Wanita Gendut Itu Istri Ku

Wanita Gendut Itu Istri Ku
Gay?


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


"Jam berapa pulang nya?" tanya Nino.


"Mungkin jam dua kak, kenapa mau jemput?" tanya balik Sera dengan senyuman nya.


"Tentu saja, kalau tidak di jemput akan banyak pemuda yang mengantri ingin mengantarkan, benarkan?" sahut Nino agak sewot.


Yang mana membuat Sera tertawa mendengar itu, Sera menatap kakak nya lalu mencubit pipi sang kakak dengan gemas.


"Cie cemburu, sama adik kok cemburu sih" goda Sera sambil tertawa.


"Sera nanti menabrak" kata Nino mengingatkan.


Karena jujur saja konsentrasi nya pecah saat Sera melakukan hal-hal yang tak terduga seperti ini.


"Iya, iya bawel" Sera melepaskan tangan nya.


Dan mata nya melirik ke belakang, ya sedari tadi keromantisan keduanya di lihat oleh Bella yang kini menatap keduanya dengan pandangan sebal.


Sera hanya acuh, sebelumnya Sera mendukung jika kakak nya memacari Bella, tapi tidak dengan sekarang, Sera merasa Bella terlalu terobsesi akan cinta.


Sera tidak suka sosok yang terlalu panatik akan suatu hal, dan Bella masuk ke dalam daftar orang yang tidak di sukai Sera saat ini.


"Kak Bella diam terus sariawan ya" celetuk Sera.


"Kasih minum saja, di dashboard mobil ada air mineral" kata Nino.


Sera mengambil nya dan memberikan nya pada Bella, dengan gerakan meragu Bella mengambil nya, dia meminum sedikit dan pura-pura tersenyum.


"Terimakasih nona" kata Bella tersenyum terpaksa.

__ADS_1


"Sama-sama, panggil Sera saja" balas Sera dan kembali melihat ke depan.


Selama di perjalanan Sera nampak memandangi wajah tampan kakak nya, dan semakin lama semakin Sera merasa jika kakak nya sangat tampan.



Beruntung banget kaya nya kalau jadi istri kak Nino, ganteng baik dan penyayang lagi. batin Sera tak ada habisnya memuji ketampanan kakak nya.


Hingga akhirnya mobil berhenti, Sera menghela nafasnya panjang lalu melirik sang kakak.


"Nanti jemput nya jam 1 siang, ya" kata Sera mengingatkan.


"Iya kakak usahain" balas Nino.


"Hem, cium dulu" kata Sera menunjuk pipi nya.


Dulu Nino selalu melakukan nya, bahkan tanpa di minta.


"Belajar yang rajin, jangan malas" kata Nino sambil tersenyum.


"Iya pasti kakak ku sayang" sahut Sera sambil tersenyum manis.


Lebay banget. batin Bella muak melihat kedekatan Sera dan Nino yang menurut nya terlalu berlebihan.


Sera akhirnya pergi ke sekolah nya, sedangkan Bella saat ini dia akan turun dari mobilnya, maksud nya adalah dia akan pindah menjadi di depan.


"Kau mau kemana?" tanya Nino membuat Bella menghentikan langkah nya.


"Saya akan pindah tuan, tidak sopan jika saya duduk di belakang" jelas Bella.


Padahal dia memang ingin duduk di depan karena kemauan nya bukan karena tidak enak membuat Nino terlihat seperti supir nya.


"Tidak apa, tetap di posisi mu dan jangan bergerak sedikitpun karena aku tidak suka orang yang terlalu berlebihan" kata Nino tegas.

__ADS_1


"Baik tuan" balas Bella dengannga berat hati.


Kenapa sih dia sela cuek, padahal kalau pun dia ingin aku membuka pakaian ku di sini aku pasti akan melakukan nya, hiss aku sudah benar-benar gila karena anda tuan. batin Bella prustasi.


Mobil pun melaju cepat ke arah kantor, dan sepanjang perjalanan nya Nino sama sekali tidak mengeluarkan suara nya, hal yang sama juga di lakukan Bella yang hanya diam menunggu di tanya.


Nino merasa Bella terlalu berani, seperti hari ini Bella terang-terangan masuk kedalam rumah nya dan serapan bersama keluarga nya, padahal Nino sama sekali tidak menyuruh Bella ke rumah nya.


"Lain kali kau tidak boleh sembarang pergi ke rumah ku" tegas Nino saat mobil nya sudah sampai di parkiran kantor.


"Tapi tuan saya hanya ingin mengantarkan berkas yang anda minta saja" jelas Bella.


"Ya, dan aku tidak menyuruh mu untuk mengantarkan berkas itu ke rumah bukan, aku hanya meminta mu untuk membawa nya ke kantor itu saja" balas Nino dingin.


Bella terdiam, dia merasa terang-terangan Nino menolak nya, dan itu cukup menyakitkan untuk nya yang sedang bertumbuh perasaan nya.


"Tuan saya akan mencoba mendekati Anda, saya menyukai anda" celetuk Bella tak terkontrol.


Persetan Bella tidak ingin sembunyi-sembunyi lagi, dia akan menjerat hati Bos tampan nya.


Nino tidak kaget mendengar ucapan Bella, dia memencet tombol sebagai kode agar Bella segera keluar dari mobilnya.


"Saya benar-benar akan meluluhkan hati yang sedingin es batu itu tuan"


"Terserah, tapi aku rasa itu hanya akan sia-sia karena aku tak menyukai wanita manapun"


Hah?


"Jangan bilang anda Gay tuan?" Bella syok.


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏

__ADS_1


__ADS_2