
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
Pagi harinya Willy dan Joy menitipkan kedua jagoan nya di rumah Ayah dan Bunda nya, sedangkan keduanya kini dalam perjalanan ke rumah sakit.
Joy terus mengeluh sakit dan hal itu membuat Willy takut, dia tidak mau sesuatu hal yang tidak di inginkan merusak kebahagiaan nya sehingga Willy langsung mengajak Joy ke rumah sakit.
"Tahan ya" kata Willy.
Joy hanya mengangguk kecil, perut nya masih terasa sakit setelah permainan panas mereka tadi malam.
Setiba nya di rumah sakit Willy langsung masuk ke ruangan dokter tanpa menunggu antrian dulu.
"Apa yang anda rasakan nyonya?" tanya dokter.
Joy terdiam, dia bingung harus menjawab apa tidak mungkin dia mengatakan kenyataan nya jika rasa sakit nya itu di akibatkan aset suaminya yang terlalu besar.
"Hanya sakit perut" Joy menjawab dengan jawaban yang bisa di terima.
"Tadi malam dia menangis saat kami sedang__" ucap Willy terhenti karena Joy mencubit lengan nya.
"Sayang" Willy menatap istrinya tanda tanya.
Joy tidak menjawab, hampir saja suaminya mengatakan hal intim nya beruntun Joy segera menghentikan nya, kalau tidak entah seperti apa malu nya dirinya nanti.
Dokter melirik pasangan aneh di depan nya, akhirnya ia meminta Joy untuk berbaring di brankar pasien, dan dia mulai memeriksa Joy.
Willy melihat apa yang di lakukan dokter, dan dia melotot saat dokter berniat membuka baju Joy.
"Apa yang akan kau lakukan!" Willy menatap tak suka Dokter pria itu.
"Saya hanya ingin melakukan tugas saya tuan, memeriksa pasien" jelas dokter menjawab dengan wajah kikuk.
"Sayang" Joy memegang tangan suami nya yang terlihat kesal.
__ADS_1
"Ganti Dokter nya" tegas Willy.
Joy melotot mendengar itu, tapi melihat kemarahan di wajah suaminya Joy akhir nya mengalah dari pada suaminya membuat keributan.
Pada akhirnya Joy pindah ruangan begitupun dengan dokter nya yang di ganti menjadi dokter wanita, Joy sekarang sudah mulai di periksa dan wajah suaminya pun sekarang sudah kembali biasa saja.
Malah sekarang Joy sendiri yang merasa kesal karena dokter wanita itu ketahuan terus mengedipkan mata nya pada suami nya.
"Bagiamana dok?" tanya Willy.
"Selamat tuan, istri anda sakit akibat kegagahan anda" balas dokter menjabat tangan Willy.
Willy terdiam mencoba mencerna ucapan dokter yang memang memakai bahasa alien, si dokter tersenyum karena Willy berlama-lama memegang tangan nya.
Joy melihat pipi si dokter yang tersipu malu, dia langsung beranjak dari tempat berbaring nya dan melepaskan tangan suaminya dari tangan si dokter.
"Nggak usah lama juga dong pegangan nya" ucap Joy sinis.
"Em itu, selamat ya nyonya anda hamil 2 Minggu" ucap si dokter tersenyum kikuk.
Willy masih tidak berekspresi apa-apa, sampai mereka pun selesai dengan pemeriksaan dan kembali ke mobilnya.
Joy mengambil tisue basah yang ada di mobil, dan setelah itu dia menarik tangan suaminya dan mengusap tangan itu dengan tisue basah.
"Kenapa?" tanya Willy.
"Seperti yang kamu lakukan dulu, aku juga tidak suka saat suami ku bersentuhan dengan wanita ganjen" balas Joy dengan wajah tegas nya.
Willy menatap istrinya dalam, Joy terlihat kesal sangat menggemaskan di matanya.
"Apa kau cemburu honey?" tanya Willy sambil mengusap pipi istrinya.
"Tidak" sahut Joy cepat.
__ADS_1
"Benarkah?" tanya Willy lagi.
"Iya" menjawab sedikit ketus.
Joy tidak tau kenapa dia merasa kesal, tapi melihat suaminya berpegangan tangan dengan wanita lain benar-benar membuat dia merasa panas.
Entah itu karena faktor kehamilan nya yang membuat dia sensitif, Joy tidak tau yang jelas dia merasa ini bukan dirinya.
"Lihat aku" kata Willy.
Joy menghela nafasnya lalu melirik ke arah suaminya yang menopang dagu nya dengan satu tangan nya itu.
Dan ekspresi wajah suaminya itu benar-benar sangat menggemaskan, hampir saja membuat Joy luluh.
"Honey"
"Ya"
Willy tiba-tiba mendekatkan wajahnya dengan wajah sang istri, dan tanpa banyak bicara dia mencium bibir Joy lembut.
Joy tidak bisa menolak ciuman itu keduanya pun akhirnya berciuman cukup lama, sampai akhirnya ciuman itu terlepas dan nafas keduanya sama-sama memburu.
"Terimakasih telah memberikan kebahagiaan untuk ku, aku benar-benar bahagia untuk kehamilan mu, I Love You honey" kata Willy sambil mengusap pipi Joy lembut.
"Hem, aku juga bahagia untuk kehamilan ku akhirnya aku bisa mengandung buah hati kita, I Love You too" balas Joy sambil memeluk suaminya.
Keduanya berpelukan lama, dan setelah itu Joy dan Willy memutuskan untuk pulang ke rumah Ayah dan Bunda nya, mereka berniat memberitahukan kabar kehamilan Joy nanti saat di rumah.
🌹
Alhamdulillah, jadi aunty atau jadi Oma nih🤣 kalau ngikutin cerita Dad Lian dan Mom Arr pasti jadi Oma Opa sih😂😂
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏
__ADS_1