Wanita Gendut Itu Istri Ku

Wanita Gendut Itu Istri Ku
Penasaran


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


"Assalamualaikum.."


"Walaikumsalam.."


"Cie suaminya nyariin" celetuk Annisa santai.


"Iya dong, suami paket sempurna gituloh" sahut Sera sewot.


"Ck, sombong amat" balas Annisa lagi.


"Biarin, wle" Sera malah berjalan mendekati Nino.


Dan tanpa ragu Sera memeluk suaminya, membuat Annisa yang melihat itu memutar bola matanya malas.


Seperti itulah kakak nya yang manja, dia merasa kasihan sekaligus iri akan keberuntungan kakak nya.


Kasihan pada Nino yang mendapatkan Sera yang manja nya super habis, dan iri akan keberuntungan Sera yang mendapatkan suami paket komplit seperti Nino.


"Mom aku akan belajar, bye" kata Annisa langsung berdiri.


"Jomblo, makanya pacaran" ledek Sera.


Membuat Annisa yang mendengar itu merasa tersindir.


"Ngapain pacaran? masih kecil juga mendingan nyari peluang buat kejuaraan olimpiade matematika, lebih menyenangkan" sahut Annisa agak sewot.


Sera mendengar itu memutar bola matanya malas, tidak ada habisnya adiknya itu menyukai dunia kejuaraan yang menurut nya membuat kepala sakit.


Bahkan hampir satu lomari di isi oleh piala-piala adiknya, dan bukan hanya satu kejuaraan saja tapi Anissa mengikuti banyak perlombaan yang membuat nya selalu mendapatkan ranking pertama.


"Sudah sayang, pergilah belajar jangan dengarkan kakak mu yang malas belajar ini" kata Mom Joy menyela.

__ADS_1


"Mommy" Sera memonyongkan bibirnya sebal.


Meski sebenarnya itu adalah fakta, bahwa Sera memang tidak serajin Annisa dalam hal belajar ataupun kepintaran nya.


"Iya Mom, kakak tahu nya hanya membuat anak saja ya Mom" balas Annisa yang langsung mendapatkan tatapan tajam dari semua orang.


Termasuk Nino yang baru duduk bersama Sera, dia menggelengkan kepala nya karena kaget adiknya tau perihal membuat anak.


"Hus, tau apa kamu tentang membuat anak, jangan belajar yang begituan itu tidak baik" kata Mom Joy memberikan peringatan.


"Ck, Mommy aku tau semua itu dari kak Sera, tadi kami bercerita tentang___" ucap Annisa terhenti karena suara Sera.


"Bohong Mom, aku tidak bicara begitu aku hanya bicara kalau__" ucap Sera terhenti karena di potong oleh Annisa.


"Katanya nikah enak, tidur berdua dan ___" jelas Annisa kembali terjeda lagi karena Sera berlari dan membekap mulut adiknya.


"Pergi nanti kakak kasih laptop baru" bisik Sera di telinga adiknya.


Mendengar kata laptop baru Annisa langsung tersenyum lebar dan melepaskan diri dari bekapan kakak nya.


"Gitu kan enak" ucap Annisa tersenyum senang.


"Mau makan malam kan? yuk" ucap Sera dengan senyuman nya.


"Ica nggak makan?" tanya Mom Joy sambil melihat gelagat aneh Putri nya.


"Nggak, katanya mau nanti aja, biasalah dia mau belajar dulu katanya ya kan nama nya juga anak rajin" balas Sera sambil melirik suaminya.


"Yuk makan" Sera memegang tangan suaminya.


Nino mengangguk dan berdiri, lalu mereka pun langsung pergi ke meja makan, Dad Willy meminta bibi pembantu untuk memanggil Annisa, tapi Annisa menolak untuk makan malam bersama.


"Kalian makan duluan, Daddy akan memanggil Ica dulu" kata Dad Willy tidak mau membiarkan putrinya menahan lapar.


"Ya sudah kita tunggu Daddy makan nya" ucap Mom Joy.

__ADS_1


"Ya, cepat-cepat Dad suami ku pasti lapar kasihan dari tadi belum makan" Sera menimpali.


"Makan lah duluan" titah Mom Joy.


"Tidak Mom, kita makan bersama saja" balas Nino sambil melirik istrinya.


"Wajah mu terlihat pucat, apa sakit sayang?" tanya Nino.


Mom Joy mendeuhem mendengar pertanyaan Nino, dia juga penasaran akan Sera yang wajah nya pucat.


"Aku tidak apa hanya masuk angin biasa" balas Sera sambil tersenyum.


"Beneran?" tanya Nino.


"Iya, besok aku akan sehat kembali percayalah" sahut Sera lagi.


Diam-diam Mom Joy pergi ke toilet, dia menelpon dokter pribadi keluarga nya untuk memeriksa kondisi Sera, dan ini dia lakukan agar rasa penasaran nya hilang.


"Dari mana sayang?" tanya Dad Willy yang baru sampai dengan Annisa di belakang nya, dan jangan lupakan wajah di tekuk Annisa.


Mom Joy mendekati suaminya dan membisikkan sesuatu di telinga suaminya.


"Aku menelpon dokter pribadi kita untuk memeriksa Sera, aku penasaran akan Sera yang masuk angin" bisik Mom Joy.


Dad Willy melirik istrinya, lalu matanya melihat ke arah meja makan di mana ada Sera yang sedang mengobrol dengan Annisa dan Nino.


"Maksud nya Sera hamil?" tanya Dad Willy nampak antusias.


"Hem, semoga saja" balas Mom Joy sambil tersenyum.


Dan setelah itu mereka langsung makan bersama, dan selama makan mata Mom Joy dan Dad Willy selalu tertuju pada Sera yang makan dengan lahap.


🌹


Mampir juga di cerita Ayuni dan Devan ya🤗

__ADS_1



Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2