
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
Empat hari sudah keduanya menikah, Sera hampir setiap pagi nya selalu di buat kaget dengan kahadiran nya sosok Nino yang ada di samping nya.
Seperti sekarang ini Sera baru bangun tidur dan kaget saat merasakan pelukan yang sangat erat, bahkan saking erat nya hampir membuat Sera sesak nafas.
"Kak, lepasin coba" kata Sera pelan.
"Ini masih jam 6 pagi" balas Nino tak mau melepaskan tubuh Sera.
"Tapi aku mau pipis" sahut Ara lag
"Pergilah" Nino menguraikan pelukan nya yang membuat Sera bisa melepaskan dirinya.
Sera buru-buru pergi ke kamar mandi, di dalam kamar mandi dia melakukan apa yang menjadi niatnya yaitu pipis.
"Astaga sudah selsai" Sera menutup bibirnya.
Dia melihat jika masa menstruasi nya selesai, dan itu cukup singkat karena terhitung dari Sera mendapatkan hari pertama nya itu tandanya hanya enam hari.
Biasnya Sera akan menstruasi selama satu Minggu atau 9 hari, tapi kali ini memiliki perbedaan dan Sera pun mau tak mau langsung mandi.
Di kamar Nino mengerutkan keningnya merasa Sera sangatlah lama di dalam kamar mandi, hal itu membuat dia khawatir dan langsung beranjak dari tempat tidur nya.
tok..tok..
"Sera" panggil Nino pelan.
Sera yang sedang berada di guyuran shower tidak mendengarkan panggilan ataupun ketukan pintu nya.
Tidak mendapatkan jawaban membuat Nino semakin cemas, dan dia pun langsung memutar klop pintu dengan perlahan yang ternyata pintunya tidak di kunci.
Nino melangkah masuk ke dalam dan seketika langkah nya terhenti saat melihat Sera yang sedang berdiri di bawah shower dengan kondisi tubuh yang polos tanpa sehelai benang pun.
"Kak" Sera seketika canggung.
__ADS_1
Bagaimana pun ini kali pertama keduanya saling melihat di saat kondisi tubuh Sera yang polos, dan Sera merasa sedikit malu.
"Aku pikir kamu kenapa-kenapa" Nino mencoba mengalihkan perhatian nya.
"Em, tadi cuman mau pipis tapi biar seger sekalian mandi deh" balas Sera jantung nya seketika berdegup dengan kencang.
"Ya sudah lanjutkan saja mandinya" Nino pun memilih pergi keluar dari kamar mandi.
Ehk..
Sera melihat kepergian Nino dengan wajah sedikit kecewa, dia aneh kenapa suaminya tidak bernafsu saat melihat tubuh polos nya ini.
Apa jangan-jangan yang di bilang kak Bella benar. batin Sera yang seketika teringat akan gosip murahan itu.
Selama menikah Nino memang sering memeluknya, tapi jelas Sera masih merasa kurang karena Nino belum pernah mencium bibirnya seperti yang dia tonton di film drakor.
"Apa aku harus bilang kalau aku sudah selesai menstruasi?" gumam Sera sambil mematikan shower nya.
Sera menarik handuk kecil dan memakainya menutupi bagian dada nya sampai paha nya, mata Sera melihat ke depan cermin lalu Sera pun mengigit bibir bawahnya.
"Tapi kalau kak Nino masih nggak nafsu gimana, aku kan serba kecil nggak montok nggak se seksi kak Bella, bahkan kak Bella yang montok aja kak Nino abaikan apalagi aku dada rata kaya gini" lanjut Sera masih dengan pikiran nya.
Penasaran kemana suaminya pergi Sera pun keluar dari kamar masih dengan menggunakan handuk tipis nya, dia berjalan sambil melihat ke sana ke mari.
Hingga mata Sera tertuju pada sosok yang sedang masak, senyuman mengembang di wajah cantiknya Sera berjalan cepat mendekati suaminya.
"Kak" panggil Sera manja.
Tangan Sera melingkar di pinggang suaminya.
Nino kaget dengan keberadaan Sera, apalagi tangan Sera mengusap perut kotak-kotak nya yang membuat dia membalikan tubuhnya.
"Pakai baju dulu setelah itu kita sarapan" kata Nino sambil mengusap pipi Sera lembut.
Sera melihat kompor yang menyala di pun mematikan kompor nya dan mengadahkan pandangan nya ke wajah tampan suaminya.
"Bajuin" balas Sera manja.
__ADS_1
"Jangan menggodaku Sera" kata Nino sambil mencubit gemas hidung mancung Sera.
"Aku tidak menggoda mu kak, aku hanya ingin merasakan di manjakan suami ku" balas Sera sambil meloncat dan Nino dengan gesit menangkap bokoong Sera yang membuat Sera langsung melingkarkan kaki nya di pinggang Nino.
Sesuai dengan permintaan Sera Nino membawa Sera ke kamar nya, dan setelah sampai di kamar Sera langsung di dudukan di tepi ranjang.
Nino mengambilkan pakaian ganti untuk istri kecilnya, dan saat akan berbalik dia melihat Sera yang terlentang dengan handuk yang di naik turunkan.
"Sera pakai dulu baju nya" suruh Nino.
"Untuk apa?" tanya Sera berniat menggoda suaminya.
Dia penasaran seberapa kuatnya Nino menahan hasrat nya, Sera merasa ini adalah sebuah tantangan.
"Tentu saja agar tidak masuk angin, ayo" Nino memasangkan br* pada Sera.
"Kak, apa kita akan honeymoon?" tanya Sera.
"Mungkin" balas Nino singkat dan memakaikan CD untuk Sera, tentunya tanpa berniat melihat ke titik-titik yang menggoda iman nya.
"Ck, kak bisa tidak jangan mengalihkan pandangan kakak pada ku? tatap tubuh ku dan lihat dengan jelas jika aku adalah istri mu" kesal Sera dengan nada bicaranya yang tinggi.
"Sera!" Nino mengingatkan Sera untuk tidak berbicara terlalu tinggi, karena itu lah yang di ajarkan Mommy nya yaitu untuk selalu bersikap sopan pada orang yang lebih tua atau pun muda.
"Ya ya, aku akan mengecilkan suara ku tapi coba kakak lihat apa yang salah dari ku?" Sera berdiri dengan pose centil nya.
Nino melihat Sera yang hanya memakai CD dan bra saja.
"Pembalut nya" Nino langsung beranjak berniat mengambil pembalut.
Sera melongo melihat itu, dia semakin gemas dengan sikap kakak nya.
"Kakak! aku sudah selesai menstruasi dan tidak butuh pembalut lagi" teriak Sera.
Sudah selesai?
🌹
__ADS_1
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏