Ustadzah,I Love You

Ustadzah,I Love You
Kangeeen


__ADS_3

Malam terasa dingin sekali, itu karena disebabkan seharian hujan turun. Jadi cuaca yang biasanya panas, sekarang terasa dingin sekali.


Bintang yang berada dikamar pun merasa kan dingin juga, apalagi dikamarnya ada ac. Bintang sedang asik mengotak atik ponselnya sambil mendengarkan lagu menggunakan headset, tapi tiba tiba ada pesan masuk.


✉ " Sayaaang, aku kangeeeen banget sama kamu nech 😍😘 " Pesan yang begitu mesra.


" A**pa lagi sech maunya ne cewek, dulu aja dia pergi ninggalin gue. Sekarang malah dia nongol lagi, pake panggil sayang sayang segala lagi. " Batin Bintang. jangankan di balas, dibaca saja nggak. Yang ada Bintang memblokir nomor tersebut, agar tidak mengganggu dia lagi. " Mending aku blokir aja deh, ganggu orang aja."


" Sial, kok nggak bisa sms atau di telpon sih? Jangan jangan nomor gue di blok. Bener bener loe yach, awas aja." Queen menggerutu sendiri.


Setelah Bintang memblok nomornya Queen, tiba tiba dia teringat ingin menghubungi Bulan.


" Kira kira Bulan sudah tidur belum ya, coba sms ah." Bintang langsung mengetik pesan untuk Bulan.


✉ " Assalamu'alaikum ustadzah, maaf ganggu malam malam. " Bintang.


Pesannya Bintang tak kunjung di baca oleh Bulan, dia berpikir kalau Bulan mungkin sudah tidur. Apalagi dengan cuaca yang begitu dingin.


Bulan yang baru saja selesai mengerjakan tugasnya langsung melihat HP nya, untuk mengecek ada yang menghubungi dia atau tidak.


" Ada sms dari mas Bintang ? Ada apa ya? Kira kira balas nggak ya? " Bulan bertanya tanya sendiri. Akhirnya dibuka dan dibaca juga, meski banyak pertimbangannya.


✉ " Wa'alaikumussalam mas Bintang, maaf baru lihat Hp. Ada perlu apa mas? Soal Bunga ya? " balas Bulan.


Tiing


Pesan langsung dibuka dan dibaca oleh Bintang, karena itu yang di tunggu tunggu dari tadi.

__ADS_1


✉ " Sekali lagi maaf ya ustadzah ganggu, ini nggak ada hubungannya sama Bunga. Aku nya saja yang pengen tahu kabarnya ustadzah 😊 " Bintang mencoba jujur.


✉ " Oh gitu ya mas, kalo mas tanya soal kabar. Kabar saya alhamdulillah baik , tapi maaaaaf sekali mas bukan maksud apa apa. Tapi kalo nggak ada yang penting, saya pamit mau istirahat boleh nggak ? " Bulan mencoba dengan kata kata yang lembut.


✉ " Ooh, ustadzah sudah mau istirahat ya. Maaf kalo aku ganggu, dan terima kasih sudah memberi jawaban atas pertanyaan nya. Ya sudah kalo gitu ustadzah, selamat istirahat ya. Assalamu'alaikum." Bintang mencoba memahami Bulan.


✉ " Sekali lagi maaf ya mas, wa'alaikumussalam." Balas Bulan.


Bukan maksud hati Bulan untuk sombong atau apapun. Tapi dia sadar bahwa sekarang dia sedang ada perjodohan dengan laki laki lain. Jadi dia tak mau memberi harapan pada Bintang, dengan cara meladeni chat masalah pribadi atau yang tidak penting.


" Maaf ya mas Bintang, aku cuma tidak mau menyakiti hati siapa pun " Bulan merasa bersalah kepada Bintang, tapi memang itu yang seharusnya dia lakukan.


Sedangkan Bintang tidak marah atau kecewa, karena sudah di balas pesannya saja sudah senang hatinya. Dia memaklumi Bulan, karena dia berpikir bahwa Bulan lelah habis mengajar seharian. Apalagi harus menghadapi bnyak tingkah dari para muridnya. Itulah yang terbersit di pikirannya.


Padahal kalau sampai Bintang tahu yang sebenarnya bagaimana ya kira kira. Mungkin dia akan patah hati, cemburu atau bahkan menangis 😁.


Setelah membalas pesan Bintang, ada telepon masuk ke HP Bulan.


📞 " Assalamu'alaikum mas, selamat malam " Salam Bulan.


📞 " Wa'alaikumussalam bidadariku, " Jawab Adnan sambil menggoda.


📞 " Mas, bisa nggak manggilnya nggak usah itu. Saya jadi gimana gitu dengarnya." Pinta Bulan.


📞 " Memang kenapa kalau mas manggil bidadari, kamu kan memang jelmaan bidadari. Hehheehe." Goda Adnan.


📞 " Hmmmmm, mas Adnan. Ngomong ngomong ada apa mas nelpon saya." Bulan pasrah.

__ADS_1


📞 " Mas nelpon karena kangen dengan bidadarinya mas ini. Bisa nggak dek Bulan jangan pakek sebutan saya kalo ngomong, kan sama calon sendiri masa ngomongnya saya saya gitu." Pinta Adnan.


📞 " Habisnya saya bingung mas, karena sudah kebiasaan kalo sama orang yang baru kenal gitu." Bunga terlihat bingung.


📞 " Kamu kan bisa sebut dengan adek atau nama aja, jangan terlalu formal dengan sebutan saya. Kan sama calon suami sendiri Insya Allah. Heheheheh " Adnan terus menggoda.


📞 " Akan saya usahakan, eh maaf maksudnya a-adek usahakan " Suara Bulan terdengar kaku sekali.


📞 " Nah gitu kan enak dengernya," Puji Adnan.


📞 " Oh ya mas, kalo bisa kita jangan keseringan ketemu sama komunikasi dulu ya ? "


📞 " Memang kenapa dek ? Kamu nggak suka ya? " Adnan heran.


📞 " Bukan gitu mas, nggak enak aja di lihat orang kalo kita sering jalan berdua. Apalagi belum ada ikatan yang sah, kalo soal komunikasi. Nanti takutnya mengundang syahwat mas. Apalagi mas Adnan suka gombal gombal gitu. Maaf ya mas, bukannya adek nggak suka. Cuma menjaga dari hal hal yang buruk aja. Pliiis jangan marah ya? " Bulan berusaha menjelaskan meski tak enak hati.


📞 " Luar biasa sekali bidadariku ini, begitu takutnya dirimu dengan dosa. Maafkan diriku yang tidak bisa menjaga diri untuk tak bertemu ato sekedar mendengar suaramu. Jangan merasa tidak enak gitu dek, mas justru senang mendengarnya. Bahkan bisa menjadi pengingat untuk mas, bahwa kita ini belum resmi punya ikatan. Jadi masih harus menjaga jarak, terima kasih ya " Adnan tak merasa marah sedikitpun, karena semua yang di omongin sama Bulan itu benar adanya.


📞 " Terima kasih kembali atas pengertiannya mas, "


Tak terasa mereka mengobrol di telepon sudah 1 jam-an, jadi mereka mengakhiri obrolan mereka. Karena besok, mereka sama sama harus bekerja.


📞 " Dek, karena ini sudah malam. Dan pastinya kamu juga sudah ngantuk kan, apalagi besok kamu juga harus ngajar. Jadi mas tutup dulu telponnya nggak pa pa kan? " Adnan sendiri juga sudah merasa ngantuk.


📞 " Iya mas, nggak pa pa. Ya sudah kalo gitu, assalamu'alaikum dan selamat malam. "


📞 " Wa'alaikumussalam, selamat malam juga." Sambungan telepon pun langsung terputus.

__ADS_1


Semakin malam cuacanya semakin dingin, apalagi seharian bumi sudah di guyur hujan. Sehingga membuat semua orang semakin hanyut dalam mimpi mereka masing masing.


Mohon dukungannya ya teman teman, setelah membaca tolong tinggalkan jejaknya. jangan lupa tekan LIKE, KOMENTAR, jadikan FAVORIT, serta VOTE juga.


__ADS_2