Wanita Gendut Itu Istri Ku

Wanita Gendut Itu Istri Ku
Willy marah


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Beberapa orang yang mengerumuni Joy terlihat kaget dengan apa yang mereka lihat, dimana seorang wanita tengah di tindas oleh seorang wanita.


Joy mencoba meminta tolong tapi kebanyakan yang mengerumuni nya adalah anak kecil dan remaja, mereka hanya merekam tanpa mau menolong nya, membuat Joy yang tidak kuat menahan sakit dan perih yang mengenai tangan dan wajah nya.


"Aku akan pastikan kamu mendapatkan balasan dari perbuatan kamu" Joy mengambil laptop nya yang jatuh dan memasukkan nya ke tas, dengan menahan sakit yang amat Joy mencoba berjalan meski dia berjalan dengan langkah yang linglung.


"Kenapa dia tega" Joy berjalan ke pinggir jalan.


Dia menstop kan taksi, dan naik taksi ke rumah sakit, di tidak perduli akan Sindy yang di biarkan di taman. Joy memilih menyelamatkan diri sendiri.


"Pak tolong cepetan pak, sakit" ucap Joy sambil menutupi wajah nya dengan tangan nya yang satu nya.


Satu tangan Joy yang tadi melindungi wajah Joy juga terkena minyak panas, tapi yang lebih parah adalah tangan karena Joy melindunginya wajah nya dengan tangan.


Meninggalkan Joy yang masih di taksi di tempat lain nampak Willy yang sedang baru selesai meeting bersama klyen nya.


Dia baru mengaktifkan ponselnya, Willy mengecek ponselnya dan ternyata Joy masih belum membalas pesan terakhirnya.


"Aku selalu di nomer dua kan dengan menulis" gumam nya sambil berjalan ke ruangan nya.


Saat bersamaan tiba-tiba Yuda datang dengan wajah panik nya, membuat Willy yang melihat itu menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


"Kau habis di kejar iblis dari mana?" tanya Willy dingin.


"Bukan di kejar iblis tuan, tapi sebentar lagi akan melihat kemarahan iblis yang sesungguhnya" ingin sekali Yuda mengatakan nya, tapi tidak dia katakan karena takut terkena amukan tuan nya.


"Tuan anda harus melihat berita viral ini" Yuda menyerahkan ponselnya pada Willy.


"Kau bodoh? sejak akan aku suka menonton berita tidak penting seperti ini" Willy berniat memberikan ponselnya lagi pada Yuda.


"Itu Vidio nona Joy tuan" sahut Yuda keceplosan.


Mendengar nama Joy membuat Willy langsung memutar video itu, dia menatap serius ke Vidio viral berdurasi 20 detik itu, di sana terlihat Joy yang meminta tolong tapi malah di kerumuni oleh orang banyak.


"Joy kenapa?" nada suara Willy berubah.


Jelas dia mendengar suara rintihan kesakitan dari suara istrinya itu.


"Nona Joy di siram minyak panas oleh ___" ucap Yuda terhenti karena Willy menyela ucapan nya.


"Apa kau bilang? hah! siapa yang berani mencelakai istri ku!" kali ini bukan nada keras lagi, tapi Yuda juga bisa melihat tatapan tajam dengan wajah penuh kemarahan di wajah tuan nya.


"Sabar tuan, orang saya sedang mencari Sindy dia kabur setelah mendapatkan amukan massa" jelas Yuda lagi.


"Bodoh jadi dulu kau melepaskan wanita gila itu?" Willy terlihat marah besar.


"Tidak tuan, tapi waktu itu nona Joy hanya meminta pembersihan karyawan" jelas Yuda yang jawaban nya semakin membuat Willy marah.

__ADS_1


Willy pergi ke rumah sakit di antar Yuda, sepanjang perjalanan dia terlihat cemas karena dia yakin Joy pasti kesakitan.


"Kenapa berhenti!" teriak Willy kesal.


"Di luar macet tuan, seperti nya ada kecelakaan" jelas Yuda yang melihat keramaian di pinggir jalan.


"Cari jalan lain, aku tidak mau tau kau harus sampai 5 menit lagi atau gajih mu akan aku potong 75% " lanjut Willy lagi dengan ancaman nya.


Yuda sudah kebal dengan ancaman itu, dia bahkan sempat di ancam akan di potong 95 % tapi saat gajian dia mendapatkan bonus.


Tiba-tiba ponsel Willy berdering, dia mengangkat telpon nya langsung.


"Kak, Mommy sedang di jalan ke rumah. kakak mau sesuatu?" suara Mom Arr terdengar senang.


"Mom di mana?" tanya balik Willy.


"Mommy di jalan X dekat rumah kakak, niatnya nginep dua hari soalnya Dad lagi ada urusan di sini." balas Mom Arr lagi.


"Kenapa Mom tidak bicara dulu jika akan ke rumah? Joy sedang tidak di rumah. Joy di siram minyak panas oleh teman nya, lebih baik Mom ke rumah sakit saja, aku juga sedang dalam perjalanan ke rumah sakit" jelas Willy.


Dia tidak akan mengatakan Joy baik-baik saja karena Willy tidak suka kebohongan, dia ya dia mengatakan apa yang tidak dia suka dan dia suka, dan semua itu sudah menjadi watak seorang Willy.


Tut..


Willy mematikan sepihak panggilan nya, dia mengirimkan alamat nya pada Mom Arr, setelah itu kembali menggerutu karena jalanan yang macet.

__ADS_1


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2