan enggak ada yang sia-sia dengan usaha yang telah kita lakukan. Kamu luar biasa, semangat ya. Dan jangan di ulangi lagi berkelahi nya, karena itu tidak baik. Paham Bunga? Kalau untuk hafalan nya, ustadzah saran kan di lanjut kan ya. Untuk diri sendiri Bunga." Ustadzah menasehati Bunga.
" Insya Allah ustadzah, dan terima kasih ustadzah. "
" Oke, sekarang kamu boleh keluar. "
" Baik ustadzah, kalau gitu saya permisi. Assalamu'alaikum ." Pamit Bunga.
" Wa'alaikumsalam " Jawab ustadzah Bulan.
__ADS_1
Bunga sebelum kembali ke kelas, ia berniat ingin ke kanti dulu. Karena dia merasa haus dan lapar, soalnya baru selesai kerja keras.
Audzu billahi minasy syaithoonirrojim
Bismillahirrahmaanirrahiim
tabārakallażī biyadihil-mulku wa huwa ‘alā kulli syai`ing qadīr ( 1 )
allażī khalaqal-mauta wal-ḥayāta liyabluwakum ayyukum aḥsanu ‘amalā, wa huwal-‘azīzul-gafụr ( 2 )
allażī khalaqa sab’a samāwātin ṭibāqā, mā tarā fī khalqir-raḥmāni min tafāwut, farji’il-baṣara hal tarā min fuṭụr ( 3 )
ṡummarji’il-baṣara karrataini yangqalib ilaikal-baṣaru khāsi`aw wa huwa ḥasīr ( 4 )
wa laqad zayyannas-samā`ad-dun-yā bimaṣābīḥa wa ja’alnāhā rujụmal lisy-syayāṭīni wa a’tadnā lahum ‘ażābas-sa’īr ( 5 )
Yang artinya :
Maha Suci Allah Yang di tangan-Nya-lah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu ( 1 )
Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun ( 2 )
Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang? ( 3 )
Kemudian pandanglah sekali lagi niscaya penglihatanmu akan kembali kepadamu dengan tidak menemukan sesuatu cacat dan penglihatanmu itupun dalam keadaan payah. ( 4 )
Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang, dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar syaitan, dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala. ( 5 )
Surah Al-Mulk ayat 1 - 5.
Surah Al-Mulk (“Kerajaan”) adalah surah ke-67 dalam Al-Qur'an. Surah ini tergolong surat Makkiyah, terdiri atas 30 ayat. Dinamakan Al Mulk yang berarti Kerajaan di ambil dari kata Al Mulk yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
__ADS_1
Mohon maaf jika ada ayat atau arti yang salah, mohon komentar nya.