Wanita Gendut Itu Istri Ku

Wanita Gendut Itu Istri Ku
Ke rumah Veer.


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Sesampainya di halaman rumah Veer Willy dan Joy langsung masuk ke rumah.


dan di sambut dengan Veer yang terlihat senang karena Willy benar-benar menerima tangtangan nya.


"Joy kau terlihat lebih seksi, seperti nya selama dua bulan ini kau tertekan tinggal bersama bule ini" Veer jelas melihat perubahan tubuh Joy yang tidak terlalu gendut seperti di awal pertemuan nya.


Joy yang sekarang memang masih gendut tapi bagian perut Joy tidak berlemak seperti waktu itu, bahkan Veer bisa melihat jika bukan hanya bentul tubuh saja tapi Joy lebih cantik dari Joy dua bulan lalu.



"Jaga bicara mu, dia hidup senang bersamaku" kata Willy sinis.


"Oh ya? lalu kemana lari nya lemak di perut Istri mu?" tanya Veer.


"Shiiittt ! berhenti membahas itu atau aku akan memukuli mu" kesal Willy.


Entah kenapa dia tidak suka saat mendengar fisik istrinya di singgung oleh orang lain, dia tau Joy gendut tapi Joy Istrinya dan kenyamanan Joy adalah utama untuk nya.


"Em Wil jangan seperti itu" Joy yang dari tadi diam saja akhirnya bersuara karena di rasa suasana berubah menjadi panas.

__ADS_1


"Tidak Joy, dia akan semakin gila kalau tidak di hentikan" sahut Willy kesal.


Joy melihat kemarahan di wajah suaminya, dia reflek memegang tangan Willy membuat Veer yang melihat hal itu tersenyum, di senang karena keduanya bisa saling menerima.


"Haha, baiklah tuan bucin aku akan menanyakan barang bawaan mu saja, kau bawa apa?" tanya Veer akhirnya mengalihkan topik pembicaraan.


"Aku membawa kue dan cake kecil untuk anak-anak mu, suruh bibi pembantu mengambil nya di bagasi mobil" kata Willy yang sudah kembali mode normal.


Veer sampai kaget karena kemarahan teman nya ternyata bisa dengan mudah mereda saat di sentuh Joy, dan itu jelas membuktikan jika Joy adalah pawang William Steep Xander sekarang.


Joy tidak memiliki kesempatan bertemu dengan Jane, istrinya Veer sangat terpukul atas tragedi kehilangan baby nya. Dan Joy tau perasaan Jane seperti apa sehingga Joy memilih pulang karena Jane benar-benar mengunci diri di kamar.


Malam nya Willy dan Joy pulang ke rumah, keduanya sampai jam 8 malam dan Joy merasa sangat lelah.


"Nggak ahk, mau nulis aja" sahut Joy sambil fokus pada layar laptop nya.


Joy mulai menulis, beberapa akhir-akhir ini Joy tidak menulis karena aktivitas nya yang sibuk dan hal itu membuat views nya sedikit, dan kelemahan penulis seperti Joy selalu down saat melihat views dan like yang menurun.


Willy melihat Joy yang sibuk sendiri, dia berjalan ke arah meja rias dan mengambil ikat rambut.


"Kebiasaan, rambut kamu sekarang kan panjang jadi harus di ikat" kata Willy.


Joy yang mendengar itu tersenyum, dia mempercepat menulis nya karena saat di perjalanan pulang tadi Joy memiliki ide untuk kelanjutan cerita nya.

__ADS_1


"Kenapa tidak di tulis di buku dulu?" tanya Willy.


"Tidak sempat" sahut Joy singkat.


"Bagaimana kalau tulisan nya tidak nyambung? seharusnya sebelum kamu menulis ada outline skripsi nya dulu, dan setelah semuanya beres tertata rapih batu di tulis" Willy memberikan saran nya.


Jujur saja dia terkadang bingung melihat Joy yang menulis tanpa buku catatan, Joy menulis dengan ide yang mengalir di detik menit yang sama dengan dirinya yang memiliki mood untuk menulis.


"Itu terlalu ribet, lagi pula aku pede dengan tulisan ini yang pastinya akan nyambung karena sejauh ini aku tidak mendapatkan komentar negatif, mereka selalu memberikan support untuk ku" jelas Joy sambil tersenyum.


Willy tidak menjawab dia kehabisan kata-kata jika di hadapkan dengan Joy yang sedang menulis, Maka dari itu Willy memilih naik ke ranjang nya dan melihat Joy yang fokus menulis dari jauh.


"Joy, tutup laptop mu dan kemarilah aku akan memberikan gaji 50x lipat di bandingkan gajih menulis mu itu" kata Willy sambil menepuk ranjang nya.


"Kalau aku menolak?" tanya Joy sambil tersenyum.


"Aku akan membawa mu ke ranjang dengan cara ku" kata Willy lagi.


"Apa aku akan di gendong?" tanya Joy lagi sambil tertawa.


"Jika kau ingin di gendong kau kecilkan lagi perut mu" sahut Willy lagi yang di balas dengan kekehan kecil Joy.


🌹

__ADS_1


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2