Wanita Gendut Itu Istri Ku

Wanita Gendut Itu Istri Ku
Menginap


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Mobil Willy berhenti tepat di rumah mertuanya, Willy keluar bersama dua jagoan nya dan sang istri tercinta nya.


"Apa tidak mau masuk dulu?" tanya Joy.


"Aku akan pulang cepat, ada meeting pagi" balas Willy.


Joy mengangguk paham, dia memang berencana menginap karena Ayah nya meminta Joy untuk makan malam dengan keluarga.


"Hati-hati" kata Joy sambil mencium punggung tangan suaminya dan Willy memberikan kecupan di kening istrinya.


Nino dan Vicky sudah biasa dengan hal itu, keduanya juga mendapatkan ciuman di pipi dari sang Daddy, ya mereka juga sudah mulai beradaptasi dengan semua hal di keluarga baru nya.


"Daddy akan kerja dulu, jaga Mommy kalian oke" ucap Willy pada kedua putra nya.


"Baik Dad" balas keduanya kompak dengan senyuman nya.


Dan setelah itu Willy pun pergi bekerja, membiarkan istri dan kedua jagoan nya yang akan bersenang-senang di rumah mertuanya.


Joy membawa kedua putra nya itu masuk, mereka berangkat memang terlalu pagi karena Willy memiliki jadwal meeting jam 9, dan itu mendadak.


"Assalamualaikum.." ucap Joy.


"Assalamualaikum.." Vicky ikut-ikutan mengucapakan salam seperti Joy.


Ceklek..


"Walaikumsalam.." suara lembut terdengar di telinga mereka.

__ADS_1


Joy tersenyum melihat Bunda nya, dia langsung mencium punggung wanita bercadar itu dan memeluk Bunda nya.


Keduanya lama berpelukan saling melepaskan rindu, dan setelah itu pandangan Bunda Anasya jatuh pada dua anak laki+laki yang menatap nya dengan pandangan yang sangat polos.


"Halo tampan ini Oma, ayo masuk Opa pasti senang melihat cucu-cucu nya yang tampan" ucap Bunda Anasya dengan senyuman nya.


Vicky yang memang sangat mudah akrab itu dengan cepat bisa berinteraksi dengan keluarga Joy, sedangkan Nino dia masih terlihat malu-malu.


Joy benar-benar senang karena kedua keluarga nya sangat mensuport nya untuk mengadopsi anak-anak ini, dan sekarang nama anak-anak nya juga sudah memakai marga suaminya.


Nino Steep Xander dan Vicky Steep Xander, keduanya menjadi anak pertama dan anak kedua dari William dan Joy.


.


.


.


"Vic di sini dulu bersama Aunty dan kak Nino ya, Mommy akan ke kamar dulu" kata Joy pada putra nya.


Vicky mengangguk, dia duduk bersama Aunty nya Ayuni nampak senang karena Joy kakak nya benar-benar pulang membawakan dua keponakan sekaligus untuk nya.


Dia semakin kagum dengan kakak-kakak nya, ia merasa beruntung karena memiliki kakak-kakak yang memiliki hati yang sangat luar biasa baik nya, Ayuni berjanji pada dirinya sendiri jika dia akan mengikuti jejak kakak-kakak nya yang selalu positif dalam berbagai hal.


"Air nya sudah siap" kata Joy pada Willy.


"Terimakasih" kata Willy berjalan ke arah kamar mandi untuk mandi.


Joy melanjutkan dengan menyiapkan pakaian ganti, dan setalah 15 menit Willy keluar dan langsung memakai pakaian nya, Joy membantu menyisir rambut suaminya.


"Seperti nya kamu kurusan sayang" Willy menatap Joy yang ada di depan nya.

__ADS_1


"Benarkah?" Joy senang jika itu benar.


"Hem, pinggang mu menjadi ramping bokong mu berisi dan juga ini (menyentuh dada Joy) terlihat lebih berisi" Willy tersenyum dan mulai meraba beberapa titik tubuh istrinya.


"Sayang jangan mula deh" Joy mengeliat geli.


Tapi Willy malah semakin tertantang, dia bahkan saat ini sudah menciumi leher istrinya yang sangat candu untuk dirinya.


"Bagaimana kalau kamu menjadi makanan pembuka makan malam ku" Willy menatap Joy penuh gairah.


"Sayang, semuanya menunggu kita di baw__" ucap Joy terhenti karena melihat pintu yang terbuka.


"Upss sorry, aku hanya di suruh Bunda untuk memanggil kalian" kata Radit terlihat kikuk karena melihat apa yang di lakukan ipar nya.


Willy tersenyum melihat itu, dia dengan sengaja melingkarkan tangan nya di pinggang istrinya dengan senyuman miring.


"Sayang, lepas nggak" Joy malu karena Radit masih melihat ke arah nya.


Radit yang melihat itu kesal, dia tau adik ipar nya itu sedang mencoba membuatnya kesal lagi, dan karena itu juga Radit memilih buru-buru pergi dan menuruni tangga.


"Kamu sih, ayo makan" Joy menarik tangan suaminya agar mengikutinya.


"Oke, tapi setelah makan malam aku makan kamu ya honey" balas Willy berjalan dengan langkah nya yang malas.


Joy yang mendengar itu tidak lagi menjawab, entah kenapa dia merasa suaminya semakin Omes setelah mereka menjadi Mommy dan Daddy.


Dua hari ini aku kehilangan favorit ku karena anak-anak, dan malam ini aku tidak akan melepaskan mu Mommy Joy. batin Willy sambil tersenyum menyeringai.


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏

__ADS_1


__ADS_2