Wanita Gendut Itu Istri Ku

Wanita Gendut Itu Istri Ku
Cukup percaya pada ku


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Cintia masih belum enggan pergi, Joy benar-benar tidak habis pikir mengapa masih ada wanita seperti itu di dunia ini.


"Jadi kau tidak mau pergi?" tanya Joy dengan nada geram nya.


Dan Willy melihat raut berbeda di wajah istrinya, tidak ada Joy yang pemalu ataupun menunduk karena insecure.


Yang ada di depan mata nya adalah seorang wanita yang sedang di bakar api cemburu.


"Aku masih belum selesai, meski tuan William sudah menikah lalu apa salah nya kalau kita berbagi" jelas Cintia masih bisa santai meski dia baru saja mendengar kenyataan yang cukup membuat nya kaget.


Cintia sudah jauh-jauh datang ke sini, dia bahkan masuk dengan cara menipu resepsionis jika dia sudah memiliki janji dengan pemilik perusahaan.


Dan resepsionis tentu mempercayai nya karena Cintia berpakaian cantik, meski agak seksi dan Cintia paling pandai bicara.


"Kau pikir aku sudi di madu hah! dasar oncom" geram Joy sambil menatap tajam ke arah Cintia.


"Anda tetap nomer satu, kita bagi tugas saj__" ucap Cintia terhenti karena terdengar suara Joy yang menggerakkan leher nya.


Glekk..


Cintia menelan ludahnya melihat Joy yang meregakan otot-otot nya dan berjalan mendekati nya.


"Aku bukan tipe wanita pemarah, tapi huh.. untuk kali ini aku tidak bisa tinggal diam saja apalagi melihat wanita tidak tau malu seperti dirimu" Joy memegang rambut Cintia dan meremas nya kuat.


"Aaaanda mau apa?" tanya Cintia gelagapan.


"Kenapa? kau takut?" tanya Joy tersenyum miring.


Willy memilih duduk, sebenarnya dia bisa saja memanggil scurity ataupun langsung mencaci maki Cintia, tapi tidak dia lakukan karena Willy ingin menonton saja, dia rasa Joy bisa membasmi hama pengganggu rumah tangga nya.

__ADS_1


"Tidak" bohong Cintia yang nyali nya sudah mulai menciut.


"Oh ya? tidak takut baiklah aku akan membuat dirimu ingsyaf menjadi pelakor lagi ya Nona Oncom" Joy melepaskan tangan nya dari rambut Cintia, tangan nya bergerak di udara dan bersiap menampar Cintia.


Plakk !


"Pergi atau aku hajar kamu!" Joy sudah tidak bisa mengendalikan kemarahan nya lagi.


Cintia memegang pipi nya yang berdenyut nyeri, dia menatap Joy kesal lalu melirik ke arah Willy yang acuh dengan apa yang terjadi.


"Anda benar-benar jahat nona" Cintia pergi pipi merah nya.


Joy mendekati pintu lalu melihat Cintia yang berjalan dengan wajah di tekuk nya.


"Astaghfirullah.. laki-laki banyak tapi mau nya sama suami orang" gumam Joy tidak habis pikir.


Joy menutup pintu nya dan saat dia berbalik Joy malah di tarik ke toilet oleh suaminya.


Willy tidak menjawab, dia memegang kedua tangan istrinya lalu dia dekatkan ke wastafel, Willy membasuh tangan Joy dengan air dan menyabuni nya lama.


Joy terdiam di perlakuan seperti itu oleh suaminya, dia masih belum paham dengan apa yang akan di lakukan suaminya.


"Sudah bersih" Willy mengelap tangan Joy dengan tisue.


"Buat apa sih?" akhir nya Joy bertanya.


"Biar nggak ada kuman yang nempel" balas Willy akhirnya.


Joy kembali di bawa ke ruangan, keduanya duduk di sofa dan Joy masih melihat dan menunggu apa lagi yang akan di lakukan suaminya.


Willy menarik tangan Joy untuk memeluk nya, lalu mencium kening Joy berulang kali.


"Don't believe what people say, just believe in me" kata Willy sambil menatap Joy.

__ADS_1


"Aku akan selalu percaya padamu selagi kamu selalu jujur pada ku" balas Joy dengan senyum nya.



Willy ikut tersenyum dia mengusap lesung pipi istrinya yang selalu membuat dia gemas itu.


"Terimakasih" kata Willy sambil mencium bibir Joy lembut.


Joy membalas ciuman itu, dia bahkan mengalungkan tangannya di leher suaminya karena Joy merasa menginginkan hal yang lebih.


"Bagaimana kalau kita melakukan nya di sini?" Willy tersenyum sambil mengatakan nya.


"Boleh, aku penasaran sensasi di sofa" sahut Joy dengan kekehan kecil nya.


Keduanya kembali berciuman panas lagi, satu tangan Willy sudah melakukan aksi nya di mana dia sudah masuk ke dalam rok Joy.


Dan di saat bersamaan juga Yuda membuka pintu, dan dia melihat apa yang sedang di lakukan bos nya.


"Astaga mata ku" Yuda menutup mata nya.


Dia akan menutup pintu nya lagi tapi malah mendengar suara laknat itu.


"Ah.. "


"Ya Tuhan, tolong kirimkan bidadari untuk ku" Yuda menutup telinga nya dan langsung berjalan ke arah ruangan nya.


Di ruangan nya Yuda terus menggerutu, tubuh nya panas dingin karena sempat melihat tangan bos nya yang meraba bagian dada Joy.


"Oh shiittt tuan nona kalian benar-benar membuat pemuda mata polos pemuda ini ternodai"


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏

__ADS_1


__ADS_2