
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
Satu bulan berlalu, kandungan Joy sudah masuk bulan ke dua, tapi karena Joy yang memiliki tubuh berisi membuat Joy tidak terlihat sedang mengandung.
Willy sangat oporprotektif pada Joy, bahkan saat ini di rumah nya Joy memiliki banyak pelayan lagi, semua itu di tugaskan untuk menjaga nya selama Willy bekerja.
Joy juga mendapatkan perlakuan manis dari kedua jagoan nya, Nino dan Vicky sangat menjaga nya, bahkan setiap hari Nino sendiri yang membuatkan susu hamil untuk Joy.
"Mommy waktu nya minum susu" ucap Nino yang melihat jam di tangan nya.
"Hem, Mommy akan minum susu buatan kamu sayang" balas Joy sambil tersenyum.
Nino mengangguk, dia langsung berjalan ke dapur untuk membuatkan susu hamil, Nino sangat senang melakukan hal ini karena dengan begini dia tidak akan merasa berguna untuk Mommy Daddy nya.
Nino sudah berjanji pada dirinya untuk selalu mengutamakan keluarga nya dalam hidup nya, dia akan menjadi penjaga untuk Mommy Daddy dan adik-adiknya kelak.
"Tuan muda kecil apa perlu bantuan?" tanya Pelayan.
"Tidak mbak, ini khusus untuk Mommy dan aku yang akan membuatkan nya" sahut Nino cepat membuat pelayan itu tersenyum karena Nino sangat sayang pada Joy dan anak yang masih di dalam perut Joy.
__ADS_1
Setelah selesai membuatkan susu Nino langsung berjalan ke ruangan bersantai, tapi Nino tidak menemukan Mommy nya yang membuat dia mencari ke teras depan.
Dan ya Nino melihat Mommy nya yang akan pergi bersama Vicky, membuat Nino langsung berjalan dengan cepat mendekati Mommy dan adiknya.
"Mommy susu nya" kata Nino memberikan susu hamil rasa vanila itu pada Joy.
"Em vanilla, makasih sayang" Joy menerima susu nya dan langsung meminum nya sampai habis.
Setelah itu Joy memberikan gelas nya pada pelayan, lalu menatap Nino yang juga tengah menatapnya.
"Apa Mommy ingin sesuatu?" tanya Nino menebak.
"Anak pintar" puji Joy pada putra sulung nya.
"Mommy ingin naik delman kak, kakak mau?" tanya Vicky yang memegang tangan Joy dan enggan melepaskan nya.
Nino terdiam dia ragu di daerah komplek elit seperti ini ada delman, itu sangat mustahil karena delman hanya ada di daerah-daerah yang dekat pegunungan.
"Tuan sebenarnya di sini tidak ada delman" jelas pelayan.
"Pasti ada mbak, di pasar-pasar tradisional ada" balas Joy kekeh.
__ADS_1
Nino terdiam dia tidak ingin mengecewakan Mommy nya yang sedang ngidam, tapi ia juga tidak ingin membuat keputusan yang salah di mana itu bisa membuat Mommy dan calon adik nya masuk dalam masalah.
"Aku akan menelpon Daddy dulu, apa Mommy tidak apa?" tanya Nino hati-hati.
Joy terdiam sebentar, dia pun akhirnya mengangguk dan pada akhirnya Joy kembali ke rumah dan menunggu keputusan dari suaminya.
Nino menelpon Daddy nya dan meminta delman karena Mommy nya sedang ngidam naik delman.
Di tempat lain Willy yang menerima telpon ngidam istrinya langsung meminta Yuda untuk membelikan delman beserta penunggang nya, dan lagi-lagi Yuda kembali harus di buat pusing dengan permintaan aneh-aneh dari istri bos nya.
"Tapi tuan mencari delman itu sangat sulit" jelas Yuda.
"Aku tidak mau tau, istriku sedang ngidam naik delman dan kau harus mencarikan delman untuk ku" tegas Willy.
Yuda menghembuskan nafas nya panjang, dia belum punya istri tapi sudah di buat pusing dengan ngidam nya orang hamil.
Minggu lalu minta naik helikopter buat keliling kota, kemarin minta ngerasain tidur di lapas sama napi, dan sekarang minta naik delman lalu besok apa lagi? jangan-jangan nona Joy meminta naik rakit yang penuh buaya. batin Yuda bergedik ngeri membayangkan ngidam aneh yang selalu di minta istri Bos nya.
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏
__ADS_1