
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
Dua hari berlalu Joy masih ragu untuk menerima tawaran menjadi CEO, bukan hanya karena dia merasa tidak pantas tapi Joy juga merasa itu terlalu berlebihan.
Joy memang berpikir untuk menyetujui penawaran suaminya, tapi itu hanya menjadi karyawan tetap atau mungkin resepsionis? Joy berpikir hanya sampai di situ karena bagaimana pun dia tidak berpengalaman.
"Jadi kamu menolak jabatan setinggi itu?" tanya Willy.
Dan Joy mengangguk kecil sambil menunduk.
"Waw ternyata kamu sombong juga nona Joy, sekaya apa kamu sehingga mau menolak menjadi CEO?" tanya Willy lagi dengan nada mengejek.
Joy sedang membaca novel yang yang di beli nya kemarin, akhir-akhir ini Joy selalu telat menulis karena Joy membaca beberapa novel favorit nya.
Akhir-akhir ini Joy sangat menyukai horor, dia membaca beberapa buku yang di tulis oleh penulis R I S A S A R A S W A T I, Joy menyukai novel horor tapi dia belum berani menonton film nya karena Joy tim menonton di akun sosial media, lebih tepatnya setelah film nya 1 tahun sudah release.
"Kau harus di hukum istri sombong" lanjut Willy sambil mencium pipi Joy.
"Apa tidak bisa diam? aku sedang fokus membaca, ini seru" Joy mencoba melepaskan diri.
"Hey kau mengabaikan ku hanya untuk ini? aku tidak akan mengijinkan mu membeli buku lagi kalau kau mengabaikan ku" kata Willy sambil menutup buku itu.
Huh..
Joy menatap sebal pada suaminya, dia kesal karena Willy tidak mendukung hal yang di sukai nya.
__ADS_1
"Tidak ada baca buku kan? baiklah aku akan tidur" Joy merebahkan tubuhnya.
Tapi baru saja Joy akan memejamkan mata nya dia di kagetkan dengan sosok yang kini mengkungkung-kung di atas tubuh nya.
Willy memulai lagi hal yang di sukai nya yaitu menggoda Joy, dia memberikan ciuman lembut di bibir Joy dan ya Joy membalas ciuman nya dengan senang hati.
Keduanya melakukan nya sampai beberapa menit, sampai akhir nya Joy melepaskan ciuman nya karena perut nya merasa sakit.
"Ada apa?" tanya Willy.
"Hem, perut ku sakit seperti nya aku datang bulan" Joy masih memegang perut nya.
Apa!
Reaksi berlebihan terlihat di wajah Willy, dan sungguh melihat itu Joy merasa kasihan sekaligus ingin tertawa.
Apalagi saat melihat Willy yang berlari ke kamar mandi dan mengunci diri di kamar mandi membuat tawa Joy tidak bisa di tahan lagi.
"Dia benar-benar memiliki nafsu yang besar." gumam Joy.
Joy mengintip apa ucapan nya tadi benar atau salah, dan setelah memastikan benar saja Joy melihat banyak darah di CD nya, beruntung tidak bocor.
Hufh..
"Seperti nya Tuhan masih belum ingin melihat aku menjadi seorang ibu, apa karena Tuhan tau kalau aku juga ingin menemukan kedua orang tua ku?" gumam Joy lagi.
Joy duduk di lantai tiba-tiba dia merindukan suasana panti, tempat dia di temukan di asuh hingga bisa menjadi Joy yang sekarang ini.
Dia tidak akan melupakan siapa saja yang telah menghina dan mengejek nya, tapi di panti bukan hanya bercerita tentang pembullyan teman-teman nya pada nya, ada juga pengurus panti yang berhati baik dan merawat nya dengan tulus.
__ADS_1
Joy juga punya satu junior yang dulu nya masih bayi mungkin sekarang junior nya itu sudah besar, Joy sudah sangat lama melupakan tempat asalnya dia berpikir tidak ada salahnya untuk mengunjungi tempat dia di besar kan.
Tak lama kemudian Willy keluar dengan rambut basah nya, Joy melihat itu langsung pergi ke kamar mandi untuk mengganti pakaian nya.
"Kemarilah" kata Willy.
"Nanti kamu ke kamar mandi lagi" Joy sedikit menjauh.
"Tidak akan, aku sudah puas tadi" sahut Willy.
"Baiklah" Joy mendekat.
Willy mengusap tangan dan pipi Joy, lalu mencium punggung tangan Joy lembut.
Joy merinding melihat Willy yang aneh, tapi dia mencoba biasa saja meski nyatanya Joy tidak pernah bisa santai saat di dekat Willy jantung nya selalu berdetak kencang.
"Kalau aku mengajak honeymoon kau memilih negara mana?" tanya Willy.
"Kota A" sahut Joy semangat.
"Why?" tanya Willy.
"Aku ingin mengunjungi panti asuhan saat aku kecil, apa boleh?" tanya Joy.
Willy terdiam nampak menimbang, sampai akhirnya dia mengangguk.
"Apapun yang kau mau, kita akan ke sana dan setelah itu kita liburan ke New York" kata Willy dan Joy hanya mengangguk dia akan sangat senang jika dia bisa keluar negri.
🌹
__ADS_1
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏