
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
Siang ini setelah selesai olahraga Joy sudah meminta ijin pada Willy untuk pergi ke taman nampak sudah cantik dengan riasan sederhana nya.
Joy ingin ke taman untuk menulis, dia merilekskan pikiran nya agar bisa kembali berkarya, beberapa hari ini Joy memang tengah di landa cintanya dan itu membuat dia melupakan rutinitas menulis nya.
Dia mungkin tidak akan seaktif dulu lagi, Joy yang dulu hanya mengejar gajih tapi untuk sekarang Joy tidak akan seperti itu lagi, dia hanya akan menulis di saat Joy memiliki waktu saja.
Bagaimana pun prioritas nya sekarang adalah suaminya, Joy tidak bisa mengabaikan pria yang jelas-jelas sudah mau mencintainya bahkan memberikan banyak kebahagian untuk nya, Joy akan menjadi istri terbaik.
"Pak antar saya ke taman ya" kata Joy pada supir.
"Baik nona" sahut supir.
Setalah itu Joy masuk ke dalam mobil, dia menyimpan laptop baru nya di pangkuan nya. Willy memberikan Joy laptop baru agar Joy tidak terus mengeluhkan laptop lama nya yang selalu bermasalah.
Sepanjang perjalanan Joy hanya diam, dia tidak lagi mendengar kabar Sindy ataupun pak Tono karena hampir sebulan ini Joy tidak ke perusahaan itu.
Setahu Joy Willy memberikan jabatan CEO pada salah satu orang terpercaya nya, dan Joy tidak masalah karena selagi yang menjadi CEO nya amanah Joy akan sangat senang karena jika pemimpin nya baik karyawan nya pun akan mengikuti hal yang sama juga.
"Nona sudah sampai" ucap pak supir.
Ya jarak dari perumahan memang tidak terlalu jauh dari taman kota, sehingga dalam waktu 15 menit mobilnya pun sudah sampai.
__ADS_1
"Terimakasih, nanti bapak jemput saya jam 12 ya pak" kata Joy.
"Baik nona, kalah gitu saya pergi dulu" supir pergi.
Joy melihat jam yang masih menunjukkan pukul 10, itu tandanya dia masih memiliki waktu dua jam kurang untuk menulis.
Satu jam dia habiskan untuk menulis, ide untuk cerita nya mengalir dengan cepat meski konsentrasinya sedikit teralihkan karena melihat anak-anak yang berlarian ke arah Joy duduk.
"Haus" gumam Joy.
Joy merogoh tas kecilnya dan langsung mengambil uang 50 ribu nya untuk membeli minum.
"Pak minum nya satu" teriak Joy pada tukang asongan yang berdiri tak jauh dari tempat nya.
"Makasih pak, kembalian nya buat bapak" kata Joy.
Si bapak berterimakasih, lalu pergi dengan senyuman nya karena jarang ada yang memberikan kembalian nya seperti rejeki nya di hari ini.
Joy duduk, dia meminum sedikit lalu mengusap perut nya pelan.
"Sabar, 8 kg lagi mencapai 58" gumam Joy. Berat badan Joy memang masih stay di 66 kg untuk diet ketat nya selama dua bulan ini.
Dari kejauhan terlihat Sindy yang sedang membeli jajanan, dia melihat keberadaan Joy di taman dan hal itu membuat senyuman nya mengembang.
Dia akan membalaskan dendam nya pada Joy, karena Joy Sindy harus kehilangan pekerjaan nya selain itu sekarang dia juga sedang mengandung dan Sindy kehilangan kontak Dika yang dia akui sebagai ayah dari bayi dalam kandungan nya.
__ADS_1
"Pak beli minyak panas nya dong" pinta Sindy.
Si bapak yang mendengar itu terlihat bingung, tapi dia memberikan apa yang di minta wanita di depan nya karena Sindy memberikan uang 100 ribu pada nya.
Sindy membawa minyak panas yang ada di mangkuk itu dengan senyuman menyeringai nya, dia sudah kehilangan segalanya karena Joy dan Sindy tidak perduli jika sekalipun dia harus di penjara setelah ini.
*A*ku akan senang jika aku sudah merusak wajah bermuka dua mu Joy, kau diam saja saat aku bully dan malah tinggal di kontrakan sepetak. kau berhasil nmengelabuhi aku dan teman-teman ku, tapi apa kau bisa menghindari minyak panas ini?. batin Sindy.
Sindy berjalan dengan hati-hati, dia membawa mangkuk itu dengan langkah yang sangat penuh kehati-hatian sampai akhirnya..
"Hy Joy" sapa Sindy dengan senyuman miring nya.
Joy mendongkak ke atas dan di saat bersamaan juga Sindy menumpahkan minyak panas nya ke wajah Joy.
Aaaa !
Joy berteriak kencang.
"Itu untuk kebusukan mu Joy! kau memang kaya tapi bagiku kau adalah Joy gendut yang akan selamanya menjadi bahan bully-an!" kata Sindy sambil tersenyum penuh kemenangan.
Dan kerumunan mulai mengerumuni Joy dan Sindy.
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏
__ADS_1