Wanita Gendut Itu Istri Ku

Wanita Gendut Itu Istri Ku
Dua manula.


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Sesampainya di lobby hotel Willy terlihat mengurus administrasi, Joy hanya duduk sambil melihat suaminya yang sedang berbincang dengan resepsionis hotel.


Jadi orang kaya enak ya, kebelet pengin di perjalanan langsung masuk hotel sesuka nya, Joy benar-benar merasa dirinya sudah menjadi Bos besar.


"Ayo" Willy mengulurkan tangan nya.


Joy menerima uluran tangan itu, dia tersenyum lalu mengikuti kemana Willy membawa nya, di dalam lift Joy jelas melihat suaminya yang sudah terlihat tidak sabar itu.


"Jangan di sini, tahan dulu" Joy menahan tangan suaminya yang ingin memasukan tangan nya ke baju Joy.


"Hem, aku tidak sabar" kata Willy sambil meremas bokong Joy.


Beruntung di dalam lift hanya ada mereka berdua, jadi tidak akan ada yang melihat Willy yang mesum.


Tring !


Pintu lift terbuka dan terlihat dua manula yang langsung naik, mereka melihat tangan Willy yang menyentuh bokong Joy, dan keduanya menggelengkan kepalanya.


"Dasar anak muda, kalau mesum nggak tau tempat" kata si nenek.


"Nenek iri?" tanya si kakek.


"Siapa yang iri, ngapain iri aku lebih dulu merasakan cinta, dan sekarang aku bosan dengan kamu, kakek tua" si Nenek terlihat kesal.

__ADS_1


Joy dan Willy mendengar itu, keduanya memang belum turun karena asyik menonton perdebatan dua manula di samping nya, hingga tidak sadar jika lift nya kembali turun ke bawah.


Si kakek dan si nenek keluar dari lift, si nenek yang lebih muda terlihat berjalan cepat tidak seperti si kakek yang sudah bongkok terlihat berjalan dengan langkah yang kesusahan karena memakai tongkat.


"Kamu kalau bosan jangan ikutin nenek itu, suami jalan kesusahan bukan di bantu malah ninggalin" Willy tiba-tiba kesal melihat ending si kakek yang tertinggal.


Joy melirik suaminya dengan bingung, tanpa di minta pun Joy akan menjadi yang terbaik untuk suaminya karena Joy sangat mencintai Willy. pria yang sudah memberikan sejuta kebahagiaan untuk nya.


"Denger nggak" Willy mencubit pipi Joy.


Ehk..


"Iya aku cinta kamu" ucap Joy yang baru sadar dari lamunan nya.


Tapi sedetik kemudian Joy menutup bibirnya, Joy salah bicara, dan sekarang wajah Willy terlihat serius dengan mata yang terus tertuju pada Joy.


"Em aku salah bicara" Joy menunduk.


"Bukan gitu maksud aku itu aku__" ucap Joy terhenti karena Willy menyimpan satu jari nya di depan bibir Joy.


"Tugas mu adalah satu, selalu mencintaiku dan tetap mencintai ku" kata Willy dengan wajah serius nya.


Tangan Willy mulai aktif lagi, dan hal itu membuat Joy mengeliat karena kenakalan tangan suaminya.


"Nanti ada ora__" ucap Joy terhenti karena bibir nya di bungkam dengan sebuah ciuman panas oleh Willy.


Oh astaga..

__ADS_1


Joy tidak bisa menolak, keduanya berciuman beberapa detik sampai akhirnya pintu lift terbuka dan mereka kembali melihat sepasang manula lagi.


"Nggak modal, pasti nggak punya uang buat booking kamar" ucap si kakek yang melihat Willy dan Joy berciuman.


"Jangan gitu Kek, dulu kan kakek juga sama suka ngajak nenek nongkrong di gang kecil" si nenek membuka suaranya.


"Apaan kakek modal nek, dulu kan nenek pernah minta di beliin hp kakek bela-belain jauh-jauh dari asrama nengokin nenek cuman buat nenek senang, dan nenek kasih hadiah ciuman pertama kan" si Kakek kembali menjawab dengan wajah santainya.


Joy dan Willy menggelengkan kepalanya mendengar ucapan si kakek dan si nenek, jika tadi yang rese nya adalah si nenek maka tidak dengan sekarang yang kebalikan nya.


"Ayo sayang" Willy mengajak keluar Joy karena takut kembali ke lobby.


"Hem, kakek tadi kaya kamu ngomong nya sama-sama tanpa filter" Joy yang berjalan mengeluarkan suara nya.


"Apaan beda, dia botak gigi nya ompong" Willy berjalan lebih cepat.


Dan sampai di kamar dia langsung menarik Joy agar cepat ke ranjang, Joy ingin menyimpan tas nya dulu tapi di tahan oleh Willy yang langsung mengambil tas Joy, dan menyimpan di nakas.


"Kamu yang di atas" kata Willy.


"Aku masih gendut" sahut Joy sambil membuka pakaian nya, lalu mengusap perut nya yang masih berlemak.


"Ya, makanya kecilin biar bisa banyak pariasi main nya" balas Willy sambil melemparkan baju nya ke sembarang arah, lalu menatap Joy penuh gairah karena Joy juga sudah membuka semua pakaian nya.


Dan siang panas pun baru di mulai..


🌹

__ADS_1


Maaf nggak panas, aku cepetin soal nya perut aku sakit dan ngaruh ke mood, dan ini gara-gara seblak😭🤧


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2