Wanita Gendut Itu Istri Ku

Wanita Gendut Itu Istri Ku
Anak PELAKOR!


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Di kamar Joy nampak sedang mengobrol dengan Ayuna, keduanya menjadi akrab dalam beberapa menit saja dan itu membuat Joy senang.


"Jadi yang sakit waktu itu Ayah?" tanya Joy basa-basi.


"Iya, untung kakak ingetin aku berdoa jadi aku langsung berdoa deh buat Ayah" balas Ayuna dengan senyum nya.


Tanpa sadar orang yang aku doakan waktu itu adalah Ayah aku sendiri. batin Joy tersenyum.


Takdir benar-benar tidak bisa di duga, Joy memiliki dua adik dalam satu hari dan juga Ayah Bunda.


Keduanya kembali mengobrol, di ambang pintu Ayuni nampak menatap ke arah kamar Ayuna dengan wajah kesal nya.


"Dasar penjilat, awas saja aku akan mengadukan semua nya pada kakak biar wanita gendut itu di singkirkan" kesal Ayuni sambil berlalu pergi ke kamar nya.


"Halo kak"


"Ada apa Yuni? kau membuat ulah lagi?"


"No, bukan aku tapi Ayah"


"What?"


"Pulanglah kak, ada wanita yang mengaku-ngaku sebagai anak Ayah lagi"


"Baik kakak akan pulang sekarang"

__ADS_1


Tut..


Ayuni tersenyum setelah panggilan nya terputus.


Dia sangat yakin jika kakak nya juga akan sama menolak seperti dirinya, Ayuni tidak akan membiarkan Joy masuk ke dalam kehidupan keluarga nya.


Dia bukan kakak ku, Ayah pasti di jebak oleh ibu wanita itu Ya, aku yakin itu. batin Ayuni.


Saat ini Joy sedang makan siang bersama keluarga baru nya, Willy menemani nya membuat Joy tidak takut dan lebih berani.


Bagaimana pun Joy masih harus bisa mendekatkan diri dengan yang lain nya, dan tanpa Willy Joy tidak akan sepercaya diri ini.


"Jadi kalian sudah menikah lima bulan?" tanya tuan Robert.


"Lebih tepatnya empat bulan" jelas Willy.


"Ayah sangat senang karena putri Ayah sudah memiliki kehidupan pernikahan, terimakasih tuan William" lanjut tuan Robert.


Dan dia benar-benar sangat berterimakasih pada William yang mau menerima Joy, Putri nya tanpa bersyarat.


"Jangan panggil tuan, panggil William saja aku menantu mu" sahut Willy masih terlihat tenang.


Seperti biasanya Willy hanya memperlihatkan sikap aslinya hanya di depan orang-orang spesial.


Mana sih si kakak, katanya mau pulang tapi kok belum nyampe. batin Ayuni yang sudah jengah dengan omong kosong di depan nya.


Ayuna melihat perubahan wajah adik nya yang terus terlihat tidak menyukai kakak perempuan nya, Ayuni memang sangat sulit berinteraksi dengan orang baru dan Ayuna paham itu.


Nyonya Anasya bisa menerima Joy dalam keluarga nya, dia merasa bersalah setelah mengetahui kehidupan Joy yang sangat menyedihkan dari Willy, dan dia berjanji akan menyayangi Joy seperti putri kandungnya sendiri.

__ADS_1


"Joy sayang mau nambah nggak?" tawar Nyonya Anasya.


"Ayuna boleh?" tanya Ayuna.


"Boleh dong sayang" sahut Nyonya Anasya memberikan makanan ke piring putri nya.


"Aku juga mau Bun" cicit Joy pelan.


Nyonya Anasya tersenyum, dia berjalan mendekati Joy dan memberikan makanan ke piring Joy.


"Makan yang banyak ya sayang" kata Nyonya Anasya.


"Makasih Bun" jawab Joy dengan senyuman nya.


Ayuni melihat itu semakin kesal, Joy bukan hanya mengambil perhatian Ayah nya tapi juga mengambil perhatian Bunda nya.


"MANA ANAK PELAKOR ITU!" tiba-tiba terdengar suara teriakan di ruang tamu.


"Hey anak PELAKOR keluar kau!" suara teriakan kembali terdengar.


Yes kakak pulang, rasakan kau aku yakin kakak pasti akan mengusir mu! batin Ayuni tersenyum miring.


Joy mengigit bibir bawahnya menahan rasa takut nya, Willy melihat itu seketika sorot mata nya menjadi tajam.


"Ada aku bersama mu, jangan takut" kata Willy sambil memegang tangan Joy.


"Hem, makasih sayang" ucap Joy pelan.


🌹

__ADS_1


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2