Wanita Gendut Itu Istri Ku

Wanita Gendut Itu Istri Ku
Malam menjenguk baby.


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Di kamar Willy sedang menunggu Joy yang masih di kamar mandi, sambil menunggu dia memilih melihat ponselnya dan wajah nya mengerut saat melihat panggilan dari kedua teman nya.


"Halo"


"Oh lihat bule muda kita sedang apa" Bryan menyapa di sebrang telpon.


"Kau pasti sedang sibuk untuk penyatuan akhir bulan sebelum tutup gudang kan?" celetuk Veer santai.


"Jika kalian tau kenapa kalian menggangu ku, ck.. seperti tidak punya pekerjaan saja" sahut Willy agak sewot.


Membuat tawa Veer dan Bryan pecah, keduanya memang sangat suka menggoda Willy yang sudah keduanya anggap seperti adik sendiri itu.


Willy menatap sebal kedua teman nya itu, teman yang sudah dia anggap seperti keluarga sendiri, meski wajah nya memperlihatkan kesal tapi dalam hati nya dia sangat menyayangi kedua teman nya itu.


"Kalian sudah selesai tertawa?" tanya Willy.


"Hey ayolah aku dan Veer akan liburan untuk merayakan kehamilan kedua istri ku" kata Bryan.


"Istri mu hamil?" tanya Willy lagi.


"Ya, susah masuk bulan pertama aku baru mengetahui nya satu Minggu yang lalu dan ingin berbagi dengan kedua bule ku" jelas Bryan sambil tersenyum.


"God job Bry, selamat untuk kehamilan kedua Wilona" ucap Veer.


"Ck siapa yang dulu mengajak ku taruhan, lihat sekarang istriku bahkan sudah 7 bulan" cibir Willy dengan senyuman nya.


Tapi meski begitu dia juga merasa senang mendengar kabar baik dari teman nya, itu tandanya Joy dan Wilona akan memiliki bayi bersama.

__ADS_1


"Tenang saja aku akan mentransfer mu, katakan berapa yang kau mau?" ucap Bryan dengan wajah santai nya.


"Minta rumah mewah Will, lagi pula dia tidak akan miskin hanya dengan memberikan rumah mewah" timpal Veer.


"Ya itu benar, santai saja aku banyak uang" sahut Bryan lagi.


Tiba-tiba ceklek..


Willy melihat ke sumber suara, dia melihat istrinya yang baru keluar dari kamar mandi dengan lingerie warna merah menyala yang sangat cantik.


Glekkk..


Willy menelan ludahnya kasar melihat betapa cantik nya istrinya, dengan perut buncit nya Joy yang memiliki body bohay benar-benar membuat otak Willy mulai liar.


"Bry lihat adik kita sedang memperlihatkan taring nya" kata Veer lagi.


"Ya kau benar bule tua, apa aku harus mengirimkan satu toko lingerie untuk membuat nya puas di ranjang?" tanya Bryan dengan tawa nya.


"Aku akan menutup telponnya, bye kakak tua" kata Willy acuh dan langsung mematikan panggilan nya sepihak.


Setelah melihat ponselnya mati Willy menyimpan ponselnya di nakas, dia mendekati Joy yang sedang menyisiri rambut nya dan tanpa ragu Willy mencium bahu istrinya lembut.


Tangan nya tidak tinggal diam dan turun ke bawah hingga menyentuh perut buncit istrinya, Willy tersenyum saat merasakan pergerakan di perut istrinya.


"Kau ingin menggoda ku sayang" Willy tersenyum dan mencium aroma harum tubuh istrinya.


"Iya, ini untuk membuat kamu betah dengan ku, kau tau selama beberapa hari ini kamu terlalu sibuk honey" balas Joy sambil membalikan badannya dan menatap wajah tampan suaminya.


Tanpa ragu Joy mengecup lembut bibir sang suami, lalu tangan nya membuka satu persatu kancing piyama suaminya dan setelah selesai Joy langsung mengalungkan kedua tangan nya di leher suaminya.


"Malam ini kamu milik ku honey" lanjut Joy sambil mencium dada suami nya.

__ADS_1


"Dengan senang hati" ucap Willy yang tangan besar nya kini mulai tidak bisa diam dan mengerayap kemana-mana.


Keduanya berciuman dengan waktu yang lama, Joy mengusap punggung suaminya lembut saat merasakan tangan Willy yang mulai nakal dan tidak bisa diam.


Willy mendorong Joy sampai ke ranjang, dia tersenyum saat perut besar Joy sangat menonjol dan jangan lupakan dada istrinya yang bertambah besar karena faktor kehamilan nya.


"Pelan-pelan" kata Joy yang selalu mengingatkan untuk tidak bermain kasar.


"Tentu, I love you honey" balas Willy dengan senyuman nya, dan menarik paksa lingerie Joy hingga sobek seperti biasnya.


Joy sudah mulai pasrah dengan kelakuan suaminya yang hobi merobek lingerie nya, beberapa kali dia mengingatkan tapi Willy tetap melakukan nya membuat Joy cape sendiri.


"I love you too honey" ucap Joy dengan wajah yang menahan sesuatu karena Willy sudah memulai permainan nya.


45 menit berlalu..


Willy menggulingkan tubuhnya di samping sang istri setelah melepaskan penyatuan nya, dia menarik selimut nya lalu..


Cup..


Satu kecupan Willy berikan pada wanita hebat yang sangat dia cintai.


"Terimakasih" kata Willy.


Joy tersenyum, tanpa di minta dia langsung masuk ke pelukan suaminya dan menenggelamkan wajahnya di dada bidang suaminya.


"Sama-sama, honey" balas Joy lalu mulai memejamkan matanya karena merasa nyaman, apalah tangan Willy saat ini sedang mengusap punggung nya dengan lembut.


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏

__ADS_1


__ADS_2