
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
Karena gigi sang adik yang ompong Nino dan Vicky setiap hari harus selalu memberikan pujian untuk adik nya, Sera akan tiba-tiba menangis jika tidak di sebut cantik.
Ompong benar-benar membuat Sera yang biasanya pede dengan tubuh gemuk nya menjadi pemalu, bahkan di sekolah Sera tidak bawel lagi karena malu memperlihatkan gigi ompong nya pada teman-teman nya.
"Kakak aku tidak mau pakai jepit ini, kata teman ku gigi ku ompong dan jelek" kata Sera manyun.
Sera paling tidak suka di sebut Gendut, Tapi sekarang dia tidak suka di panggil ompong oleh teman-temannya.
"Siapa bilang jelek, kau terlihat seperti Marsha di YouTube" kata Nino sambil menyisiri rambut adik nya.
"Mana ada, Marsha emang Gendut?" tanya Sera dengan wajah menggemaskan nya.
"Gigi nya kan sama" balas Nino sambil membelai menguncir dua rambut tipis adik nya.
Tidak memiliki pengasuh membuat Nino harus turun tangan untuk mengurusi adik tersayang nya.
"Sama ompong?" tanya Sera lagi.
Dan Nino mengangguk cepat, lalu kembali menguncir rambut yang sebelahnya lagi.
__ADS_1
"Bukan mirip Marsya nya tapi lebih mirip Bear, kak" sahut Sera lagi, dengan wajah di tekuk nya tentunya.
Nino tidak bisa berkata-kata lagi, adiknya sangat pintar dan itu yang membuat nya semakin menyayangi Sera.
"Mommy Daddy masih lama di jalan nya?" tanya Sera.
"Iya, sekarang makan puding dulu aja ya, nanti kakak suapin mau?" ucap Nino mengalihkan perhatian Sera pada makanan.
Sebenarnya Mommy Daddy nya sedang pergi ke luar karena tadi pagi Nino melihat Mommy nya muntah-muntah di kamar mandi, dan wajah Mommy nya juga pucat.
Vicky tidak ikut karena sekolah, sedangkan untuk Nino dia sengaja bolos dan mengantarkan Sera ke sekolah karena tidak mau meninggalkan adik nya sendirian.
"Asyik au puding" sumringah Sera.
Selain itu Sera juga rajin makan sayur sup, meski yang di makan hanya bakso dan kuah nya saja tapi itu peningkatan yang lumayan untuk saat ini.
Setidaknya Sera tidak terus makan ayam dan daging sapi, Sera sudah mulai suka rasanya kuah sup bakso, dan kuah sayur-sayur yang lain nya.
Sedangkan di tempat lain Joy dan Willy nampak baru masuk ke ruangan Setelah nama nya di panggil.
Kedua nya cukup lama mengantri karena Joy meminta di periksa di dokter umum biasa, bukan pada dokter pribadi nya sehingga mereka lama menunggu antriannya.
Dokter nampak sedang memeriksa Joy, di samping nya nampak Willy yang terus memegang tangan sang istri dengan posesif yang membuat siapa saja yang melihat itu akan iri.
__ADS_1
"Bagiamana dok?" tanya Joy dan Willy bersamaan.
"Selamat pak, istri anda sedang mengandung dan saat ini usia kandungan nya sudah masuk Minggu ke lima" jelas dokter.
Joy dan Willy yang mendengar itu tentu saja senang, selama ini Joy memang tidak memakai KB itu karena Joy ingin punya banyak anak.
Tapi Tuhan berkehendak lain, Joy kembali mendapatkan berkah dan kepercayaan lagi untuk mengandung setelah Sera berumur 5 tahun.
Cup..
Willy memberikan ciuman lembut di kening sang istri, dia benar-benar sangat senang akan hamil nya Joy itu tandanya dia akan menjadi bapak 4 anak.
"Terimakasih honey" kata Willy sambil mencium pipi istrinya.
"Hem, sama-sama honey" balas Joy dengan senyuman nya.
Joy pikir dia telat menstruasi karena akhir-akhir ini dirinya sedikit setres akan masalah coklat, tapi ternyata tidak dia telah mengandung calon anak ke empat nya.
Dokter melihat Joy dan Willy yang romantis hanya bisa geleng-geleng kepala, ini bukan kali pertama dirinya menyaksikan calon ayah dan ibu yang sosweet seperti ini.
🌹
Yang belum Mampir yuk mampir, ^^My Virginity)
__ADS_1
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏