Wanita Gendut Itu Istri Ku

Wanita Gendut Itu Istri Ku
Dua Minggu tidak ada coklat.


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Sera sedang duduk santai di kursi teras, kedua kakak nya sedang sekolah sehingga membuat Sera tidak ada teman bermain.


"Kamu suka coklat?" tanya Sera pada boneka nya.


"Aku suka, tapi sekarang enggak" Sera menjawab pertanyaan nya.


Dia memainkan obrolan antar dirinya dan boneka, dan itu menurutnya sangat lucu.


"Sama, Mommy Daddy juga nggak boleh jadi nggak makan coklat" ucap Sera lagi.


Boneka itu dia mainkan dengan tangan mungil nya, Sera sangat suka bermain boneka.


dan saat sedang bermain boneka tiba-tiba mata nya menangkap sosok yang berjalan ke arah nya.


"Om Yuda" antusias Sera saat melihat asisten Daddy nya.


"Halo girls" sapa Yuda pada si cantik Sera.


"Mana coklat?" tanya Sera dengan wajah imut nya.


Yuda yang mendengar ucapan putri bos nya itu tersenyum.


"Daddy meminta Om untuk mengambil berkas nya, lain kali Om akan membawakan banyak coklat untuk mu girls" ucap Yuda tersenyum kikuk.


Senyuman Sera seketika menghilang sudah, dia mencebikan bibir nya sebal karena orang-orang di rumah nya seolah tidak membiarkan nya memakan makanan manis itu.


Sudah dua Minggu ini sejak kejadian di gigit semut Sera tidak makan coklat ataupun cookies lagi, Mommy dan Daddy nya membuat Azhela makan-makanan sehat.


"Huh.. sebel" Sera berjalan pergi masuk ke dalam rumah nya membawa boneka kesayangan nya.


"Mommy au puding lagi" teriak Sera berlari dengan tubuh gempal nya.

__ADS_1


Dan Yuda yang melihat itu tersenyum kecil, dia berharap istrinya juga secepat nya hamil, setelah berpacaran beberapa bulan Yuda memilih menikah dengan Suni, sekertaris baru Bos nya.


Cinta hadir karena terbiasa, dan begitu singkat nya cerita cinta keduanya, dari menjadi patner kerja sampai akhirnya menjadi partner hidup, setidaknya Yuda saat ini sudah mengenal surga dunia dan tidak menjadi pria kesepian lagi seperti dulu.


"Semoga Suni secepat nya hamil, akan lucu jika aku memiliki bayi yang super aktif seperti Sera" gumam Yuda sambil masuk ke dalam rumah nya.


Joy keluar karena mendengar suara suara Yuda, dia pun langsung mengambilkan berkas yang di minta Yuda karena sebelumnya suaminya sudah menelpon nya.


"Bilang pada suami saya pulang nya jangan telat, soalnya Mommy Daddy akan datang saat makan malam" ucap Joy.


"Baik nyonya" sahut Yuda menunduk hormat.


Joy kembali ke dapur dan saat dia sampai Joy di buat kaget dengan gadis nakal nya, Sera nampak bersembunyi di bawah meja sambil memakan cake sisa yang ada di kulkas.


"Sera" panggil Joy dengan nada kesal nya.


"Maaf Mom, sayang nanti di mam semut" sahut Sera masih melanjutkan makan cake nya.


"Sera Mommy akan menghukum mu ya" Joy membawa putrinya ke kamar mandi setelah Sera menghabiskan cake nya.


"Di kurung ya Mom" tanya Sera polos.


"Nggak, tapi di kasih makan bayam seminggu" sahut Joy tegas.


"Mommy cantik" puji Sera yang selalu mengambil hati Joy jika Mommy nya sedang marah.


"Makan wortel dan brokoli, titik" sahut Joy lagi yang membuat Sera mengembungkan pipi nya kesal.


Dan setelah itu Joy memilih memandikan putrinya untuk ketiga kalinya, tadi pagi Sera memang sudah mandi tapi harus di mandikan kembali karena Sera menumpahkan sayur sup ke celana nya, dan sekarang Sera mandi kembali karena ketahuan makan cake.


.


.


.

__ADS_1


Malam hari nya sesuai janji Mom Arr dan Dad Lian datang untuk makan malam, keduanya datang tidak sendiri melainkan mengajak Aquino (putra kedua Vira dan Rico) juga Kai dan Key (Putra kembar Ayuna dan Syaka).


Kebetulan Syaka dan Ayuna juga sedang liburan di kota C sehingga mereka membawa Kai dan Key, dan sekarang Ayuna sedang mengandung anak ketiga nya yang baru 2 bulan.


"Halo Ino Kai Key" sapa Joy pada ketiga anak tampan di depan nya.


"Ino ayo bermain" ajak Vicky pada sepupunya.


"Ayo" sahutnya semangat, dan melirik ke dua teman nya. "Kai Key ayo" ajak nya pada kedua teman nya.


Kai menggelengkan kepalanya, dia memilih duduk bersama Mom Arr dan Dad Lian, sedangkan Key bermain dengan Vicky dan Aquino.


Joy dan Mom Arr mengobrol banyak, sedangkan Dad Lian memilih membaca majalah bisnis di ruang tamu di temani Kai dan Nino yang memang tidak terlalu menyukai suara bising.


Sera datang dengan boneka Barbie nya, dia mendekati kakak nya dan mencium pipi Nino dengan lembut, lalu mendekati Kai dan berniat melakukan hal yang sama tapi Kai menolak dengan sedikit mundur ke belakang.


"Do not touch me" kata Kai menatap Sera tak suka.


"Ndak ngerti, bicala apa sih?" Sera malah bingung, dan Kai yang mendengar itu sama sekali tidak menjawab, dia memilih diam dan kembali membaca buku.


Sera duduk di dekat Opa nya dan dia langsung mencium gemas pipi sang Opa yang banyak di tumbuhi bulu-bulu halus.


"Geli" ucapnya dengan tawa nya.


"Opa membawa kan coklat untuk mu girls" bisik Dad Lian di telinga cucu nya.


"Benarkah?" Sera tersenyum senang.


"Ya, ikut Opa ke hotel mau?" tawar Dad Lian.


"Tentu Opa" sahut Sera cepat, dia benar-benar sangat antusias untuk makan coklat.


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏

__ADS_1


__ADS_2