Wanita Gendut Itu Istri Ku

Wanita Gendut Itu Istri Ku
Bertemu Klien #2


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Mobil yang di kendarai Nino baru sampai di salah satu restoran bintang 5, mereka sudah memesan tempat VIP dari kemarin karena kliennya sangat penting.


"Apa kabar tuan Nino?" sapa seorang pria tampan dengan wajah bule nya.


Sera melihat itu mengalihkan pandangannya agar tak terfokus pada pria tampan di depan nya, jujur saja air liur Sera ingin menetes saat melihat ketampanan pria bule itu.


"Kabar baik, tuan Choky" balas Nino sopan, "Kenalkan ini istri saya, Sera" lanjut Nino memperkenalkan istrinya.


"Waw! anda benar-benar memiliki istri yang sangat cantik tuan" puji Choky.


"Terimakasih" kata Sera baru membuka suaranya.


Astaga dia sangat manis. batin Choky.


Setelah sapaan singkat itu mereka pun langsung pada intinya, Sera yang tidak mengerti dengan bisnis memilih diam dan sesekali dia melirik Choky yang kebetulan Choky juga sedang meliriknya.


Nino yang sedang menjelaskan merasa tak fokus dia terus merasa tak nyaman saat melihat kedua orang sedang bertatapan.


"Ekhem!" Nino pura-pura batuk.


Tapi Sera malah acuh dan nampak melihat ke arah Choky, pun sebaliknya Choky yang nampak sangat memuji kecantikan alami yang di miliki Sera.


Astaga, apa yang aku lakukan tidak seharusnya aku menyukai pria lain. batin Sera seketika sadar dengan apa yang telah dia lakukan.


Tangan Sera perlahan menggenggam tangan Nino, yang mana hal itu membuat Nino langsung melirik ke samping.


Maaf!


Kata itulah yang Nino lihat di wajah istrinya, Nino menghela nafasnya panjang lalu dia kembali fokus dengan apa yang seharusnya dia lakukan.


Choky kembali fokus pada pembahasan nya hingga akhirnya dia mendengar suara dering telpon yang membuat dia langsung membuka suara nya.

__ADS_1


"Maaf tuan, saya akan keluar mengangkat telpon nya sebentar" kata Choky.


Tidak profesional. batin Nino sedikit kesal.


Sera melihat kepergian Choky langsung memeluk lengan suaminya, Sera juga mengecup punggung tangan suaminya.


"Maaf, jangan cemburu karena aku hanya menyukai pria lokal" kata Sera sambil menatap wajah Nino.


"Aku tidak cemburu" balas Nino bohong.


"Hem, sayang nya aku tidak percaya" sahut Sera sambil tersenyum kecil.


"Terserah" Nino nampak masih kesal.


Sera yang melihat itu hanya bisa tersenyum, rasa bersalah karena melirik pria lain kini telah sirna karena untuk pertama kalinya Sera melihat Nino cemburu padanya.


Tak lama kemudian Choky datang, mereka pun akhirnya menyambung obrolan yang berisi pembahasan kerja sama itu, dan Sera kembali di buat bosan dengan situasi ini.


Setelah selesai membahas bisnis mereka pun akhirnya pesan makanan, Sera dengan semangat memesankan banyak makanan karena dia sangat lapar.


"Senang bertemu anda tuan Nino, dan nona Sera" Kata Choky setelah mereka selesai makan siang.


"Ya, saya harap anda tidak kapok dengan pertemuan pertama kita tuan" menekan kata Kapok agar Choky sadar kesalahan nya.


Choky adalah klien baru nya yang memiliki perusahaan dari new York, dia kesini sekalian karena akan menghadiri acara pernikahan teman nya.


"Tentu tidak tuan, terimakasih untuk waktunya" lanjut Choky.


Nino mengangguk dan keduanya sama-sama mengucapakan kata terimakasih, hingga akhirnya Choky pulang karena di juga memiliki urusan lain.


Dan sekarang tinggalah Sera dan Nino yang masih di luar restoran, keduanya masih belum mau masuk ke dalam mobil.


"Jadi kita mau kemana?" tanya Sera masih berdiri di samping suaminya.


"Bagaimana kalau kita pacaran" balas Nino sambil menatap wajah cantik istrinya.

__ADS_1


"Apa ranjang juga termasuk ke dalam pacaran?" tanya Sera dengan polosnya.


"Jangan mulai Sera" Nino mencubit gemas hidung mancung Sera.


"Aku hanya bercanda sayang" sahut Sera dengan mencebikan bibir nya.


Nino mengacak gemas rambut Sera, lalu membawa Sera untuk masuk ke dalam mobilnya dan seperti biasnya dia memasangkan sabuk pengaman nya.


"Kau tau bercanda mu selalu menggemaskan membuat ku selalu ingin mencium mu" kata Nino sambil mendekatkan wajahnya ke wajah istrinya.


Sera tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan suaminya, dia rasa Nino sudah mulai bucin padanya.


"Apa yang kamu tertawa kan?" tanya Nino mengembungkan pipi nya sebal.


"Tidak ada" sahut Sera sambil tersenyum.


"Bohong" Nino menatap Sera.


"Tidak bohong" sahut Sera menahan wajah suaminya agar tetap di depan nya.


Keduanya berpandangan dan saat bibir keduanya akan saling menerima tiba-tiba..


Tin.. tin !


Suara klakson mobil di samping nya terdengar, membuat pasutri itu seketika langsung membenarkan posisinya.


"Hampir saja di grebek" Sera tertawa.


"Bukan di grebek, tapi mobil tadi pengganggu" sahut Nino kesal.


Keduanya pun memutuskan untuk jalan-jalan, tidak ada kata bosan Sera dan Nino menyukai acara pacaran halal nya yang lebih bebas di bandingkan pacaran tanpa ikatan yang jelas.


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏

__ADS_1


__ADS_2