
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
Hari-hari Joy sangat sibuk dengan pekerjaan dan kuliah nya, adapun Sabtu Minggu Joy memakai dua hari itu untuk olahraga.
Bukan hanya olahraga Joy juga diet ketat.
Willy tidak masalah Joy sibuk, yang paling terpenting untuk nya setiap malam Joy tidak absen melakukan malam panas nya.
"Aku cape" gumam Joy sambil duduk.
Satu bulan ini dia sudah menghilangkan 6 kg dan itu benar-benar penuh perjuangan.
Joy harus mengurangi makan nya, makan nasi hanya dua sendok dan lebih banyak makan sayur dan buah, Joy benar-benar melakukan saran suaminya untuk diet.
"Minumlah" Willy memberikan minum.
Willy dan Joy sekarang tengah berada di lantai utama yang menghadap kolam, Willy membuat ruangan olahraga khusus untuk Joy.
"Aku mau yang manis" ucap Joy.
"Tidak bisa, kau gendut karena terlalu banyak makan manis" kata Willy lagi.
Joy mengembungkan pipi nya, bahkan saat bekerja pun Joy hanya membawa salad buah-buahan agar dia tidak terlalu kelaparan.
__ADS_1
Tidak ada ngemil sambil menulis lagi, tidak ada jajan-janan di pinggir jalan yang selalu Joy lakukan, semuanya harus stop dulu untuk membuat tubuhnya lebih kurus.
Berat badan Joy sebelumnya adalah 75 kg, dan sekarang Joy lega karena dia hanya perlu membuang lemak nya hingga tersisa tubuh ideal nya, Willy meminta Joy untuk 55-60 kg.
"Makasih" akhirnya Joy menerima nya.
Willy hanya mengangguk, matanya terus melihat Joy yang keringatan dengan rambut yang sedikit berantakan, dan hal itu membuat Willy inisiatif untuk membenarkan ikat rambut Joy.
"Sore ini kamu ikut aku" kata Willy.
"Kemana?" tanya Joy bingung.
"Menjenguk teman ku" sahut Willy.
"Siapa?" tanya Joy.
"Kau ingat Veer, istrinya baru saja keguguran" jelas Willy.
Joy mangut-mangut mendengar penjelasan suaminya, tentu dia masih mengingat sosok pria bule yang menarik tangan nya untuk masuk ke mobil Willy.
Ahk mengingat itu membuat Joy tersenyum, andai saja malam itu dia masih di acara ulang tahun perusahaan mungkin Joy tidak akan beruntung seperti sekarang ini, Joy menemukan kebahagiaan nya setelah di hina banyak orang.
"Aku akan membuat kue untuk istri Veer" Joy tiba-tiba berdiri.
"Tidak aku sudah memesan banyak makanan untuk di bawa ke sana" Willy ikut berdiri.
__ADS_1
"Tapi akan lebih enak kalau di masak sendiri, saat SMP aku pernah membuat kue untuk ulang tahun salah satu penjaga panti" jelas Joy.
"Dan sekarang itu tidak di perlukan lagi karena kau tidak tinggal di panti lagi, kau sudah menjadi nyonya di sini" kata Willy sambil menarik tangan Joy untuk mengikuti nya.
Joy mengikuti kemana suaminya akan melangkah membawa nya, sampai akhirnya keduanya sampai di kamar Joy melihat Willy yang sudah memberikan kode untuk nya.
"Siang juga?" tanya Joy.
"Siang atau malam itu sama saja karena melayaniku adalah tugas mu" kata Willy kembali menarik Joy ke kamar mandi.
Dan siang panas di kamar mandi pun keduanya lalui, Joy yang baru saja selesai berolahraga kini harus kembali di buat kelelehan dengan meladeni nafs* suaminya.
Sore nya seperti yang sudah di rencanakan Willy mengajak Joy pergi ke rumah Veer, dan sekarang keduanya sedang mengambil kue pesanan di toko langganan Willy.
"Jangan menatap kue nya terus, ingat lemak" bisik Willy dengan senyum nya.
Joy melirik sebal pada suami bule nya itu, andai saja dia tidak diet mungkin Joy akan menghabiskan uang gajih nya bulan ini yang sudah terkumpul lebih dari 8 juta.
"Kapan aku bisa makan kue?" Joy menatap ingin pada kue-kue yang ada di etalase kaca toko.
"Nanti setelah kau punya baby aku tidak akan melarang apapun yang kau mau" bisik Willy yang membuat Joy seketika terdiam.
Baby?
🌹
__ADS_1
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏