
" Ma, kita video call sama kakak ipar yok. Aku kangen sama mereka. " Rengek Bunga ketika sedang bersantai di sore hari.
" Boleh tu Bunga, ayo cepetan hubungi mereka. " Sang mama pun menanggapinya dengan senang.
Bunga pun segera mengambil ponselnya dan menghubungi kakak ipar, tanpa menunggu lama panggilan Bunga langsung diangkat oleh Bulan.
📱" Assalamu'alaikum,...." Salam Bulan setelah tersambung.
📱" Wa'alaikumussalam, kakak ipar. Kita disini kangen sama kakak. " Manja Bunga.
📱" Sama sayang, ma gimana kabarnya? " Bulan menyapa sang mertua.
📱" Kabar mama baik sayang, kamu sendiri gimana? Jawab sang mertua.
📱" Alhamdulillah, baik juga ma. " Ucap Bulan lembut.
📱" Mentang-mentang ada mantu dan kakak ipar cantik, anak dan kakak kandungnya enggak di tanyain lagi. " Tiba-tiba Bintang masuk dalam obrolan mereka.
📱" Cieeee ngambek, hahahaha..." Ledek Bunga sambil tertawa.
📱" Seneng banget ya, awas aja kamu. Enggak akan kakak beliin oleh-oleh. " Ancam Bintang.
📱" Mas, jangan gitu. Kasihan kan Bunga nya. " Bulan menegur sang suami.
📱" Makasih kakak ipar sudah belain aku, sayang deh sama kakak ipar. " Ucap Bunga manja kepada Bunga.
📱" Hey kalian ini ya, kalau sudah bertemu berdua. Bawaannya ribuuuut terus, pusing mama. " Tegur sang mama.
📱" Bunga.... kakak...." Ucap mereka serentak.
📱" Hahahaha,...." Bulan dan sang mama tertawa melihat kelakuan mereka berdua.
Setelah selesai menerima video call dari sang mertua dan adik ipar, Bintang dan bulan bergegas untuk mandi sore.
" Ya sudah, mas saja duluan yang mandi. " Bulan sudah membuka pintu kamar mandi, tapi Bintang juga ikutan. Jadi, Bulan memilih untuk memgalah dari sang suami.
" Mandi bareng pasangan itu berpahala lo sayang, ayo kita mandi bareng saja. " Ajak Bintang.
__ADS_1
" Bisa aja kamu mas, tapi janji ya. Kita cuma mandi aja lo, enggak lebih. " Bulan memberi syarat.
" Memangnya kita mau ngapain kalau enggak mandi? Atau, jangan-jangan kamu yang lagi pengen ya sayang? " Bintang menggoda sang istri.
" Maaaas, adek serius ini. Ayo cepetan, keburu maghrib ini. " Desak Bulan.
" Iya iya sayang, mas enggak akan macam-macam di kamar mandi. Tapi, nanti malam boleh ya. " Bintang terus menggoda sang istri sembari menoel pipinya.
" Hmmmm. " Jawab Bulan dan berlalu masuk ke kamar mandi.
Mereka berdua pun akhirnya mandi bersama sore itu, dan sesuai dengan janji Bintang. Mereka hanya mandi saja, tidak melakukan hal lainnya 😁.
Bintang dan Bulan sedang menikmati keindahan dimalam hari, hati mereka terasa sangat damai sekali. Bagaimana tidak? Menikmati keindahan langit dimalam hari diatas laut. Dan jauh dari suara-suara kendaraan seperti dikota. Mereka sedang bersantai setelah melaksanakan shalat isya dan makan malam.
" Sayang, enak kali ya kalau kita punya rumah diatas laut kayak gini. " Ucap Bintang sambil terus menggenggam tangan sang istri.
" Iya mas, tapi hanya untuk menghilangkan rasa bosan saja ya mas. Kalau untuk permanen adek takut, nanti kalau ada tsunami gimana. Hehehehehe. " Jawab sang istri sedikit takur.
" Iya juga ya sayang, mas jadi takut juga. Hehehehe. " Bintang merasa kalau omongan sang istri ada benarnya juga.
" Mas ayo kita masuk, udaranya sudah mulai dingin ini. " Ucap Bulan sambil menggenggam erat tangan sang suami.
Mereka berdua pun masuk ke kamar, karena udaranya memang sudah semakin malam semakin dingin.
" Sayang, dingin nih. " Ucap Bintang setelah mereka naik keatas tempat tidur.
" Iya nih mas, perasaan malam kemaren enggak sedingin ini ya? " Jawab Bulan.
" Mungkin malam ini akan turun hujan sayang, kalau gitu pas ini sayang. " Goda Bintang.
" Pas apanya mas? " Bulan bingung dengan perkataan sang suami.
" Ya pas buat sayang-sayangan dong, apalagi coba? Boleh ya sayangku. " Bintang merayu sang istri.
" Iya mas boleh,..." Jawab Bulan tegas, karena dia sudah tahu maksud sang suami.
" Makasih sayang. " Ucap Bintang, dan dia langsung merubah posisinya. Yang tadinya disamping sang istri, sekarang sudah memposisikan diatas sang istri.
__ADS_1
" Sama-sama mas,..." Jawab Bulan sembari memberikan senyum manisnya.
Bintang sudah memulai aksinya, dia mulai dari mencium kening, mata, hidung, pipi, serta bibir indah sang istri. Tangannya pun tak tinggal diam, karena tangannya sudah bergirlya ketubuh sang istri yang masih berpakaian lengkap. Bulan berusaha mengimbangi aksi sang suami.
Entah siapa yang mulai duluan, sehingga mereka sudah tak mengenakan apa-apa lagi. Malam yang tadinya dingin, sekarang sudah berubah menjadi sangat panas. Bintang dengan nafas yang sudah tak beraturan, dia memulai permainannya. Disela-sela permainan, mereka berdua sama-sama mengeluarkan suara-suara yang menggairahkan satu sama lain.
Cukup lama mereka menyatukan diri dengan tubuh yang sudah bermandikan keringat, hingga akhirnya.
" Ahhh sayang.... " Bintang mencapai puncak permainannya, dan dia lemas diatas sang istri yang juga sudah tak berdaya akibat perbuatan sang suami.
" Makasih sayang, malam ini benar-benar luar biasa. " Ucap Bintang sembari menciumi seluruh wajah sang istri.
" Tak perlu berterima kasih mas, ini sudah menjadi kewajiban adek untuk melayani mas. " Jawab Bulan membalas pelukan dan ciuman sang suami.
" Istri solehah, mas semakin sayang, semakin cinta semakin semuanya lah pokoknya. " Ucap Bintang sambil terus menciumi bagian tubuh sang istri yang bisa diraih oleh bibirnya.
" Alhamdulillah. " Sahut Bulan.
" Sayang, besok sebelum shubuh saja ya mandinya. Soalnya dingin mau mandi sekarang. " Bintang bernego dengan sang istri.
" Yakin mas? Kalau besok sampai kita bangun terlambat gimana? " Bulan ragu.
" Habis mau gimana dong sayang, dingin kalau mau mandi. Tapi, kalau lagi ehem-ehem anget sayang. " Bintang menggoda sang istri.
" Kamu masih mau ya mas? " Bulan menanggapi ucapan sang suami dengan serius.
" Emang boleh sayang? " Bintang berharap jawabannya iya.
" Bolah mas...." Bulan menjawab tanpa ragu, karena dia tidak mau membuat sang suami kecewa.
" Kamu yakin sayang? " Bintang tidak ingin sang istri terpaksa melakukannya.
" Ya iyalah mas, memangnya kenapa? " Jawab Bulan.
" Mas cuma tidak mau kalau kamu terpaksa sayang, lebih baik kita bobok aja yuk. Capek juga kan. " Bintang merasa kasihan kalau harus mengulanginya lagi, meski ia masih ingin melakukannya.
" Sayang, adek tidak merasa terpaksa kok. " Entah dapat keberanian dari mana, Bulan tiba-tiba mencium Bintang dengan penuh nafsu. Tentu saja Bintang terpancing dengan perbuatan sang istri. Tanpa menunggu lama lagi, Bintang langsung menyerang sang istri lagi dengan semangat 45.
__ADS_1
Karena terlalu kelelahan, mereka berdua tertidur tanpa mandi terlebih dahulu. Bagaimana tidak lelah, mereka melakukannya beberapa ronde 😊.
Mohon selalu dukungannya ya teman-teman, setelah membaca tolong tinggalkan jejaknya. Jangan lupa tekan LIKE, KOMENTAR, jadikan FAVORIT, serta VOTE juga.