
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
Joy menghentikan mobil angkot nya saat melewati swalayan, dia membayar angkot nya lalu berjalan masuk ke dalam swalayan di depan nya.
Dia akan membuatkan dinner makan malam yang romantis, Joy merasa harus melakukan nya karena dia harus membalas perlakuan manis Willy yang juga membuatkan dia nasi goreng spesial tadi pagi.
Joy mengisi troli belanjaan nya dengan daging-daging dan sayuran segar, tadi sebelum berangkat Joy mengecek isi kulkas nya dan melihat isi kulkas sudah banyak yang habis.
"Joy" sapa seseorang di belakang Joy.
Joy melirik ke sumber suara, dan dia cukup kaget karena melihat Dika di depan nya.
"Kamu? ngapain" Joy agak sinis pada Dika.
Pertemuan yang terakhir di antara mereka cukup membuat Joy merasa dia tidak aman jika berhadapan dengan Dika.
Apalagi setelah Dika menanyakan berapa harga Joy permalam nya, apa Joy sehina itu di mata pria itu sehingga mereka bisa menanyakan harga permalam Joy yang jelas-jelas Joy berikan gratis pada pasangan halal nya.
__ADS_1
"Belanja Joy, masa joget" sahut Dika santai.
"Oh" Joy menjawab agak sinis lagi.
Joy kembali mendorong troli nya karena dia belum selesai belanja nya, dan lagi-lagi Dika mengikuti Joy yang terus ke sana kemari, hingga akhir ny Joy merasa kesal.
"Kamu mau aku tendang lagi ya!" kesal Joy.
"Tidak Joy, aku mau minta maaf" kata Dika.
"Minta maaf? kamu sudah nikahi Sindy?" tanya Joy.
Dan yang lebih parah nya lagi Dika juga melihat Sindy yang selalu ganti-ganti pria di kosan nya setelah putus dengan nya, tapi beberapa waktu lalu Sindy mengirimi nya pesan jika dia hamil jelas Dika tidak mau bertanggung jawab karena itu bukan kesalahan nya.
"Belum kan? ya udah nikahi Sindy dan setelah itu aku maafin kamu" kata Joy kembali mendorong troli nya.
Tapi langkah Joy kembali terhenti karena suara Dika.
"Sindy di sembunyikan suami kamu Joy, dia sedang hamil" kata Dika.
__ADS_1
Hamil?
Joy melihat ke arah Dika dengan tatapan kesal nya, Joy pernah mendengar obrolan telpon Sindy jika wanita yang sempat bertetangga dengan dirinya itu banyak hutang, dan itu alasan Sindy menjual diri dengan beberapa pria yang bisa membayar nya.
"Kamu harus nikahi dia Dika" ucap Joy kekeh.
"Dia hamil anak orang lain, kamu tau dia seperti apa bukan dan Sindy bukan hamil anak ku karena selama aku bermain aku tidak pernah membuang nya di dalam" tegas Dika.
Sebelum pergi Dika kembali meminta maaf pada Joy, dan mengucapkan terimakasih karena telah di lepaskan dari ancaman William suami Joy yang akan membunuh nya jika masih mengganggu Joy.
Dika berniat merantau ke kota A karena dia merasa keberuntungan nya mungkin tidak ada di kota C, dan mungkin pindah adalah salah satu jalan yang tepat.
"Kenapa Willy tidak bilang kalau dia yang menyembunyikan Sindy" gumam Joy agak kecewa.
Saat di rumah sakit Joy pernah menanyakan kabar Sindy, dan Willy mengatakan jika Sindy sudah menghilang dan mendapatkan akibat dari kesalahan nya.
Setelah selesai berbelanja kini giliran membayar, sambil menunggu antrian Joy menelpon supir untuk menjemput nya agar saat keluar dari swalayan nanti dia tidak perlu menunggu lagi.
🌹
__ADS_1
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏