
Hujan dari pagi sampai siang tak kunjung reda, tapi tak mematahkan semangat para murid untuk belajar ke sekolah. Walau pun hujan deras, para pencari nafkah pun tetap bekerja keras untuk keluarga mereka masing masing.
Hingga bel pulang sekolah berbunyi, hujan masih saja turun meski tinggal gerimis saja. Para murid sudah mulai berhamburan keluar dari kelas masing masing, ada yang langsung pulang mengendarai kendaraan pribadi, ada yang naik angkutan umum, bahkan ada juga yang berjalan kaki. Bagi yang masih enggan pulang, mereka masih berkumpul kumpul dahulu.
Sedangkan para guru belum ada yang pulang, karena siang ini ada rapat dadakan. Untuk membahas ujian yang akan datang.
" Ada rapat lagi, gimana kalo mas Adnan sudah nunggu di depan ya? " Bulan bergumam sendiri.
Tak lama kemudian, ada telepon dari Adnan.
📞" Assalamu'alaikum mas, " Salam Bulan.
📞" Wa'alaikumsalam dek, sudah pulang ya? " Adnan memastikan calon istri nya sudah pulang atau belum.
📞" Memang nya kenapa mas? " Tanya Bulan.
📞" Kalau sudah, mas sudah nunggu di depan nech. " Jawab Adnan.
📞" Sebenarnya sudah pulang mas, tapi ada rapat dadakan dulu. Jadi sekarang masih ada di kantor, maaf ya mas. Soalnya saya juga baru tahu, mas mendingan pulang aja dulu. Nanti saya bisa naik angkutan umum. " Jelas Bulan.
📞" Kok pulang ? Mas tunggu aja sampai rapatnya selesai. Dek Bulan nggak perlu minta maaf gitu, santai aja. " Adnan menenangkan calon istri 😁 .
📞" Takutnya nanti lama mas, kasian kan mas nya nunggu kelamaan. " Bulan tak enak hati.
📞" Wahai bidadariku, itu tak masalah. Mas akan tunggu sampai selesai titik nggak pakai koma 😀. Sudah ya, mending sekarang dek Bulan lanjutin aja rapatnya. Mas akan setia menunggu disini. Oke, assalamu'alaikum " Adnan langsung menutup telponnya.
📞" Wa'alaikumsalam, yach langsung ditutup." Bulan langsung mengirim pesan saja ke Adnan.
✉ " Mas, makasih ya sudah mau nungguin. Kalau gitu, saya rapat dulu."
✉ " Oke bidadariku "
Bunga baru keluar dari kelasnya, tak sengaja dia melihat mobil yang tadi pagi mengantar ustadzanya.
" Itukan mobil yang ngantar ustadzah Bulan tadi pagi, kira kira siapa ya? Kok aku jadi kepo gini ya. Apa mungkin suaminya, tapi setahuku kan ustadzah belum nikah.Atau jangan jangan calonnya ustadzah. Kalo emang iya, kak Bintang patah hati dong. Sungguh kasiannya kakakku itu, tapi aku harus cari tahu dulu yang teliti nech. Jangan sampe salah info." Bunga mengoceh dalam hati sendiri sambil memperhatikan mobil itu.
Tadi pagi yang melihat Bulan dan Adnan adalah Bunga.
__ADS_1
Niat hati Bunga ingin menanyakan langsung ke pemilik mobil, tapi sayang jemputannya sudah sampai.
Diiiit diiit
Bunyi klakson mobil yang menjemput Bunga berbunyi, tanda memanggil Bunga.
" Maaf non saya telat, " Sapa sopirnya sambil turun dari mobil dan membukakan pintu untuk Bunga.
" Oh nggak papa mang, aku juga baru keluar kok. " Bunga menjawab tapi matanya tetap menatap mobil yang mengantar Bulan tadi pagi.
" Kita pulang sekarang non? " Mang ujang bertanya kepada Bunga.
" Iya mang, ayook kita pulang." Jawab Bunga.
Didalam perjalanan pulang, Bunga terus kepikiran tentang siapa yang antar jemput ustadzahnya. Dia bingung sendiri, kalau kalau nanti kakaknya betanya soal ustadzahnya.
" Au ah, besok coba tanya sama ustadzah langsung dech. Biar pasti " Batin Bunga.
...----------------...
" Niko, bagaimana laporan bulan ini. Apa sudah selesai?" Bintang bertanya pada asistennya sambil mengecek dokumen dokumen penting.
" Bagus lah kalo gitu, di luar masih hujan ya? " Bintang berjalan mendekati jendela untuk memastikan masih hujan atau tidak. " Ternyata hujannya awet sekali, dari pagi sampai menjelang sore gini. "
" Sepertinya begitu pak, " Seru Niko.
Bintang sedang asik membaca dokumen, tiba tiba ada telepon masuk di ponselnya. Tidak ada nama, hanya nomor saja yang tertera di layar ponselnya. Ia enggan sekali mengangkat telepon yang tak jelas, tapi deringan telepon itu mengganggu sekali. Hingga panggilan yang ke 5 akhirnya diangkat oleh Bintang.
📞 " Hallo, maaf ini siapa? " To the point Bintang.
📞 " Hallo Bin, ini aku Queen masih ingat kan " Terdengar suara perempuan yang mengaku namanya Queen.
📞 " Queen? Iya aku masih ingat, ada apa menelepon ku lagi " Ketus Bintang.
📞 " Bintang, aku kangen banget sama kamu. Bisa ketemuan nggak? " Suara manja Queen.
📞 " Untuk apa ketemu, bukannya kamu yang dulu sudah ninggalin aku " Bintang masih ketus.
__ADS_1
📞 " Jangan gitu sayang, aku masih cinta sama kamu. Waktu itu, aku cuma lagi nggak sadar aja ninggalin kamu. Bisa ya ketemu, pliiiis." Rayu Queen.
📞 " Maaf Queen, aku sibuk. Jadi nggak ada waktu untuk kemana mana, dan maaf juga sudah tidak ada rasa lagi aku sama kamu." Bintang semakin kesal mendengar omong kosong Queen.
📞 " Ayolah sayang, beri aku kesempatan lagi. Walau kamu sudah tidak cinta lagi, tapi aku mohon untuk ketemu kamu ya." Queen mencoba meluluhkan Bintang.
📞 " Sudahlah Queen, untuk apa lagi ketemu. Kan tadi sudah aku bilang, aku sibuk. " Bintang semakin kesal, dan langsung mematikan teleponnya.
" Isshhh koq dimatiin sech, kurang ajar banget kamu Bintang. Lihat aja ya nanti, kamu pasti bertekuk lutut lagi sama aku. Tunggu aja tanggal mainnya." Umpat Queen.
# Di sekolah
Rapat sudah selesai, para guru sudah bersiap siap untuk pulang. Begitu juga Bulan, dia merasa tidak enak sekali. Karena di luar sana dari tadi sudah ada yang menunggu. Bulan berjalan dengan terburu buru menuju parkiran, dan benar saja Adnan masih menunggunya disana. Hujanpun sudah tidak turun lagi, jadi tidak perlu memakai payung untuk menuju ke mobil.
" Maaf ya mas nunggu nya lama sekali, kan tadi saya sudah bilang. Mas pulang aja, saya jadi nggak enak nech. " Sesampainya Bulan di mobil langsung ngomong terus tanpa henti, karena dia merasa tidak enak dengan Adnan yang menunggu nya lama sekali.
" Silahkan masuk bidadariku, " Adnan malah turun dari mobil tanpa menggubris ocehan Bulan, dan membukakan pintu untuk Bulan.
" I-iya mas, makasih. " Jawab Bulan gugup, sambil masuk ke dalam mobil.
" Kita langsung pulang? " Tanya Adnan.
" Iya mas, sudah sore juga. Atau mas ada perlu? " Bulan balik bertanya.
" Mas sech nggak ada perlu apa apa, tapi mas lapar. Bisa kita mampir makan dulu? Hehehe " Adnan merasa lapar, karena dari siang dia belum makan.
" Mas belum makan ya dari tadi? Boleh dech, ayok saya temanin " Bulan merasa tidak enak lagi.
" Ngomong ngomong, bapak sama ibu sudah tahu belum kalo dek Bulan pulangnya telat ? Nanti katanya mas lagi yang bawa kabur anak gadis orang, heehhehe. " Adnan mencoba bercanda.
" Sudah mas, tadi siang sebelum rapat saya sudah telepon ibu. Jadi aman kok, asal kita jangan sampe mghrib ya. " Jelas Bulan.
" Baik lah kalo gitu, kita langsung berangkat aja ya." Seru Adnan.
Siapakah Queen?
Kira kira apa yang akan dilakukan Queen terhadap Bintang ?
__ADS_1
Mohon dukungannya ya teman teman, setelah membaca tolong tinggalkan jejaknya. jangan lupa tekan LIKE, KOMENTAR, jadikan FAVORIT, serta VOTE juga.