
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
Hah?
"Maksud Mommy apa?" tanya Sera bingung.
Joy melirik suaminya, dan Willy memberikan kode dengan menganggukkan kepalanya, dia rasa ini memang sudah saat nya Sera tau jika Nino bukan lah kakak kandung nya.
Nino yang sudah tau Mommy nya akan menjelaskan apa hanya diam, dia juga penasaran akan reaksi Sera jika tau Nino hanyalah anak angkat.
Dulu Nino hanya bisa menduga-duga saja, apa Sera akan berubah menjadi jijik pada nya atau menjauhi nya, Nino penasaran akan respon adik nya akan fakta tentang dirinya.
"Sebenarnya Sera, kak Nino tidak lahir dari rahim Mommy" Joy menjeda ucapan nya, dia melihat reaksi wajah putrinya.
"Kalau bukan dari rahim Mommy dari siapa?" tanya Sera sedikit bingung.
Joy menarik nafasnya panjang dan menghembuskan nafas nya perlahan, setelah itu Joy menjelaskan semuanya dari mulai dia yang bertemu dengan Nino dan Vicky yang masih kecil dulu.
Dari rasa kasihan sampai rasa sayang itu datang, dan Joy sampai mengadopsi kedua nya karena dia belum kunjung hamil, tidak ada yang di tutupi atau di lebih-lebih kan, Joy menceritakan semuanya.
"Jadi aku dan kak Nino bukan adik kakak?" tanya Sera yang mulai paham.
__ADS_1
Sebenarnya Sera juga selalu aneh dengan perbedaan antara dia dan kedua kakak nya, dimana Sera keturunan bule tapi kedua kakak nya memiliki wajah Asia.
Sera tentu merasa janggal akan hal itu, tapi meski begitu Sera tidak berniat menanyakan keluhan itu karena dia sangat percaya jika Nino dan Vicky adalah kakak nya.
"Adik kakak, hanya saja kak Nino dan kak Vicky tidak lahir dari rahim Mommy, tapi meski demikian Mommy dan Daddy sangat menyayangi kalian" jelas Joy lagi.
Sera mendengar penjelasan Mommy nya mangut-mangut, lalu tatapan matanya melihat ke wajah kakak nya.
"Lalu maksud Mommy bilang aku boleh pacaran sama kak Nino apa?" tanya Sera lagi.
Joy mendengar pertanyaan itu seketika tersenyum, dia langsung melirik Nino dan setelah itu menyenggol lengan suaminya.
Willy mendapatkan kode istrinya menghela nafasnya panjang, di liriknya wajah bingung Nino dan Sera.
"Daddy dan Mommy rasa kalian bisa menikah muda, apalagi Minggu depan Sera ulang tahun yang ke 17 tahun" ucap Willy.
Menikah?
Sera tentu saja kaget, begitupun dengan Nino yang sama kaget nya.
Nino berpikir orang tuanya memilih menikahkan nya dan Sera hanya karena gosip itu.
"Maaf Mom Dad, tapi aku normal dan gosip itu benar-benar bukan fakta" kata Nino.
__ADS_1
"Iya ihk Mommy Daddy apaansih, aku nggak mau nikah muda, ya meski sama kak Nino sekalipun, aku masih ingin kuliah dan pergi ke luar negri" tegas Sera sambil berdiri.
Sera merasa Mommy dan Daddy nya terlalu berlebihan, Sera bisa menerima Nino yang adalah anak angkat orang tua nya, tapi tidak untuk menikah.
"Maaf Dad, tapi yang Sera bilang benar aku tidak akan merusak mimpi Sera yang ingin merasakan hidup bebas" kata Nino.
Dan setelah mengatakan itu Nino menyusul Sera yang sudah pergi ke kamar nya, Nino akan meminta maaf pada adiknya dan dia tidak ingin karena masalah ini semuanya berlarut panjang.
Joy melirik suaminya, keduanya terdiam lama sampai akhirnya..
"Tuh kan salah kamu, Sera ngambek gara-gara kamu" kata Joy menuding suaminya.
"Ck, itu ide mu sayang, aku hanya mengatakan yang kamu katakan saja" sahut Willy tidak mau di salahkan.
"Astaga kamu memang tidak mau mengaku kalah, aku memang meminta kamu bicara agar Sera mau menikah dengan Nino tapi tidak secepat itu, maksud ku mereka bisa menikah setelah Sera lulus SMA" sahut Joy sewot.
Willy menatap istrinya sebal, begitulah wanita selalu mau menang dan tidak mau di salahkan.
"Apa!" Joy menatap sinis suaminya.
Willy mengeretakan gigi nya menahan kesal, tanpa bisa berkata-kata lagi dia hanya bisa diam, kembali ke poin satu Wanita selalu benar.
Dan bicara dengan istrinya hanya akan membuat Willy kesal karena terus tersudutkan.
__ADS_1
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏